Semua Informasi Penting yang Harus Anda Tahu Tentang Golongan Darah O

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Ada empat jenis golongan darah di dunia, yaitu A, B, AB, dan O. Mana yang jadi golongan darah Anda dapat menggambarkan bagaimana kesehatan, kepribadian, hingga bahkan risiko penyakit di masa depan. Nah, dari keempatnya, golongan darah O termasuk yang cukup spesial karena katanya bisa menyumbangkan darah mereka ke golongan darah mana pun. Benarkah begitu?

Kenapa seseorang bisa punya golongan darah O?

sistem peredaran darah pada manusia

Setiap golongan darah memiliki antigen yang berbeda. Antigen adalah protein khusus yang diproduksi oleh sistem imun tubuh untuk mengenali sel asing berbahaya yang berpotensi bahaya.

Antigen kemudian bergabung dengan antibodi dalam plasma darah untuk membentuk kombinasi molekul unik. Kombinasi antigen dan antibodi inilah yang menentukan golongan darah Anda. Golongan darah O tidak memiliki antigen A atau B, tapi memiliki antibodi A dan B

Di samping itu, golongan darah juga memiliki antigen tambahan yang disebut dengan rhesus (faktor Rh). Apabila darah Anda ditemukan memiliki faktor Rh, artinya darah Anda “positif”, dan dituliskan dengan tanda “plus”, seperti A+, B+, AB+, dan O+.

Sebaliknya, jika dalam darah Anda tidak mengandung rhesus, artinya golongan darah Anda “negatif” sehingga ditandai dengan simbol minus (-), seperti A-, B-, AB- atau O-.

Antigen diwariskan dari ayah dan ibu Anda. Anda bisa mendapatkan golongan darah tipe O apabila salah satu atau kedua orangtua Anda memiliki darah O.

Apa saja fakta menarik seputar golongan darah O?

Berikut adalah fakta-fakta menarik seputar tipe darah O yang perlu Anda ketahui:

1. Pendonor universal

Anggapan selama ini selalu menekankan bahwa orang-orang yang punya tipe darah O dapat bebas menyumbang pada siapa pun yang membutuhkan, sehingga sering disebut sebagai pendonor universal. Sebetulnya anggapan ini kurang tepat secara medis.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, orang yang bergolongan darah O tidak memiliki antigen A ataupun antigen B. Teorinya, tipe darah O seharusnya bisa menyumbangkan darah mereka ke siapa pun. Namun, jangan lupakan akan keberadaan rhesus. Orang-orang bergolongan darah O- masih memiliki antibodi yang dapat memicu respon penolakan pada tubuh penerima donor.

Masing-masing darah memiliki antibodi berbeda yang dirancang untuk hanya bisa mengenali komponen darah tertentu. Misalnya, Anda bergolongan darah A- (rhesus negatif), antibodi Anda hanya dapat mengenali komponen darah sesama golongan darah A- atau dari O-.

cek golongan darah sendiri

Jika Anda mendapat donor dari O+, sementara Anda memiliki rhesus negatif, sistem imun tubuh akan mendeteksi rhesus positif sebagai serangan dan berbalik menyerangnya. Akibatnya, antibodi Anda akan menghancurkan sel darah merah dalam tubuh Anda.

Respon serangan imun ini akan membuat Anda mengalami demam menggigil, hingga penurunan tekanan darah drastis setelah mendapat donor darah yang tidak cocok. Salah mendapat donor darah juga bahkan bisa menyebabkan kegagalan fungsi pernapasan dan ginjal serta penggumpalan darah yang dapat berakibat fatal.

Meskipun begitu, pada saat-saat mendesak dan gawat darurat, golongan darah O- dapat menjadi pilihan darurat untuk menyelamatkan nyawa membutuhkan.

Dikutip dari American Red Cross, golongan darah O cenderung kekurangan pasokan dan memiliki permintaan yang tinggi oleh rumah sakit. Hal ini karena tipe darah O rhesus negatif paling dibutuhkan untuk transfusi darurat dan bayi yang kekurangan kekebalan tubuh. 

2. Diet untuk golongan darah O

Dikutip dari Harvard Health Publishing, pola makan yang baik untuk tipe darah O adalah:

  • Makanan tinggi protein
  • Konsumsi banyak daging, sayuran, ikan, dan buah-buahan 
  • Kurangi biji-bijian, buncis, dan polong-polongan

Panduan Menjalani Diet Golongan Darah

Sementara itu, jika Anda ingin mengurangi berat badan, Anda perlu memerhatikan pola makan berikut ini:

  • Konsumsi banyak makanan laut, rumput laut, daging merah, brokoli, bayam, dan minyak zaitun
  • Hindari produk gandum, jagung, dan produk susu. 

3. Risiko rendah mengalami pembekuan darah

proses pembekuan darah

Darah golongan O memiliki jumlah protein yang lebih rendah. Ini cukup berguna untuk mencegah pembentukan bekuan darah.

Meski demikian bukan berarti orang dengan darah O bisa serta-merta mengabaikan gejala pembekuan darah. Memiliki golongan darah tertentu tidak membuat Anda otomatis menjadi lebih sehat atau lebih kuat dari orang lainnya. Setiap orang memiliki risiko terhadap gangguan pembekuan darah. 

4. Risiko masalah kesuburan wanita

mengatasi kutu kelamin saat hamil

Menurut studi dari Albert Einstein College of Medicine, rata-rata wanita bergolongan darah O memiliki kadar hormon perangsang folikel (FSH) yang lebih banyak dari golongan darah lainnya. Jumlah kadar FSH yang tinggi ini berhubungan dengan jumlah cadangan sel telur (ovum) yang rendah.

Meskipun begitu, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kualitas sel telur serta meningkatkan kesuburan. Mulai dari berhenti atau menghindari merokok, tidak minum minuman keras dan beralkohol, dan menjaga berat badan sehat dengan pola makan teratur serta olahraga rutin.

Selain genetik, gaya hidup sehat juga memiliki peran besar untuk meningkatkan produksi sel telur.

5. Risiko penyakit jantung rendah

mencegah penyakit jantung akibat kolesterol

Menurut penelitian dari Harvard School of Public Health, orang bergolongan darah O berisiko 23% lebih rendah terkena serangan jantung dibandingkan golongan darah lain.

Meski begitu, kesehatan jantung juga tetap harus diperhatikan dengan gaya hidup sehat. Ini tetap menjadi hal utama. Makanlah makanan yang tinggi serat dan rendah lemak, hindari merokok dan minuman keras, serta rajin berolahraga setiap hari.

6. Berisiko rendah terkena Alzheimer

penyakit alzheimer

Sebuah penelitian menunjukkan orang-orang bergolongan darah O berisiko rendah terkena demensia. Penelitian tersebut menemukan bahwa golongan darah tipe O memiliki lebih banyak volume gray matter di otak mereka dibandingkan dengan golongan darah lainnya.

Gray matter adalah tanda yang berperan dalam memproses informasi dan ingatan di otak. Semakin tua usia Anda, volume gray matter akan semakin menurun.

Artinya, volume gray matter yang lebih tinggi membuat proses penyimpanan informasi di otak dapat bertahan lebih lama seiring bertambahnya usia. Inilah yang diduga kuat membantu seseorang terhindari penyakit yang berhubungan dengan daya ingat, seperti Alzheimer dan demensia

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Posisi tidur miring memiliki manfaat untuk kesehatan Anda, arah posisi tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan. Arah mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Cara Aman Supaya Haid Selesai Lebih Cepat

Waktu haid yang lama membuat sebagian wanita jadi kerepotan. Belum lagi jika kram perut tak kunjung usai. Yuk, intip rahasia mempercepat haid selesai disini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
susah ambil darah

Kenapa Beberapa Orang Bisa Sulit Diambil Darahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit