home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Tips Meditasi untuk Membantu Pasien dengan ADHD

Tips Meditasi untuk Membantu Pasien dengan ADHD

Meditasi telah dipraktikkan sejak ribuan tahun lamanya. Berawal dari ritual untuk memperdalam pemahaman tentang kekuatan kehidupan yang sakral, teknik relaksasi ini sekarang banyak dilakukan sebagai pengobatan yang dapat membantu menenangkan pikiran dan emosional. Namun tak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan semata, meditasi juga bisa menjadi teknik yang sangat membantu kondisi orang-orang dengan ADHD.

Manfaat meditasi untuk orang ADHD

ADHD, singkatan dari attention-deficit hyperactivity disorder, merupakan gangguan perkembangan saraf pada masa kanak-kanak. Kondisi ini biasanya sudah bisa terdeteksi sejak kecil dan ADHD dapat berlangsung hingga dewasa.

Orang-orang yang memiliki ADHD akan kesulitan dalam memperhatikan sesuatu, mengendalikan perilaku impulsif (bertindak tanpa memikirkan akibatnya), atau terlalu aktif.

Gejala ADHD tentunya bisa menghambat aktivitas Anda sehari-hari. Kesulitan untuk berkonsentrasi membuat produktivitas menurun dan dapat mempengaruhi kesuksesan Anda di sekolah maupun pekerjaan.

Bila gejalanya dirasakan setiap hari, Anda mungkin akan merasa cemas dan tidak bahagia. Untungnya, meditasi dapat membantu Anda untuk membantu mengatasi gejala ADHD. Tidak hanya mudah diterapkan kapan saja, meditasi sudah terbukti efektif secara ilmiah dapat mengurangi gejala.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat mendorong produktivitas, meningkatkan konsentrasi, mengurangi pikiran yang berkeliaran, dan membantu mengatur emosi agar lebih stabil.

Salah satunya, penelitian skala kecil yang terbit tahun 2017 menemukan bahwa meditasi dapat meningkatkan keadaan emosional yang stabil serta kemampuan dalam mengontrol diri dari tindakan impulsif, kemampuan berpikir yang fleksibel, dan meningkatkan daya ingat.

Dalam penelitian lain yang dilakukan pada murid SMA di provinsi Granada, Spanyol Selatan, terbukti bahwa meditasi dapat mengurangi sifat impulsif serta agresivitas. Meditasi juga dapat membantu murid-murid tersebut untuk mengurangi kemungkinan mengalami kegagalan secara akademik.

Seperti apa meditasi untuk mengurangi gejala ADHD?

Seringnya, pasien yang memiliki ADHD akan menjalani terapi dengan pendekatan intervensi berbasis mindfulness. Pendekatan ini kerap dilakukan untuk membantu mengurangi stres, mengatasi kecemasan dan depresi, serta meningkatkan kesejahteraan mental secara keseluruhan.

Salah satunya bisa dilakukan melalui meditasi mindfulness atau juga disebut meditasi kesadaran.

Mindfulness sendiri merupakan sebuah cara melatih diri untuk tetap memusatkan pikiran dan perhatian Anda terhadap apa yang sedang terjadi saat ini atau aktivitas yang sedang Anda lakukan dengan benar-benar sadar tanpa memikirkan masa lalu atau hasil ke depannya.

Sebenarnya, mindfulness dapat dilakukan kapan saja, baik ketika Anda sedang mengobrol dengan teman atau sedang makan. Anda cukup mencurahkan perhatian Anda sepenuhnya pada hal-hal yang sedang berlangsung.

Untuk melakukan meditasi mindfulness guna mengurangi gejala ADHD, Anda hanya perlu duduk yang nyaman dan fokus pada pernapasan Anda.

Rasakan benar-benar sensasi yang muncul di seluruh tubuh saat Anda mulai menarik napas dalam-dalam, perhatikan diafragma Anda yang naik turun seiring dengan napas yang keluar dan masuk, Anda juga bisa memejam mata sepanjang melakukan meditasi.

Terkadang, pikiran Anda mungkin akan berkelana. Namun Anda tak perlu khawatir, cukup alihkan kembali pikiran dan perhatian pada hembusan napas Anda. Jangan menyalahkan diri karena ini hal yang normal terjadi.

Tips melakukan meditasi untuk ADHD

Memang, berkonsentrasi pada kegiatan sehari-hari saja sudah cukup sulit untuk para pengidap ADHD, terlebih bila Anda harus menjalani meditasi. Untuk itu, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda bermeditasi dengan tenang.

1. Cari waktu yang tepat

Luangkan waktu tersendiri untuk melakukan meditasi. Pastikan Anda sedang tidak diburu oleh kesibukan. Anda bisa melakukannya di pagi hari setelah bangun tidur atau beberapa menit sebelum tidur malam.

2. Temukan tempat yang tenang

Carilah tempat yang tenang di mana Anda bisa menyendiri untuk beberapa menit. Bila masih terasa bising, coba redam suara di sekitar Anda dengan memainkan musik yang dapat membantu relaksasi. Matikan ponsel Anda selama meditasi jika ingin lebih tenang.

3. Gunakan pakaian yang nyaman

Terkadang, pakaian yang terlalu ketat atau kain pakaian yang membuat kulit gatal dapat mengganggu meditasi. Oleh karena itu, gunakan baju yang longgar dengan bahan yang nyaman.

Ingat, meditasi bukanlah satu-satunya cara untuk mengatasi gejala ADHD. Anda tetap harus disiplin minum obat dan menjalani terapi atau pemeriksaan dengan dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Franco, C., Amutio, A., López-González, L., Oriol, X., & Martínez-Taboada, C. (2016). Effect of a Mindfulness Training Program on the Impulsivity and Aggression Levels of Adolescents with Behavioral Problems in the Classroom. Frontiers in psychology, 7, 1385. Retrieved 21 October 2021.

Mitchell, J. T., McIntyre, E. M., English, J. S., Dennis, M. F., Beckham, J. C., & Kollins, S. H. (2017). A Pilot Trial of Mindfulness Meditation Training for ADHD in Adulthood: Impact on Core Symptoms, Executive Functioning, and Emotion Dysregulation. Journal of attention disorders, 21(13), 1105–1120. Retrieved 21 October 2021.

Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder. (2021). National Institute of Mental Health. Retrieved 21 October 2021, from https://www.nimh.nih.gov/health/topics/attention-deficit-hyperactivity-disorder-adhd

Mindfulness Meditation and ADHD: Training Your Mind to Be Calm. (n.d.). Mindworks. Retrieved 21 October 2021, from https://mindworks.org/blog/meditation-and-adhd/

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.