Berat Badan Naik? Mungkin Karena Anda Tidur Dengan Lampu Menyala

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang tidak ingin punya badan gemuk. Tak heran jika segala macam diet dan olahraga dilakukan untuk menurunkan berat badan. Tapi, tahukah Anda ada salah satu hal tak terduga yang ternyata bisa bikin badan Anda gemuk, selain malas berolahraga dan makan makanan tinggi kalori? Coba cek lampu kamar Anda saat tidur; nyala atau mati? Ya, kebiasaan tidur dengan lampu menyala semalaman ternyata bisa bikin angka timbangan naik tanpa disadari. Kenapa begitu?

Lampu kamar dan sinar dari layar gadget di malam hari bisa bikin badan gemuk

Apakah Anda suka menyalakan lampu ketika tdur di malam hari? Atau, meski sudah waktu tidur, Anda masih berada di depan laptop atau gadget Anda. hat-hati, cahaya dari gadget Anda bisa jadi penyebab dari badan gemuk.  

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Leiden University Medical Center ini melibatkan sebanyak 113 ribu wanita yang berusia minimal 16 tahun. Dalam studi tersebut peserta diukur berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, serta lingkar pinggul. Kemudian mereka juga diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi pertanyaan terkait pola hidup yang dilakukan selama ini, termasuk kebiasaan tidurnya.

Lalu di akhir penelitian diketahui bahwa kelompok wanita yang terbiasa tidur dalam gelap di malah hari – tak menggunakan lampu sama sekali – memiliki lingkar pinggang dan panggul yang lebih kecil ketimbang dengan kelompok wanita yang tidur dengan lampu.

Kenapa tidur dengan lampu menyala bisa bikin badan gemuk?

Para ahli percaya bahwa paparan cahaya di malam hari telah mengecoh tubuh Anda dalam membakar lemak. Hal ini terkait dengan jam biologis yang dimiliki tubuh. Jam biologis tubuh mengatur semua jadwal apa saja yang harus dilakukan tubuh dan diatur oleh hormon melatonin. Hormon melatonin, yaitu hormon pemicu ngantuk yang akan menurun ketika siang hari dan naik ketika malam hari.

Tapi saat Anda terpapar cahaya di malam hari, hormon melatonin malah diproduksi dalam jumlah minim. Ini karena tubuh salah paham mengira bahwa waktu tersebut masih siang, sehingga secara otomatis mengendalikan produksi hormon pembuat ngantuk agar Anda tetap segar dan waspada.

Di sisi lain, melatonin juga memengaruhi metabolisme di dalam tubuh. Semakin banyak melatonin yang diproduksi, maka semakin cepat metabolisme yang terjadi sehingga makin banyak lemak pula yang terbakar ketika Anda tertidur.

Semakin Anda lama terpapar dengan cahaya, maka Anda akan lebih sulit untuk tertidur. Pada akhirnya, jadwal tidur pun kacau dan Anda jadi kekurangan tidur di keesokan harinya. Kurang tidur telah terbukti dapat membuat berat badan naik.

penyebab jadwal tidur terganggu
Kurang tidur bikin badan gemuk (sumber: shutterstock)

Lalu, apa yang harus dilakukan jika jadwal tidur saya kacau?

Tanpa Anda sadar kebiasaan tidur Anda di malam hari bisa menjadi salah satu penyebab mengapa berat badan Anda naik. Oleh karena itu, para peneliti menyarankan agar setiap orang sebaiknya memiliki jadwal tidur yang rutin. Jika memang jadwal tidur Anda sudah berantakan, sebaiknya Anda atur ulang kebiasaan tidur Anda, dengan cara-cara di bawah ini:

  • Rencanakan jadwal tidur, dengan menentukan pukul berapa Anda harus tidur dan disiplin dengan jadwal tersebut. Jika sudah waktunya tidur, sebaiknya segera hentikan pekerjaan Anda.
  • Kurangi paparan cahaya di malam hari. seperti yang telah disebutkan dalam penelitian sebelumnya, Anda harus mengurangi cahaya ketika Anda akan tidur. Hindari main HP sebelum tidur untuk mengurangi paparan cahaya.
  • Olahraga dengan rutin. Terdengar tidak ada hubungannya memang dengan jadwal tidur yang berantakan, namun membiasakan diri untuk berolahraga setiap hari membantu mencegah badan gemuk dan memperbaiki jadwal tidur.
  • Jangan tidur siang terlalu lama. Memang, tidur siang dapat meningkatkan produktivitas Anda ketika bekerja. Namun bila Anda ada kesempatan untuk tidur siang, jangan melakukannya terlalu lama, sebab akan mengganggu siklus tidur Anda.
  • Hindari konsumsi kafein. Bila Anda sudah menentukan jam berapa Anda akan tidur, maka sebaiknya hindari konsumsi kafein mendekati waktu tidur Anda.

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit