6 Makanan Terbaik Buat Vegan yang Mau Membentuk Otot

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selain olahraga teratur, asupan protein hewani seperti daging dan telur biasanya menjadi makanan utama bagi orang yang ingin membentuk ototnya. Namun, bagaimana dengan para vegan yang juga ingin membentuk otot? Masalahnya, orang vegan tentu tidak makan produk-produk hewani. Tenang, Anda tetap bisa membangun massa otot tanpa mengorbankan pola hidup vegan. Ketahui beragam makanan pembentuk otot untuk para vegan dalam artikel ini.

Bedanya vegan dan vegetarian

Sebelum membahas lebih jauh, Anda sebaiknya memahami dulu apa itu vegan. Vegan adalah pola hidup sehat di mana orang-orang yang menjalaninya tidak mengonsumsi produk pangan yang berasal dari hewan beserta produk turunannya, seperti daging, susu, keju, madu, telur, dan bahan lain yang ada unsur hewaninya. 

Pola vegan tentu berbeda dengan vegetarian. Pasalnya, beberapa orang yang vegetarian masih mengonsumsi produk turunan hewan seperti madu atau telur. Sementara orang yang vegan sama sekali tidak mengonsumsi segala hal yang berbau produk hewani. Menjadi seorang vegan bukan hanya sebuah gaya hidup, tetapi ini bisa menjadi pilihan hidup.

Makanan pembentuk otot untuk para vegan

Selain rutin melakukan latihan fisik, hal lain yang penting untuk diperhatikan dalam mendukung pembentukan otot adalah asupan zat gizi sebagai makanan sel pada otot. Sel otot membutuhkan zat gizi sebagai energi untuk melakukan aktivitasnya.

Saat Anda ingin membentuk otot, Anda akan lebih banyak makan makanan yang mengandung protein tinggi. Meskipun protein yang paling baik dicerna tubuh adalah protein yang berasal dari  hewani, Anda yang menerapkan diet vegan tidak perlu khawatir. Pasalnya, Anda tetap bisa mendapatkan protein yang sama baiknya dari produk tumbuhan, kok.

Sebenarnya tidak hanya protein yang sangat dibutuhkan otot, karbohidrat dan lemak juga dibutuhkan untuk mendukung pembentukan otot. Nah, ketiga zat gizi makro inilah sangat diperlukan otot untuk pertumbuhannya. Beberapa makanan terbaik yang dapat membantu pembentukan otot bagi para vegan di antaranya:

1. Kacang-kacangan

Meskipun Anda tidak mendapatkan asupan kalsium dari produk olahan susu, Anda tetap bisa memperolehnya dari kacang tanah, almond, dan pistachio. Selain mengandung kalsium, kacang juga mengandung lemak dan protein baik bagi tubuh. Karena kandungan tersebut, kacang bisa jadi pilihan makanan ringan bagi Anda yang ingin meningkatkan asupan kalori.

2. Sayuran hijau

Jika Anda ingin membangun otot secara optimal, mengonsumsi makanan tinggi gizi itu penting. Kangkung, kale, sawi, bayam, brokoli, asparagus, dan sayuran hijau lainnya dapat membantu Anda mencukupi asupan protein. Misalnya, dua cangkir brokoli mengandung 5 gram protein. Meski jumlahnya tidak banyak, mengonsumsi sayuran pada pagi, siang, dan malam hari mampu mencapai hingga 15 gram protein dalam sehari.

3. Tempe

Tempe merupakan makanan khas Indonesia yang kaya akan kandungan gizinya. Pasalnya, tempe menyediakan 41 persen kebutuhan protein harian Anda. Berbeda dengan makanan sumber protein lainnya yang juga mengandung tinggi lemak, tempe hanya mengandung lemak yang sangat sedikit.

4. Kacang kedelai

Protein dalam kedelai merupakan jenis protein terbaik dibandingkan dalam kacang-kacangan yang lainnya. Pasalnya, kedelai merupakan sumber protein nabati yang memiliki kandungan leusin tinggi. Leusin merupakan salah satu asam amino yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan otot.

5. Biji chia

Biji chia (chia seed) mengandung protein, lemak baik, dan omega-3. Menambahkan biji chia pada puding maupun smoothies Anda akan menambah asupan protein harian Anda. Satu sendok makan biji chia mengandung 60 kalori dan 3 gram protein.

6. Roti gandum

Roti berbahan gandum juga salah satu contoh makanan pembentuk otot untuk para vegan. Sebab, karbohidrat kompleks di dalamnya merupakan sumber energi dan serat yang baik. Nikmati roti gandum dengan selai kacang untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging angsa

Belum Banyak Diketahui, Inilah Manfaat Daging Angsa dan Kandungan Gizinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit