home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Lebih Gemuk Badan Anda, Lebih Banyak Berat yang Bisa Turun Saat Berolahraga

Lebih Gemuk Badan Anda, Lebih Banyak Berat yang Bisa Turun Saat Berolahraga

Apakah Anda mempunyai berat badan berlebih dan ingin menurunkan berat badan? Olahraga bisa menjadi salah satu cara Anda dalam menurunkan berat badan. Namun, kebanyakan orang malas melakukan olahraga. Padahal, olahraga diperlukan untuk membakar kalori sehingga berat badan Anda berkurang, terutama bagi Anda yang kelebihan berat badan.

Kabar baiknya, orang yang mempunyai berat badan berlebih justru biasanya lebih banyak membakar kalori saat berolahraga dibandingkan orang yang kurus. Jadi, orang gemuk lebih cepat turun berat badan. Mengapa bisa seperti itu?

Orang gemuk membakar kalori lebih banyak saat olahraga

Orang gemuk biasanya mempunyai aktivitas yang sangat sedikit (sedenteri), bahkan cenderung tidak aktif. Sehingga, menambahkan sedikit aktivitasnya saja dapat membantu membakar kalori dalam tubuh lebih banyak dibandingkan orang kurus. Untuk melakukan aktivitas tambahan bagi orang gemuk, tubuhnya harus melakukan usaha yang lebih banyak dari biasanya, sehingga kalori dalam tubuh akan dibakar lebih banyak untuk mendapatkan energi untuk beraktivitas.

Saat berolahraga, semakin berat seseorang, semakin banyak kalori yang ia bakar saat bergerak. Hal ini karena orang gemuk memiliki massa tubuh yang lebih besar untuk digerakkan. Hasilnya, tubuh akan membutuhkan lebih banyak energi untuk bisa menggerakkan (massa) tubuh, sehingga tubuh akan membakar lebih banyak kalori dan lebih cepat turun berat badan.

Kalori yang dibakar oleh orang gemuk dan orang kurus akan berbeda jumlahnya walaupun mereka sama-sama melakukan olahraga dengan intensitas yang sama.

Berdasarkan kalkulator olahraga WebMD, orang gemuk dengan berat 90 kg yang melakukan olahraga jalan kaki dengan kecepatan rendah (2 mil per jam) selama 1 jam dapat membakar kalori sebanyak 225 kalori. Sedangkan, orang kurus dengan berat 50 kg yang melakukan olahraga yang sama hanya dapat membakar kalori sebanyak 125 kalori.

Contoh lain, orang gemuk dengan berat 120 kg yang melakukan olahraga sepeda statis selama 30 menit dapat membakar kalori sebanyak 420 kalori, sedangkan orang kurus dengan berat 60 kg hanya membakar kalori 210 kalori.

Namun, biasanya orang kurus dapat berolahraga lebih lama dan lebih berat dibandingkan orang gemuk, sehingga ia lebih mampu mencapai berat badan yang diinginkannya. Orang yang mempunyai lebih banyak otot juga lebih mampu untuk membakar kalori lebih banyak.

Asupan makan juga menentukan seberapa cepat berat badan turun

Ingin berat badan turun lebih cepat? Pola makan juga menentukan. Walaupun sudah membakar banyak kalori dengan berolahraga, namun jika Anda menambahkan lebih banyak kalori lagi dari makanan, maka berat badan akan lebih sulit turun. Ini biasanya juga menjadi hal yang sulit bagi orang gemuk, selain olahraga.

Biasanya orang gemuk tidak bisa menahan nafsu makannya dan makan lebih banyak setelah berolahraga. Tentu, hal ini dapat mengacaukan usaha penurunan berat badan yang telah Anda lakukan. Jika Anda sudah berolahraga, sebaiknya atur juga pola makan Anda sehingga penurunan berat badan bisa terjadi.

Walaupun memang orang gemuk membutuhkan energi yang lebih tinggi karena energi yang terpakai untuk menjalankan metabolisme tubuh basal (bernapas, memompa jantung, mencerna makanan, dan lainnya) lebih besar dari orang kurus. Namun, pengurangan asupan makanan tetap perlu dilakukan untuk mencapai penurunan berat badan. Pilihlah makanan yang rendah lemak dan gula serta perbanyak asupan serat agar lebih cepat turun berat badan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

WebMD. (2013). WebMD Fit-O-Meter: Calories Burned Calculator for Over 600 Exercises & Activities. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/fitness-exercise/healthtool-exercise-calculator [Accessed 4 May 2017].

Williams, J. (2011). Why Do Overweight People Lose Weight Faster?. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/406097-why-do-overweight-people-lose-weight-faster/ [Accessed 4 May 2017].

Allen, J. (2011). Is it Easier for Thin or Fat People to Lose Weight?. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/371057-is-it-easier-for-thin-or-fat-people-to-lose-weight/ [Accessed 4 May 2017].

Mayo Clinic. (2014). Metabolism and weight loss: How you burn calories – Mayo Clinic. [online] Available at: http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/metabolism/art-20046508 [Accessed 4 May 2017].

Mulrooney, M. (2010). Do Overweight People Burn More Calories?. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/300582-do-fat-people-burn-more-calories/ [Accessed 4 May 2017].

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 13/05/2017
x