Kapan Perlu Lepas Pen Tulang Setelah Cedera?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Umumnya, saat seseorang mengalami patah kaki yang cukup serius, dokter memasukkan pen di dalam tulang untuk membantu merekatkan kembali tulang yang patah dan menahan tulang pada posisi yang tepat. Fungsinya agar tulang lebih cepat tumbuh dan menyambung kembali. Namun apakah pen ini akan berada dalam tulang selamanya? Kapan prosedur lepas pen bisa dilakukan? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.

Apakah pen di dalam tulang harus dilepas setelah beberapa waktu?

Dalam kebanyakan kasus, lepas pen di dalam tulang tidak perlu dilakukan. Namun ada beberapa pengecualian di mana dokter Anda mungkin menyarankan melakukan prosedur lepas pen. Sebagai contoh, beberapa dokter merekomendasikan pengangkatan sekrup syndesmotic (untuk keseleo pergelangan kaki yang parah) ketika seseorang akan melakukan tindakan weight bearing – memberi beban berat pada  bagian yang mengalami patah tulang.

Umumnya, pen di dalam tulang bisa tetap berada di dalam tubuh tanpa menimbulkan masalah, dan banyak dokter yang mengatakan bahwa melepas pen tidak boleh dianggap sebagai bagian “rutinitas”di setiap pengobatan patah tulang ataupun yang terkait, kecuali terdapat keluhan dari sang pasien.

Tanda-tanda apa saja yang mengharuskan Anda lepas pen?

Pada beberapa pasien, pemasangan pen di dalam tulang dapat menyebabkan iritasi pada jaringan di sekitarnya. Hal ini dapat menyebabkan radang kandung lendir, tendonitis, atau iritasi lokal. Dalam kasus ini, pengangkatan pen bisa meringankan iritasi yang terjadi.

Ada beberapa tanda lain jika pen yang ada di dalam tulang Anda bermasalah dan mengharuskan Anda melakukan prosedur lepas pen, seperti:

  • Timbulnya rasa sakit seperti nyeri di daerah pemasangan pen adalah masalah yang paling umum terjadi.
  • Terdapat infeksi, kerusakan saraf akibat jaringan parut, dan penyembuhan tulang yang tidak sempurna (non-union). Jika diagnosis dokter menemukan adanya infeksi, maka dokter bedah akan melakukan tindakan pengobatan terhadap infeksi dengan prosedur yang disebut debridement. Namun saraf bisa saja terluka saat proses penyembuhan akibat timbulnya jaringan parut.
  • Prosedur lepas pen di dalam tulang bisa juga terjadi apabila tulang belum kunjung sembuh, sehingga dokter perlu melakukan stabilisasi atau koreksi lebih lanjut untuk memastikan tindakan yang bisa dilakukan.

Namun secara umum, beragam usaha akan dilakukan untuk melindungi pen supaya bisa tetap terpasang dengan tepat setelah operasi berlangsung sehingga penyembuhan patah tulang ataupun kondisi lainnya bisa lebih cepat dan tidak menimbulkan masalah.

Apa efek samping dari lepas pen?

Untuk setiap prosedur operasi pasti ada risikonya. Itu sebabnya, pelepasan pen di dalam tulang memiliki potensi komplikasi pembedahan. Terlebih jika pelepasan pen dilakukan pada pen yang memang sudah lama terpasang di dalam tulang seseorang pasien. Jika ini dilakukan, akan menyebabkan melemahnya fungsi tulang di bagian pen yang dilepaskan.

Risiko yang paling umum terjadi setelah melakukan tindakan lepas pen adalah karena adanya infeksi. Pasalnya, pemasangan pen di dalam tulang bisa menjadi sumber infeksi persisten di tubuh. Hal ini disebabkan tubuh Anda tidak dapat melawan infeksi pada pen karena pertahanan kekebalan tubuh Anda dan perawatan antibiotik yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Nah, jika ini terjadi, kemungkinan pelepasan pen di dalam tulang bisa menyebabkan infeksi persisten dan menyebabkan masalah potensial lainnya. Dalam situasi ini, pen di dalam tulang harus dikeluarkan agar menyembuhkan infeksi.

Selain itu, Anda juga bisa mengalami kerusakan saraf, mengalami patah tulang kembali, dan risiko anestesi. Diskusikan kemungkinan ini dengan dokter bedah Anda sebelum operasi agar tahu bagaimana cara menghindarinya.

Harus diperhatikan, jika prosedur lepas pen bisa memiliki kemungkinan dan ketidaknyamanan bagi Anda. Pasalnya, dalam beberapa kasus lepas pen di dalam tulang bisa menjadi efek untuk masalah persisten setelah menjalani operasi ortopedi. Penting bagi Anda untuk melakukan konsultasi mendalam ke dokter yang terkait ketika memutuskan untuk melakukan prosedur lepas pen.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Informasi Lengkap Mengenai Operasi Pemasangan dan Pengangkatan Pen Patah Tulang

Operasi pemasangan pen patah tulang membantu mengembalikan fungsi tulang seperti semula. Ketahui informasi lengkap mengenai pen tulang di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Hal yang Penting Diketahui tentang Patah Tulang Kaki dan Tungkai

Kenali tentang fraktur atau patah tulang kaki dan tungkai, baik di paha (femur), tungkai bawah (tibia dan fibula), pergelangan, telapak, dan jari, di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Proses Penyembuhan Patah Tulang, serta Obat dan Pengobatan yang Diberikan

Proses penyembuhan patah tulang bisa berlangsung lama. Bagaimana prosesnya? Apa obat dan pengobatan, termasuk pertolongan pertama, untuk patah tulang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Informasi yang Perlu Diketahui tentang Patah Tulang Panggul dan Pinggul (Fraktur Pelvis)

Patah tulang juga bisa terjadi di area pinggul dan panggul (fraktur pelvis). Ketahui informasi lengkap mengenai jenis patah tulang tersebut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

patah tulang selangka

Patah Tulang Selangka

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
implan gigi, tanam gigi

Mengenal Prosedur Implan Gigi, Apa Kelebihannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit
terapi fisik atau fisioterapi patah tulang

Terapi Fisik atau Fisioterapi yang Perlu Dilakukan Penderita Patah Tulang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit
makanan untuk patah tulang

5 Jenis Makanan yang Penting Dikonsumsi Agar Patah Tulang Cepat Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 8 November 2020 . Waktu baca 6 menit