Kenapa Ibu Hamil Perlu Minum Suplemen Kalsium?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama masa kehamilan, janin di dalam kandungan Anda akan membutuhkan asupan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi kuat. Kalsium juga penting untuk menjaga detak jantung Anda selalu stabil dan saraf serta otot berfungsi dengan baik.

Apa itu kalsium?

Kalsium adalah jenis mineral yang penting bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Kita perlu mengonsumsi sejumlah kalsium untuk membentuk dan menjaga kesehatan tulang dan komunikasi yang sehat antara otak dan berbagai bagian tubuh.

Mengapa kalsium penting?

Saat Anda hamil, bayi Anda yang sedang berkembang membutuhkan kalsium untuk membentuk tulang dan gigi yang kuat; mengembangkan jantung, saraf, dan otot yang kuat; dan untuk mengembangkan irama jantung dan kemampuan pembekuan darah yang normal. Selain itu, kalsium juga menurunkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) saat hamil dan menurunkan risiko Anda untuk mengalami salah satu komplikasi kehamilan yang berbahaya, yaitu keracunan kehamilan atau pre-eklamsia. Jika Anda tidak mendapatkan cukup kalsium dalam makanan saat Anda sedang hamil, bayi Anda akan menyerap kalsium dari tulang Anda sehingga dapat mengganggu kesehatan Anda sendiri di kemudian hari.

Berapa banyak kalsium yang dibutuhkan?

Perempuan di atas 18 tahun sebaiknya mengonsumsi 1.000-2.000 miligram (mg) sehari sebelum, selama, dan setelah kehamilan. Perempuan berusia di bawah 18 tahun harus mengonsumsi lebih banyak kalsium, yaitu 1.300 mg.

Kebanyakan wanita tidak mendapatkan cukup asupan mineral penting ini. Untuk menyiasati ini, konsumsi setidaknya empat porsi produk olahan susu atau makanan kaya kalsium lainnya dalam satu hari.

Walaupun Anda tidak lagi menyusui, tetap jaga asupan kalsium Anda. Anda akan membutuhkan kalsium untuk membantu memperkuat tulang dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) di kemudian hari.

Vitamin prenatal biasanya menyediakan setidaknya 150 sampai 200 mg kalsium untuk kebutuhan harian Anda. Anda bisa mencoba suplemen kalsium yang berbeda-beda, namun perlu diingat bahwa tubuh Anda hanya dapat menyerap sekitar 500 mg kalsium pada satu waktu. Jadi Anda perlu mengonsumsi suplemen kalsium Anda dalam dosis yang lebih kecil beberapa kali sehari, misalnya tiga kali sehari mengonsumsi kalsium elemental 500 mg.

Namun ingat, jangan berlebihan dalam mengonsumsi kalsium. Terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan sembelit, meningkatkan risiko batu ginjal, dan menghambat penyerapan zat besi dan seng dari makanan untuk tubuh Anda.

Pastikan perhitungan total dari makanan, suplemen, dan air tidak melebihi 2.500 mg. Air mineral botolan mengandung rata-rata 208 mg per liter, dan air murni kemasan biasanya hanya berisi sedikit sekali kalsium.

Seperti apa suplemen kalsium yang baik untuk ibu hamil?

Suplemen kalsium tersedia dalam berbagai bentuk, yang paling umum ditemukan adalah kalsium karbonat dan kalsium sitrat yang paling mudah diserap oleh tubuh.  Kalsium karbonat mengandung paling banyak  kalsium, tetapi membutuhkan asam lambung ekstra untuk membantu melarutkan, jadi lebih baik dikonsumsi sambil makan. Sedangkan karena kalsium sitrat tidak memerlukan asam lambung untuk penyerapan, ia dapat dikonsumsi di sela-sela waktu makan dan merupakan pilihan yang baik jika Anda minum obat maag yang mengurangi asam lambung.

Selain itu, cari juga produk tablet yang bebas timah. Beberapa suplemen kalsium (seperti yang mengandung bone meal, dolomit, atau karang) dapat mengandung sedikit timah, yang berbahaya bagi pertumbuhan bayi Anda.

Sumber makanan yang kaya kalsium

Kalsium dapat ditemukan di berbagai macam makanan dan minuman. Para ahli gizi merekomendasikan untuk Anda mendapatkan asupan kalsium, tidak hanya dari satu sumber makanan saja, namun dari berbagai variasi yang tersedia.

Di bawah ini merupakan makanan dan minuman kaya kalsium:

  • Susu
  • Keju
  • Yogurt
  • Ara
  • Brokoli
  • Bayam
  • Tahu
  • Daun dandelion
  • Sereal sarapan
  • Minuman yang diperkaya, termasuk susu kedelai dan berbagai jus buah
  • Kulit telur yang dihancurkan – kulit telur dapat direbus dalam air mendidih, kemudian digiling menjadi bubuk dan ditambahkan ke makanan dan/atau minuman.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Senam Osteoporosis dan Jenis Olahraga Lain yang Dianjurkan Ahli

Olahraga sangat dianjurkan untuk penderita osteoporosis agar tetap bugar. Senam osteporosis dan beberapa jenis olahraga lain dapat menjadi pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 23 September 2020 . Waktu baca 7 menit

6 Pilihan Obat Osteoporosis untuk Mencegah Tulang Makin Keropos

Obat osteoporosis wajib dikonsumsi ketika Anda mengidap pengoroposan tulang. Ada banyak jenis obat yang biasanya diresepkan dalam pengobatan osteoporosis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 23 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Apa benar wanita harus pakai korset perut setelah melahirkan? Apakah ada dampak dan bahaya tertentu? Mari simak penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Melahirkan, Kehamilan 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenali Berbagai Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko dari Osteoporosis

Pengeroposan tulang bukanlah penyakit orang tua. Bahkan orang muda bisa mengalaminya. Apa sebenarnya penyebab osteoporosis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
komplikasi osteoporosis

Berbagai Komplikasi Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit
makanan penguat tulang

5 Jenis Makanan Penguat Tulang untuk Penderita Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 7 menit