Definisi

Apa itu golongan darah?

Dengan tes golongan darah, antigen ABO dan Rh bisa ditemukan dalam darah pendonor dan darah orang yang akan menerima. Tes ini digunakan untuk menentukan golongan darah wanita hamil dan bayi yang baru lahir. ABO, faktor Rh, dan reaksi silang ditinjau di sini.

Sistem golongan darah ABO

Darah manusia dikelompokkan berdasarkan kehadiran atau absensi antigen A dan B. Dalam membran sel darah merah (RBCs) jenis A mengandung antigen A; grup B membran eritrositnya mengandung antigen B; golongan darah AB memiliki A dan B pada permukaan membran sel darah merah; dan golongan darah O tidak memiliki A atau B dalam membran sel darah merah. Biasanya, serum seseorang mengandung antibodi untuk antigen sehat pada permukaan sel darah merah. Itu artinya bahwa antigen A (grup A) tidak memiliki anti-A; namun mereka akan memiliki antibodi anti-B. Ini berkebalikan pada orang yang memiliki antigen B. golongan darah O akan memiliki anti-A dan anti-B. Antibodi ini yang bertarung melawan antigen A dan B yang terbentuk pada 3 bulan pertama setelah lahir ketika membongkar antigen yang sama pada permukaan sel darah merah dalam bakteri perut.

Transfusi darah berarti pemberian darah dari satu orang ke orang lain. Penting bagi penerima donor untuk tidak memiliki antibodi melawan eritrosit donor. Jika terjadi, hal ini dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas, yang menyebabkan demam ringan atau hipersensitivitas dengan hemolysis intravascular serius.

Orang-orang dengan golongan darah O dianggap bisa memberikan darah ke semua golongan darah (untuk umum) karena tidak ada antigen pada sel darah mereka. Orang-orang dengan golongan darah AB dianggap bisa menerima semua golongan karena tidak memiliki antibodi yang merespon transfusi. Golongan darah O sering transfusi dalam situasi darurat, dalam kasus kehilangan darah dengan cepat dan mengancam nyawa, dan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah segera. Kasus reaksi transfusi jarang terjadi ketika menggunakan golongan darah O. Bayi yang baru lahir dan wanita sebaiknya menerima golongan darah O negatif, dan pria sering mendapatkan golongan darah O positif saat dilakukan transfusi darah darurat sebelum reaksi silang terjadi.

Golongan darah ABO tidak memerlukan transfusi darah sendiri (darah diberikan kepada pasien untuk beberapa minggu sebelum melakukan transfusi besar atau transfusi darah setelah operasi). Namun dalam banyak rumah sakit, tes ABO dilakukan untuk pasien yang memerlukan stok darah untuk melanjutkan transfusi ketika diperlukan.

Antibodi antigen pada golongan darah:

Golongan DarahAntigen
AA
BB
AB (penerima)A, B
O (pendonor)Tidak ada

Faktor Rh

Kehadiran atau absensi antigen Rh pada permukaan sel darah merah menentukan klasifikasi apakah Rh Anda positif atau negatif. Selain kecocokan golongan darah ABO, antigen Rh adalah hal penting selanjutnya untuk kesuksesan transfusi darah. Elemen penting Rh adalah Rho (D). Ada juga beberapa faktor Rh yang kurang penting. Tanpa Rho (D), antigen Rh (yang kurang penting) digunakan untuk tes. Jika negatif, pasien dianggap sebagai Rh negatif (Rh-).

Sistem golongan darah lainnya

Ada 9 kode genetika berbeda ketika menganalisis sampel darah. Banyak di antaranya kurang penting dan tidak secara signifikan untuk memengaruhi penentuan klinis. Namun dalam beberapa kasus klinis, antigen darah yang kurang penting pun bisa menjadi penting. Ini sering terjadi ketika transfusi darah untuk pasien dengan leukemia atau lymphoma.

Analisis PCR berkelipatan microarray dapat diidentifikasi untuk beberapa varian yang terkait dengan sistem golongan darah dan sangat berguna dalam memantau pasien.

Kapan saya harus menjalani golongan darah?

Tes darah digunakan untuk menentukan golongan darah pasien sebelum memberikan atau menerima darah dan untuk menentukan golongan darah pada orang yang ingin memiliki anak untuk menilai risiko Rh ibu dan anak yang tidak kompatibel.

Situasi yang memerlukan transfusi darah yaitu:

  • anemia berat dan gangguan anemia seperti penyakit sel sabit dan thalassemia (penyakit congenital hemolytic)
  • perdarahan saat atau setelah operasi
  • cedera
  • kehilangan banyak darah
  • kanker atau efek kemoterapi
  • hematological pathology atau hemofilia (gangguan penggumpalan darah)

Tes darah juga dapat digunakan ketika seseorang ingin mendonasikan organ tubuh, jaringan, atau sumsum tulang, atau orang yang ingin mendonorkan darah. Tes ini adalah salah satu dari banyak tes yang dilakukan untuk mengetahui kecocokan antara pendonor dan penerima donor. Kadang-kadang tes darah dilakukan sebagai bagian dari proses menentukan keturunan.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani golongan darah?

Di samping antigen A dan B, darah memiliki banyak antigen berbeda. Memiliki golongan darah yang langka merupakan masalah utama ketika Anda memerlukan transfusi darah.

Jika transfusi golongan darah tidak kompatibel dengan golongan darah pasien, akan ada reaksi transfusi.

Penting bagi Anda untuk mengerti peringatan dan tindakan pencegahan sebelum melakukan tes ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani golongan darah?

  • Anda sebaiknya mendengarkan penjelasan dokter Anda untuk tes
  • Anda tidak memerlukan puasa atau persiapan khusus sebelum tes dilakukan

Bagaimana proses golongan darah?

  • dipasang sabuk elastis di tangan untuk menghentikan perdarahan
  • membersihkan area suntikan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke pembuluh darah. Bisa disuntikkan lebih dari 1 kali jika perlu
  • melekatkan selang untuk mengalirkan darah
  • melepaskan selang setelah mendapatkan cukup darah
  • memasang perban atau kapas pada bekas suntikan

Dokter atau perawat akan:

  • mengumpulkan sampel darah dalam tabung
  • menghindari hemolisis
  • melabeli tabung darah dengan benar sebelum dimasukkan ke laboratorium

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani golongan darah?

Anda tidak akan merasa sakit saat disuntik. Pada beberapa orang, mereka mungkin merasa sakit seperti ditindik dengan jarum. Tapi ketika jarum berada di dalam pembuluh darah dan mulai menyedot darah, sebagian besar orang tidak merasa sakit lagi. Umumnya, tingkat sakitnya tergantung pada kemampuan perawat, situasi pembuluh darah, dan sensitivitas Anda dengan sakit.

Setelah mengambil darah, Anda perlu menggunakan perban dan menekannya perlahan pada ujung jarum untuk menghentikan pendarahan. Anda akan kembali normal beraktivitas setelah tes ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang prosesnya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk lebih mengerti instruksi Anda.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Menentukan golongan darah ABO

Jika sel darah Anda tetap utuh ketika dicampur dengan:

  • serum yang mengandung antibodi melawan antigen A, Anda memiliki golongan darah A
  • serum yang mengandung antibodi melawan antigen B, Anda memiliki golongan dara B
  • kedua serum mengandung antibodi yang melawan antigen A dan B, Anda memiliki golongan darah AB
  • jika sel darah Anda tidak menggumpal ketika ditambahi serum antibodi A dan B, Anda memiliki golongan darah O

Identifikasi cadangan

  • jika sel darah hanya tetap utuh ketika golongan darah B ditambahkan pada sampel, Anda memiliki golongan darah A
  • jika sel darah hanya tetap utuh ketika golongan darah A ditambahkan pada sampel, Anda memiliki golongan darah B
  • jika sel darah hanya tetap utuh ketika ditambahkan golongan darah A atau B, Anda memiliki golongan darah O
  • jika sel darah memecah saat golongan darah A atau B ditambahkan pada sampel, Anda memiliki golongan darah AB

Faktor Rh

  • jika sel darah Anda bisa bercampur dengan antibodi melawan Rh, Anda memiliki darah Rh positif
  • jika sel darah Anda tidak bisa bercampur ketika digabung dengan antibodi melawan Rh, Anda memiliki darah Rh negatif

Silakan konsultasikan dengan dokter Anda pertanyaan yang Anda miliki tentang hasil Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca