Apa Tanda-tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Ganda?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kepribadian ganda merupakan gangguan psikologis di mana seseorang memiliki dua (atau bisa lebih) pribadi yang ada pada diri mereka. Kepribadian ganda atau gangguan identitas disosiatif adalah gangguan psikologis di mana kepribadian individu terpecah, sehingga muncul kepribadian yang lain. Tanda-tanda kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian lain (alter ego) yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya.

Apa itu alter ego?

Dalam bahasa Latin, alter ego mempunyai arti “diri kita yang lain”. Alter ego juga dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu, atau memiliki dua atau lebih pribadi sekaligus. Kadang penderita tidak mengetahui bahwa ia memiliki tanda-tanda kepribadian ganda. Kepribadian-kepribadian lain yang ada dalam satu tubuh ini terkadang juga tidak saling mengenal, dan lebih parah lagi terkadang masing-masing pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.

Alter ego semakin mudah menguasai tubuh saat kondisi Anda sedang menurun. Itu sebabnya orang yang memiliki kepribadian ganda mudah merasa lelah saat hari berganti, karena memang saat pergantian hari tidak dilalui oleh satu pribadi yang sama.

Ciri kepribadian ganda yang bisa Anda rasakan

  • Adanya tindakan yang kadang Anda tidak sadari, serta perilaku yang masing-masing tidak sama dan cenderung berlawanan. Untuk tanda ini, biasanya orang terdekat atau keluarga Anda bisa menyadari atau mengeluhkan sikap Anda yang berubah.
  • Fisik Anda sakit ketika berpindah kepribadian, hal ini belum diketahui pasti alasannya. Tapi, kemungkinan akan disertai lelah atau sakit kepala yang hebat pada saat kepribadian Anda berganti.
  • Anda tidak akan mengingat waktu secara jelas. Maksudnya Anda tidak menyadari waktu berjalan karena tidak ingat apa yang sedang Anda lakukan. Hal ini dapat terjadi saat Anda ‘tertidur’ dan karakter Anda yang lain akan mengendalikan tubuh Anda.
  • Anda akan lupa siapa dan bagaimana diri Anda. Tanda ini jelas membuktikan bahwa Anda tidak tahu apa yang telah terjadi pada diri Anda. Contohnya, setelah Anda tersadar, terkadang Anda akan menemukan luka memar, berdarah, atau lecet di beberapa bagian tubuh tanpa diketahui penyebabnya. Terkadang Anda juga akan lupa posisi di mana waktu Anda berada pertama kali.
  • Amnesia, Anda tidak akan menyadari apa yang terjadi pada sekitar Anda.
  • Merasa depresi, tidak bahagia dengan keadaan diri Anda.
  • Tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas, kemungkinan alter ego marah dengan kepribadian utama karena dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah atau mungkin sebaliknya. Pribadi awal akan berontak dengan alter ego yang mencoba bertindak negatif atau mengendalikannya.
  • Anda sering mengalami gejolak batin. Terkadang hal ini membuat Anda susah mengambil keputusan atau cenderung plin-plan.
  • Menjadi paranoid untuk hal-hal yang bahkan Anda sendiri tidak tahu penyebabnya.

Apa bedanya dengan skizofrenia?

Skizofrenia adalah penyakit mental yang mencakup kondisi psikosis kronis. Penderita skizofrenia biasanya sering mendengar atau melihat sesuatu yang tidak nyata (halusinasi) serta mempercayai sesuatu yang tidak berdasar (delusi).

Bertentangan dengan pandangan orang-orang, penderita skizofrenia tidak memiliki kepribadian ganda. Delusi adalah gejala psikotik yang umum terjadi, dan halusinasi yang terjadi khususnya mendengar suara-suara yang dialami oleh penderita skizofrenia. Tetapi ada satu kesamaan di antara dua penyakit ini, yakni risiko bunuh diri yang lebih tinggi dibandingkan penyakit-penyakit mental lainnya.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencium bau badan

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit