Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Posterior cruciate ligament (PCL) adalah ligamen yang terdapat pada lutut. Ligamen sendiri merupakan jaringan-jaringan keras yang menghubungkan satu tulang dengan tulang lainnya. 

Ligamen cruciate (krusiatum) adalah sepasang jaringan ikat yang berfungsi untuk melekatkan tulang paha dengan tulang kering. Nama krusiatum sendiri diambil dari bahasa Latin “crux” yang dalam bahasa Inggris disebut “cross” atau menyilang oleh karena bentuk sepasang ligamen itu yang menyilang satu sama lain. 

Ligamen krusiatum terdiri dari ligamen krusiatum anterior (ACL) dan ligamen krusiatum posterior (PCL).

PCL — mirip dengan anterior cruciate ligament (ACL) — menghubungkan tulang paha (femur) dengan tulang kering (tibia). Meski PCL lebih keras dan lebar daripada ACL, ligamen ini tetap bisa cedera juga. 

Cedera yang merusak atau merobek PCL adalah kondisi yang biasanya juga merusak ligamen atau tulang rawan lainnya di lutut. Dalam beberapa kasus, ligamen juga bisa mematahkan tulang yang tersambung dengannya. 

Seberapa umumkah cedera ini?

Robekan PCL adalah kondisi yang jarang terjadi terjadi pada kurang dari 20 persen kasus cedera ligamen lutut. Ini adalah salah satu cedera lutut yang lebih langka daripada jenis lainnya. Bicarakan dengan dokter untuk informasi lengkapnya. 

Tanda-tanda dan gejala

Apa tanda-tanda dan gejala cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala umum dari cedera PCL adalah:

  • Rasa sakit di lutut yang bisa menyebabkan kaki sedikit pincang atau susah berjalan. 
  • Lutut membengkak dalam waktu beberapa jam setelah cedera. 
  • Lutut terasa longgar, seolah-olah mau lepas. 

Kalau tidak ada cedera lainnya yang terjadi di area lutut, gejala cedera PCL kadang begitu sulit dikenali. Namun, lama-lama rasa sakitnya bisa bertambah parah dan lutut semakin terasa tidak kokoh. Sedangkan kalau Anda mengalami cedera lutut lainnya, gejalanya mungkin lebih cepat terasa dan mudah dikenali.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Cedera PCL adalah kondisi yang terjadi kalau tulang kering Anda terbentur keras, tepatnya beberapa sentimeter di bawah lutut, atau kalau Anda jatuh dengan posisi berlutut atau lutut Anda menekuk. 

Cedera PCL adalah kondisi yang paling sering terjadi saat: 

  • Kecelakaan kendaraan bermotor. Misalnya ketika lutut atau tulang kering penumpang yang tertekuk membentur dashboard mobil. 
  • Olahraga. Pemain sepak bola biasanya mengalami cedera PCL bila terjatuh dengan posisi lutut menekuk. Akibatnya, lutut akan menyentak tanah duluan. Bisa juga cedera terjadi ketika pemain lawan men-tackle kaki atau lutut Anda. 

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cedera ini didiagnosis?

Dokter Anda akan bertanya apa yang terjadi ketika cedera terjadi. Dokter juga bisa menanyakan: 

  • Ketika cedera, apakah posisi lutut Anda tegak lurus, menekuk, atau terpelintir? 
  • Apa yang Anda rasakan setelah lutut cedera? 
  • Apakah ada gejala-gejala lain sebelum cedera terjadi? 

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik. Biasanya Anda diminta untuk berbaring sambil menekuk lutut. Dokter akan menekan pelan tulang kering bagian atas. Bila muncul gerakan lutut yang tidak wajar, Anda sangat mungkin mengalami cedera PCL. 

Anda pun mungkin diperiksa dengan alat khusus yaitu arthrometer. Alat ini ditekan ke kaki untuk mengukur seberapa kencang ligamen Anda. 

Untuk memastikan diagnosis lebih lanjut, dokter juga mungkin meminta Anda untuk berjalan. Cara jalan yang aneh bisa menandakan cedera PCL. 

Dalam kasus tertentu, Anda mungkin memerlukan scan X-ray (rontgen) untuk memastikan apakah ada tulang yang patah. Sedangkan untuk memastikan letak robekan PCL, dokter bisa menganjurkan tes MRI. 

Untuk melihat struktur ligamen yang rusak akibat cedera paha dapat digunakan pemeriksaan MRI, arthrogram, atau rontgen. MRI merupakan teknik pemindaian yang paling sensitif (90-98%) dan dapat menemukan adanya robekan pada ligamen krusiatum anterior.

Bagaimana cedera posterior cruciate ligament (PCL) diobati?

Pengobatan tergantung pada kondisi cedera masing-masing. Kebanyakan pasien tidak membutuhkan operasi. 

Sebagai penangangan darurat, yang harus pertama kali dilakukan adalah mengurangi nyeri dan bengkak dengan prinsip RICE (rest, ice, compress,dan elevation) dan pemberian obat pereda nyeri seperti acetaminophen dan ibuprofen. Istirahatkan lutut dengan menggunakan alat bantu seperti kruk untuk sementara waktu.

Setelah penanganan pertama, langkah perawatan selanjutnya tergantung dari tingkat dan jenis cederanya, mulai dari program rehabilitasi atau menjalani pembedahan untuk merekonstruksi ligamen paha yang mengalami kerusakan.

Berikut adalah pilihan pengobatan untuk mengatasi cedera PCL:

Obat-obatan

Untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen dan naproxen sodium. 

Terapi fisik

Terapi fisik membantu Anda memperkuat ligamen dan mempercepat pemulihannya. Anda juga mungkin memerlukan tongkat berjalan atau kruk sampai lutut benar-benar sembuh. 

Operasi

Kalau cederanya serius, terutama kalau ada kondisi lain seperti patah tulang atau kerusakan tulang rawan, Anda mungkin perlu dioperasi guna memperbaiki bentuk ligamen yang cedera.

Operasi juga akan dipertimbangkan kalau Anda sudah berkali-kali mengalami cedera yang sama padahal sudah ditangani. Pemulihan pasca operasi ini membutuhkan waktu tertentu.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Berikut adalah pengobatan rumahan dan perubahan gaya hidup untuk mengatasi cedera PCL:

  • Istirahatkan dan lindungi lutut yang cedera. Anda mungkin butuh kruk untuk berjalan. 
  • Kompres dingin lutut Anda selama 20 sampai 30 menit setiap 3 jam sampai nyeri atau pembengkakan berkurang (biasanya dalam waktu tiga hari). 
  • Balut area lutut Anda dengan perban. 
  • Berbaring terlentang dan taruh bantal yang agak tinggi di bawah lutut Anda untuk mengurangi pembengkakan. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pseudogout

Pseudogout adalah semacam arthritis yang ditandai dengan sakit tiba-tiba, pembengkakan pada sendi yang menimbulkan rasa sakit. Simak Info selengkapnya hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kejang Parsial

Kejang parsial bisa terjadi pada siapa saja. Seberapa umumkah kondisi ini? Bisakah dicegah dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Otak dan Saraf, Epilepsi 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips olahraga hiv

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara mengobati lutut sakit

6 Cara Mengobati Lutut Sakit yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit