4 Persiapan Penting Sebelum Diet yang Perlu Anda Lakukan Agar Sukses Turun Berat Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebuah program diet yang baik perlu perencanaan matang agar Anda bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Ini dia empat persiapan diet yang perlu Anda lakukan sebelum memulainya.

Apa saja persiapan diet yang perlu dilakukan sejak jauh-jauh hari?

1. Atur target yang spesifik tapi realistis

Jangan hanya pasang target “ingin turun berat badan”, tapi buat target akhir Anda lebih spesifik ke dalam poin-poin target jangka pendek. Target jangka pendek yang lebih spesifik ini nantinya berguna sebagai panduan Anda berdiet untuk menggolkan target jangka panjang Anda.

Misalnya, cari tahu dulu berapa berat badan yang sesuai dengan tinggi badan Anda (untuk menghitung BMI Anda cek di Kalkulator BMI Hello Sehat atau di bit.ly/indeksmassatubuh). Jika menurut Anda terlalu jauh, pilihlah target yang paling mendekati berat badan ideal Anda. Jadikan itu sebagai tujuan jangka panjang yang Anda akan tuju. Bisa dibilang ini sebagai target utama.

Selanjutnya, pecahkan tujuan jangka panjang itu menjadi tujuan mingguan atau dua minggu sekali dalam waktu yang lebih pendek dari target utama. Misalnya, dalam waktu satu minggu target Anda adalah mengurangi 1 kg berat badan.

Jadikan tujuan jangka pendek Anda ini sebagai batu loncatan tiap minggunya hingga lama kelamaan Anda akan mendekati target utama.

2. Cari tahu berapa banyak makanan atau minuman yang harus Anda konsumsi normalnya dalam sehari

Sebelum mulai diet, ada baiknya Anda mengingat dan mencari tahu berapa banyak kalori yang biasanya Anda makan selama ini. Jadikan perkiraan angka tersebut sebagai titik awal dari program penurunan berat badan Anda. Barulah setelahnya Anda bisa mulai mengurangi asupan kalori dari standar tersebut secara perlahan.

Namun ingat: Jumlah kalori yang Anda kurangi bisa bervariasi tergantung pada sasaran penurunan berat badan yang Anda tetapkan per minggu. Misalnya, Anda bisa menargetkan untuk mengurangi 500 kalori per hari selama seminggu. Setelahnya, kurangi lagi menjadi 600 untuk seminggu selanjutnya, misalnya.

Untuk membuat diet tidak terlalu terasa berat, mulailah dari mengurangi sedikit dari kebiasaan makan yang biasa Anda lakukan. Contohnya, dari yang tadinya makan nasi 3 kali sehari menjadi 2 porsi nasi sehari. Dari yang tadinya selalu terbiasa minum minuman manis 4 botol dikurangi menjadi 2-3 botol saja per hari.

3. Cari tahu aktivitas fisik yang sesuai dengan aktivitas Anda sehari-hari

Selain dari pengaturan makanan, Anda juga harus membuat perencanaan aktivitas fisik untuk mengelola keseimbangan energi dalam tubuh. Untuk membakar kalori lebih banyak, Anda dapat melakukan membantu mengurangi kalori dan membakar lebih banyak lemak melalui aktivitas fisik.

Dengan begini Anda dapat lebih cepat menurunkan berat badan dengan cara yang aman. Sesuaikan aktivitas fisik yang akan Anda pilih dengan aktivitas yang Anda miliki. Masukan ke dalam aktivitas Anda, seperti:

  • Olahraga sambil menonton TV di rumah.
  • Parkir kendaraan lebih jauh dari gedung tujuan Anda.
  • Batasi waktu duduk terlalu lama, berikan waktu tubuh untuk peregangan ringan.
  • Pilih tangga untuk naik ke tujuan dibandingkan naik lift.
  • Lakukan olahraga minimal 30 menit dalam sehari dengan intensitas sedang.

4. Konsultasi ke dokter atau ahli gizi

Daripada sembarangan berdiet sehingga hasilnya jadi tidak efektif dan tahan lama, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter atau ahli gizi terdekat tentang cara mengatur pola makan yang baik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Konsultasi ke dokter juga bisa jadi persiapan diet yang baik karena dengan begitu Anda bisa mengetahui apakah ada gangguan metabolisme tubuh yang mungkin memengaruhi tubuh Anda. Beberapa kondisi gangguan kesehatan tertentu bisa membuat Anda lebih sulit untuk menurunkan berat badan, seperti gangguan hormon, penyakit kardiovaskuler, gangguan tidur, perilaku makan menyimpang, atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Jika dokter menemukan ada masalah pada tubuh yang berpotensi menghambat kesuksesan diet Anda, ia bisa membantu mengatur cara diet yang lebih baik agar Anda tetap mendapatkan hasil yang terbaik.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Leukosit yang rendah bisa membuat Anda rentan kena infeksi. Makanan penambah sel darah putih bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan leukosit Anda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Agar Performa Tak Menurun, Ini 5 Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Bagi Atlet

Cara menurunkan berat badan yang keliru bisa berdampak buruk bagi performa. Lalu, seperti apa cara menurunkan berat badan yang baik bagi atlet?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gizi Olahraga, Nutrisi 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ragam Minuman Pengganjal Perut yang Bisa Bikin Kenyang

Sedang diet tapi lapar terus? Tenang, Anda bisa menekan nafsu makan dengan minuman yang mengenyangkan berikut ini. Tak usah takut gemuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Serba-serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diet, Nutrisi 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Anda Naik Setelah Diet

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat kelapa untuk diet

Panduan Menjalankan Diet Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
buah plum kering untuk diet

Benarkah Makan Buah Plum Bisa Melangsingkan Badan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit