5 Cara untuk Bisa Menyayangi Diri Sendiri Meski Mengalami Penyakit Kronis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menerima kenyataan bahwa memiliki penyakit kronis tidaklah mudah. Akan ada banyak sekali pikiran yang Anda pikirkan, mengapa saya menderita ini, apakah saya bisa sembuh, dan berbagai pikiran negatif lain yang biasanya menyelimuti kepala. Akibatnya, kondisi emosional menjadi terganggu bahkan stres hingga depresi bisa terjadi. Padahal, kondisi emosional yang tidak stabil bisa memicu keparahan penyakit yang Anda miliki. Untuk itu yang perlu Anda lakukan sebenarnya belajar untuk mencintai diri sendiri dan tubuh meski dalam kondisi paling sulit sekalipun.

Cara mencintai diri sendiri saat memiliki penyakit kronis

deteksi kanker serviks dini memperbesar peluang sembuh

Berikut ini berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap mencintai diri sendiri saat memiliki penyakit kronis:

1. Mengecek kebenarannya

Saat menderita penyakit kronis akan selalu ada gejala yang muncul dan dirasakan dari mulai rasa sakit hingga lemah dan juga lelah. Di saat yang bersamaan seseorang akan merasa bahwa kesakitan ini akan ditanggung terus seumur hidupnya. Bahkan tak jarang seseorang merasa bahwa dirinya tidak akan pernah merasa lebih baik.

Padahal mungkin kenyataannya tidak selalu seperti itu. Kondisi Anda sangat mungkin menjadi lebih baik dengan perawatan yang tepat. Dalam Dialectical Behavior Therapy ada praktik yang disebut dengan mengecek kebenaran.

Maksudnya, Anda perlu benar-benar mengecek apakah asumsi yang ada pikiran Anda sama dengan kenyataannya saat ini. Misalnya, Anda bisa melakukan pengecekan dengan memeriksakan ke dokter dan menanyakan apakah Anda memang benar-benar tidak bisa sembuh dan akan merasakan sakit seumur hidup atau tidak.

2. Melatih diri untuk banyak bersyukur

Salah satu hal positif lain yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri ialah dengan banyak bersyukur sesulit apapun kondisinya. Caranya bisa dengan mengucapkan secara langsung rasa syukur setiap saat atau menuliskan berbagai hal kecil yang membuat Anda merasa lebih baik.

Membiasakan diri untuk bersyukur melatih Anda untuk menerima segala hal yang terjadi pada diri. Bersyukur juga membantu memberikan penghargaan pada tubuh Anda yang selalu berjuang keras melawan penyakit. Rasa syukur juga menjadikan Anda untuk dapat memandang tubuh dengan lebih baik.

3. Melakukan perawatan diri sederhana

Berendam di air hangat, mengoleskan losion favorit, hingga merencanakan tidur siang bisa menjadi perawatan diri sederhana yang bisa Anda lakukan setiap hari.

Cara ini bisa dilakukan sebagai hadiah terhadap tubuh yang telah berjuang melawan penyakit yang Anda miliki. Selain itu, melakukan perawatan sederhana yang menyenangkan juga bisa sedikit mengalihkan pikiran Anda dari penyakit yang sedang diderita.

4. Biarkan diri mengekspresikan perasaannya

Akan ada hari dimana Anda merasa terpuruk dan lebih buruk dari biasanya. Maka, biarkan diri Anda mengeskpresikan perasaannya baik lewat tangisan maupun kemarahan.

Tidak perlu Anda menahannya hanya untuk terlihat baik dan tidak menyedihkan. Ekspresikan perasaan Anda hingga Anda merasa jauh lebih baik. Namun setelahnya, Anda perlu bangkit dan menata kembali semangat yang telah hancur.

Ingat, selalu ada hari baik setelah badai yang menerjang dan Anda akan menjadi bagian dari hari-hari baik yang akan datang.

5. Berlatih menerima keadaan

Menerima keadaan memang tidak lantas membuat penyakit yang diderita menjadi pergi dan menghilang. Namun, hal ini bisa membuat Anda berdamai dengan keadaan.

Saat Anda sudah bisa menerima keadaan dan tidak lagi menyangkalnya, maka Anda akan menemukan cara untuk menjalani hidup dengan lebih baik dan positif meski memiliki penyakit kronis.

Berbagai cara untuk mencintai diri sendiri ini bisa Anda praktikkan sehari-hari. Ingat, ketika keadaan menjadi semakin sulit maka jangan pernah kalah. Anda harus jauh lebih kuat dan melawannya. Ajak tubuh untuk bekerja sama dengan memberikannya berbagai afirmasi positif.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Cara Efektif Meredam Bisikan Hati yang Suka Mengkritik Diri Sendiri

Suka mengkritik diri sendiri boleh, tapi jangan berlebihan hingga akhirnya bikin depresi. Berhenti jadi musuh dalam selimut bagi diri sendiri!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 11 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Ada Pasien yang Justru Terlihat Membaik Sebelum Meninggal?

Pasien yang sangat lemah atau hilang kesadaran bisa tiba-tiba sembuh dan membaik sebelum meninggal. Apa ada penjelasan ilmiahnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 1 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Ditinggal Mantan Menikah? Hadapi Pergolakan Emosi Anda Dengan 3 Cara Ini

Saat ditinggal nikah oleh mantan, pasti ada rasa sedih, kesal, mungkin juga kecewa. Agar tidak berlarut-larut, ayo belajar mengendalikan emosi negatif Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 11 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Meski Sama-sama Parah, Begini Cara Membedakan Penyakit Akut dan Kronis

Penyakit akut dan kronis adalah dua istilah yang menggambarkan keparahan suatu penyakit. Jangan sampai tertukar, cari tahu perbedaan keduanya disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 7 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mempersiapkan kematian

Mendampingi Orang Terkasih Agar Tetap Tegar Sebelum Menemui Ajalnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
pola hidup sehat untuk penderita asma

5 Prinsip Pola Hidup Sehat yang Harus Dijalani Penderita Asma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2019 . Waktu baca 6 menit
cara anak bersyukur

5 Kiat Sederhana untuk Membangun Rasa Syukur pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2019 . Waktu baca 6 menit
gejala maag kronis

7 Gejala Maag Kronis yang Bisa Kambuh Sewaktu-waktu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Juli 2019 . Waktu baca 8 menit