Meski sekilas terlihat mirip dengan tenis, padel memiliki karakter permainan dan perlengkapan yang berbeda, terutama pada raket padel. Agar tidak salah pilih, penting untuk mengenali karakteristik raket padel sekaligus memahami tips memilih raket yang sesuai dengan gaya dan level permainan Anda.
Karakteristik raket padel
Banyak pemain pemula hingga menengah sering asal memilih raket tanpa memahami karakteristiknya, padahal raket yang tepat sangat berpengaruh pada performa dan kenyamanan bermain.
Berikut ini berbagai karakteristik raket untuk padel yang perlu Anda ketahui sebelum memainkan olahraga padel.
1. Bentuk dan ukuran
Ada tiga bentuk dasar paddle racket, masing-masing dirancang untuk gaya dan jenis permainan yang berbeda. Bentuk raket padel memengaruhi kontrol, power, dan kemudahan memukul bola.
- Raket padel berbentuk bulat memiliki titik pusat yang lebih besar di tengah, sehingga memberikan kontrol yang baik dan stabil. Bentuk ini cocok untuk pemain pemula atau pemain yang gemar memainkan reli panjang serta strategi bertahan.
- Raket padel berbentuk berlian dirancang untuk menghasilkan kecepatan dan kekuatan pukulan yang lebih besar karena sweet spot berada di bagian atas raket. Bentuk ini ideal bagi pemain berpengalaman yang mengandalkan permainan agresif dan serangan seperti smash.
- Raket padel berbentuk teardrop menawarkan keseimbangan antara kontrol dan power sehingga cocok bagi pemain yang ingin meningkatkan variasi pukulan dan bermain lebih fleksibel dalam berbagai situasi permainan.
2. Berat dan kepadatan
Berat raket olahraga padel umumnya berkisar antara 340 – 390 gram tanpa grip tambahan, dan faktor ini sangat memengaruhi respons saat memukul bola.
Raket padel yang lebih ringan, sekitar 340 – 360 gram, lebih mudah dikendalikan, tidak cepat menguras tenaga, serta cocok untuk pemain pemula atau pemain yang mengutamakan kontrol dan kenyamanan bermain.
Sebaliknya, raket dengan berat 370 – 390 gram mampu menghasilkan pukulan yang lebih bertenaga dan stabil sehingga lebih sesuai untuk pemain tingkat lanjut atau profesional yang sudah memiliki teknik dan kekuatan tangan yang baik.
Selain berat, kepadatan raket padel juga berperan penting dalam performa permainan.
Raket dengan karakter lebih keras memberikan pukulan yang tegas dan cepat, sedangkan raket dengan tekstur atau material yang lebih lembut membantu meningkatkan power sekaligus meredam getaran sehingga permainan terasa lebih nyaman dan stabil.
3. Material
Material raket padel terdiri dari dua bagian utama, yaitu material inti (core) di bagian dalam dan material permukaan (surface) di bagian luar, yang bersama-sama menentukan karakter raket saat dimainkan.
Kombinasi kedua material ini memengaruhi daya pukul, tingkat kontrol, hingga kenyamanan penggunaan.
Dikutip dari LTA Padel, material inti umumnya menggunakan busa (core foam) yang terasa lebih lembut dengan power lebih besar, atau EVA (Ethylene Vinyl Acetate) yang memberikan sensasi lebih kokoh dan kontrol yang lebih baik.
Sementara itu, material permukaan raket biasanya terbuat dari serat kaca yang fleksibel dan mudah dikendalikan dengan sentuhan lebih lembut, atau karbon yang lebih ringan, kuat, dan responsif untuk permainan yang lebih cepat dan agresif.

Tips memilih raket padel untuk pemula
Memilih raket padel yang tepat sangat penting bagi pemula agar proses belajar bermain terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Raket yang sesuai dapat membantu meningkatkan kontrol, mengurangi kesalahan pukulan, serta meminimalkan risiko cedera olahraga.
Oleh karena itu, sebelum membeli raket padel terbaik, Anda perlu memahami beberapa hal dasar agar pilihan raket benar-benar mendukung perkembangan kemampuan bermain.
1. Sesuaikan dengan level permainan
Bagi pemula, pilihkah raket padel yang berbentuk bulan, ringan, dan seimbang untuk kontrol maksimal.
Sementara itu, jika Anda sudah lebih berpengalaman, pilihlan raket bentuk teardrop yang lebih fleksibel. Bagi pemain profesional, raket bentuk berlian cocok untuk meningkatkan tenaga dan serangan agresif.
2. Tentukan gaya bermain
Jika Anda bermain defensif dan sering melakukan rally panjang, raket dengan tingkat kontrol tinggi akan membantu menjaga akurasi pukulan.
Sementara itu, bagi pemain yang ingin fleksibel dalam bertahan maupun menyerang, raket dengan karakter seimbang antara kontrol dan power merupakan pilihan paling aman.
3. Perhatikan kondisi fisik
Kondisi fisik juga perlu menjadi pertimbangan penting dalam memilih raket padel. Jika Anda memiliki riwayat cedera pada tangan, siku, atau pergelangan, sebaiknya pilih raket yang lebih ringan dan memiliki material yang mampu menyerap getaran dengan baik.
Raket dengan karakter tersebut dapat mengurangi tekanan pada sendi saat memukul bola sehingga membantu menurunkan risiko cedera kambuh dan membuat permainan tetap nyaman.
4. Pilih material raket yang sesuai
Dari segi tingkat permainan, pemula disarankan memilih raket padel dengan material inti busa dan permukaan serat kaca karena lebih lembut, mudah dikendalikan, dan nyaman digunakan saat masih beradaptasi dengan teknik dasar.
Sementara itu, pemain profesional atau berpengalaman lebih cocok menggunakan raket dengan inti EVA dan permukaan karbon atau grafit karena memberikan kontrol, presisi, serta respons yang lebih optimal untuk permainan cepat dan agresif.
Raket padel dengan harga mahal belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk semua pemain.
Setiap orang memiliki gaya bermain, tingkat kemampuan, dan kebutuhan yang berbeda sehingga yang terpenting adalah kesesuaian karakteristik raket dengan kemampuan bermain.
Dengan memilih raket yang tepat dari segi bentuk, berat, dan material, performa permainan dapat meningkat secara optimal tanpa harus terpaku pada merek terkenal atau harga yang tinggi.























