5 Jenis Minyak yang Sebaiknya Tidak Digunakan untuk Memasak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minyak merupakan salah satu sumber lemak yang kaya manfaat. Beberapa jenis minyak bahkan dapat menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Meski demikian, perlu diketahui bahwa tidak semua minyak cukup sehat digunakan untuk memasak. Ada beberapa jenis minyak yang sebaiknya dibatasi karena risikonya untuk kesehatan cukup besar.

Ragam minyak yang kurang sehat untuk memasak

Minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak wijen adalah beberapa contoh minyak yang paling direkomendasikan untuk memasak. Hal ini disebabkan karena ketiganya mengandung asam lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung dan peredaran darah.

Sebaliknya, ada pula jenis minyak yang penggunaannya perlu dibatasi. Berikut beberapa contohnya:

1. Minyak terhidrogenasi

apa itu lemak trans fat adalah

Hidrogenasi adalah proses mengubah lemak cair (minyak) menjadi lemak padat dengan menambahkan hidrogen. Proses ini menghasilkan produk berupa minyak terhidrogenasi parsial yang sering kali dikenal sebagai lemak trans.

Meski terkandung secara alamiah dalam beberapa bahan pangan, minyak yang kerap terdapat pada junk food ini tidak tergolong sehat untuk memasak.

Pasalnya, konsumsi minyak terhidrogenasi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kolesterol jahat dan memicu pembentukan plak yang menyumbat pembuluh darah.

2. Minyak kelapa (coconut oil)

minyak kelapa dalam makanan

Konsumsi minyak kelapa salah satunya untuk memasak masih menjadi kontroversi hingga kini.

Walaupun tidak sepenuhnya berdampak buruk bagi kesehatan, minyak ini mengandung asam lemak rantai menengah yang membuatnya sulit diubah menjadi simpanan energi.

Kimberly Gomer, MS, RD, kepala bagian gizi di Pritikin Longevity Center di Amerika Serikat, mengimbau penderita kolesterol tinggi untuk menghindari minyak kelapa.

Bagi pemilik kolesterol normal, konsumsi minyak kelapa tetap diperbolehkan tapi perlu dibatasi.

3. Minyak sawit (palm oil)

Sumber: Healthline

Minyak sawit sebenarnya memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan otak.

Namun, kandungan lemak jenuhnya yang tinggi membuat minyak ini tidak cukup sehat untuk dimasak. Terutama bagi penderita penyakit jantung, stroke, atau kolesterol tinggi.

Studi dalam jurnal Lipid Health and Disease menemukan bahwa konsumsi minyak sawit dapat meningkatkan kolesterol jahat, khususnya kolesterol yang memiliki partikel besar

Kolesterol ini mampu memicu pembentukan plak pada pembuluh darah dengan lebih cepat.

4. Minyak dari lemak hewani

cara menyimpan minyak goreng

Minyak dari lemak hewani adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan lemak trans.

Akan tetapi, lemak hewani juga kaya akan lemak jenuh seperti halnya minyak sawit. Kandungan lemak jenuh ini bahkan bisa mencapai 40 persen dari total nutrisinya. 

Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

Dampaknya, plak kolesterol lebih mudah terbentuk dan menyumbat pembuluh darah. Inilah yang lantas membuat minyak dari lemak hewani tergolong tidak sehat untuk memasak.

5. Minyak sayur

minyak goreng untuk diabetesi

Istilah minyak sayur biasanya merujuk pada minyak yang terbuat dari campuran beberapa minyak lain.

Berhubung tidak diketahui secara pasti kandungannya, Anda juga tidak bisa memastikan apakah minyak sayur mengandung lemak jenuh atau tak jenuh.

Selain itu, minyak tertentu yang terkandung dalam minyak sayur bisa saja memiliki titik asap yang rendah. Artinya, minyak ini mudah terbakar pada suhu yang lebih rendah.

Minyak yang mudah terbakar bisa menghasilkan zat karsinogen yang meningkatkan risiko kanker.

Tidak ada minyak yang benar-benar ‘jahat’ ataupun tergolong tidak sehat sehingga tidak boleh dikonsumsi sama sekali. Kecuali, Anda mengalami penyakit jantung atau kolesterol tinggi.

Pada kondisi seperti ini, cobalah memilih alternatif minyak yang lebih ramah untuk kesehatan.

Selain itu, gunakan teknik pengolahan yang lebih menyehatkan seperti menumis, dan hindari metode deep-frying yang bisa menghilangkan nutrisi makanan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tinggalkan Kentang Goreng! Masak Kentang dengan 5 Cara Sehat Ini

Jangan menyerah dulu begitu Anda baca judul di atas. Memasak kentang dengan cara-cara berikut malah bisa lebih enak dari kentang goreng, loh!

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Resep Sehat, Nutrisi 17 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Mau Menyajikan Makanan Sehat untuk Anak? Ini Prinsip yang Harus Diketahui Orangtua

Ingin anak untuk makan makanan sehat? Sebaiknya pahami dulu seputar pemberian makanan bergizi untuk anak. Meliputi sumber, prinsip, hingga contoh menunya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 17 menit

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi suplemen dan vitamin penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Seputar Kebutuhan Lemak Balita Usia 2-5 Tahun

Lemak berperan penting dalam metabolisme anak balita. Lalu, seberapa banyak kebutuhan lemak yang dibutuhkan untuk anak balita usia 2-5 tahun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 11 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara memanggang

Cara Memanggang Makanan Agar Nutrisinya Tidak Hilang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
resep gluten free

10 Ide Resep Makan Siang Gluten Free

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 12 menit