Jangan Ikut Bete Saat Pasangan Bad Mood, Ini 5 Cara Menghadapinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menghadapi orang yang sedang bad mood memang tidak pernah mudah, bahkan jika yang mengalaminya adalah pasangan Anda sendiri. Semua hal yang Anda lakukan menjadi serba salah. Salah bicara sedikit, Anda dan pasangan malah bisa bertengkar hebat dan membuat mood Anda ikut rusak. Lantas, harus bagaimana ketika mood pasangan sedang jelek?

Cara menghadapi pasangan yang sedang bad mood

Menghadapi pasangan sendiri tidak menjamin Anda akan lebih memahami isi hati dan kepalanya. Ini sebabnya masih banyak orang yang kebingungan dalam menghadapi pasangannya ketika mood mereka sedang buruk.

Tak perlu ikut-ikut bete, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

1. Mencari tahu penyebabnya

David Kaplan, Ph.D., seorang ahli dari American Counseling Association, menyatakan bahwa kita terkadang berusaha terlalu keras memperbaiki mood pasangan. Saking kerasnya, kita lupa menanyakan apa yang menjadi penyebabnya.

Cobalah untuk selalu bertanya kepada pasangan sebelum mengambil tindakan apa pun. Dengan memahami penyebab di balik buruknya mood pasangan, tindakan yang Anda ambil selanjutnya akan dapat membantunya dengan lebih baik.

2. Mengajak bercanda

Berusaha membuat pasangan tertawa dengan melempar humor adalah salah satu strategi yang paling sering digunakan untuk menghadapi pasangan ketika bad mood. Namun, pastikan Anda memahami kapan waktu yang tepat untuk mengajak bercanda agar tidak memperkeruh suasana.

Jika situasinya mendukung dan Anda bisa memperkirakan respons pasangan, ceritakanlah hal lucu yang dapat membuat Anda berdua tertawa. Begitu suasana mencair, coba tanyakan kepada pasangan, apa yang bisa membuatnya merasa lebih baik lagi.

memiliki minat dan kesamaan dengan pasangan

3. Menjaga mood Anda tetap baik

Mood baik dan buruk menular dengan mudah kepada orang lain. Inilah sebabnya emosi Anda dapat ikut tersulut ketika melihat pasangan diliputi emosi negatif. Sebisa mungkin, cobalah untuk tidak ikut marah agar suasananya tidak bertambah buruk.

Jika Anda mulai tertular perasaan negatif pasangan Anda, cobalah untuk menjauh terlebih dahulu. Bila perlu, ambil waktu sejenak untuk berdiam diri hingga Anda mampu berhadapan kembali dengan pasangan.

4. Tidak terus-menerus menuruti keinginan pasangan

Mood buruk yang datang sesekali memang wajar, tapi menghadapi pasangan yang terlalu sering bad mood adalah hal yang berbeda. Pada beberapa orang, mood buruk yang ditunjukkan terus-menerus dapat menjadi tanda dari perilaku mengontrol.

Pasangan Anda akan terus menjadikan mood buruknya sebagai ‘senjata’ untuk memperoleh apa yang ia inginkan. Alih-alih menuruti keinginannya, bantulah pasangan Anda dengan menuntaskan penyebab di balik mood buruknya.

5. Berkomunikasi dengan baik

Cara Anda berbicara kepada pasangan bisa memperbaiki mood-nya, tapi bisa juga semakin merusak suasana hatinya. Itu sebabnya, sebelu, menyarankan sesuatu, dengarkan ceritanya, perhatikan nada bicaranya, dan kenali bahasa tubuhnya.

Jangan menyalahkan pasangan Anda atas apa yang terjadi. Bahkan, Anda mungkin tak perlu memberi saran apabila pasangan tidak memintanya. Jika ada sesuatu yang tidak Anda pahami, tanyakan kembali hingga Anda mengerti dengan jelas.

Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam menghadapi pasangan yang sedang bad mood. Akan tetapi, kuncinya adalah memahami penyebab bad mood dan apa yang pasangan Anda harapkan.

Jangan lupa untuk menyampaikan perasaan dan pemikiran Anda dengan cara berkomunikasi yang baik. Pasalnya, cara Anda menghadapi pasangan akan berpengaruh besar terhadap kualitas hubungan di kemudian hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Mendengarkan Musik Bisa Meningkatkan Mood?

Tahukah Anda bahwa mendengartkan musik ternyata bisa meningkatkan suasana hati? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 13 September 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Mood Booster yang Bisa Anda Lakukan untuk Halau Bad Mood

Bad mood bisa terjadi kapan saja dan umumnya susah untuk dihindari. Coba 5 cara ini untuk dapatkan mood booster dan bikin hari Anda ceria lagi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 30 Oktober 2018 . Waktu baca 6 menit

Berkenalan Dengan Serotonin, Zat Kimia Alami yang Bisa Mengatur Emosi

Serotonin adalah zat kimia alami yang ditemukan di otak, trombosit, dan juga usus manusia. Lantas, apa sebenarnya fungsi serotonin di dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 28 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

7 Keuntungan Jika Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari Bagi Kesehatan

Banyak yang malas untuk jalan kaki. Meski memang melelahkan, ternyata ada banyak manfaat jalan kaki selama 30 menit dalam sehari, lho. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Olahraga Lainnya, Kebugaran 3 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mood swing saat menstruasi

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Tetap Makan Sehat untuk Kembalikan Mood saat Karantina

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23 April 2020 . Waktu baca 5 menit
cara meningkatkan hormon serotonin

5 Cara Alami Tingkatkan Hormon Serotonin dalam Tubuh Agar Lebih Bahagia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11 Desember 2019 . Waktu baca 6 menit
tips olahraga

Pengaruh Olahraga dalam Meningkatkan Suasana Hati

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 31 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit