Resesi Gingiva (Gusi Turun)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu resesi gingiva?

Resesi gingiva alias gusi surut adalah suatu kondisi di mana gusi merosot ke bawah dari permukaan gigi sehingga memperlihatkan permukaan akar gigi. Ini hanyalah satu gejala dari penyakit gusi (periodontal). Gusi surut merupakan konsekuensi serius dari kesehatan mulut yang buruk, yang dapat menyebabkan kehilangan gigi. Ada berbagai pengobatan yang tersedia, bergantung pada tingkat keparahan hilangnya jaringan. Semakin dini didiagnosis dan diobati, semakin baik hasilnya.

Seberapa umumkah resesi gingiva?

Kondisi yang juga dikenal sebagai kondisi gusi turun ini adalah masalah yang umum pada orang dewasa di atas usia 40 tahun. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi pada usia remaja atau sekitar usia 10 tahun.

Gusi turun dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala resesi gingiva (gusi turun)?

Tanda-tanda dan gejala umum dari gusi turun, meliputi:

  • Berdarah setelah menyikat gigi atau flossing
  • Gusi merah dan bengkak
  • Bau mulut tak sedap
  • Nyeri pada garis gusi
  • Gusi yang tampak turun/menyusut
  • Akar gigi yang terlihat
  • Gigi goyang

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan pengobatan dini dapat mencegah memburuknya penyakit ini dan mencegah keadaan darurat medis lainnya. Konsultasikan dengan dokter sesegera mungkin untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda mengalami tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab resesi gingiva?

Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan gusi turun, antara lain:

  • Penyakit periodontal. Ini adalah infeksi bakteri gusi yang menghancurkan jaringan gusi dan tulang penyokong yang menahan gigi untuk tetap pada tempatnya. Penyakit gusi adalah penyebab utama dari resesi gingiva.
  • GenSebagian orang bisa jadi lebih rentan terhadap penyakit gusi. Bahkan, studi menunjukkan bahwa 30% dari populasi dapat dengan mudah terkena penyakit gusi, terlepas dari seberapa baik mereka merawat gigi.
  • Menyikat gigi terlalu keras. Menyikat gigi terlalu keras atau dengan cara yang salah dapat menyebabkan enamel pada gigi menipis dan akhirnya menyebabkan gusi surut.
  • Perawatan gigi yang tidak memadai. Menyikat gigi secara tidak tepat, flossing, dan berkumur dengan obat kumur antibakteri mempermudah plak untuk berubah menjadi kalkulus (tartar). Bahan berbahaya yang menumpuk pada gigi dan di antara gigi hanya dapat dihilangkan oleh tenaga medis gigi profesional. Ini dapat menyebabkan resesi gingiva.
  • Perubahan hormon. Fluktuasi pada kadar hormon wanita seumur hidup, seperti pubertas, kehamilan, dan menopause, dapat membuat gusi menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap resesi gingiva.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko resesi gingiva (gusi turun)?

Beberapa faktor risiko dari kondisi ini meliputi:

  • Pengerasan plak yang menumpuk (tartar)
  • Merokok
  • Riwayat keluarga terkait penyakit gusi
  • Diabetes
  • HIV/AIDS
  • Obat-obatan tertentu yang menyebabkan mulut kering juga dapat meningkatkan risiko gusi turun. Mulut kering berarti mulut memiliki air liur kurang dari yang seharusnya. Tanpa cukup air liur, jaringan dalam mulut dapat menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan cedera.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana resesi gingiva didiagnosis?

Resesi gingiva dan bentuk penyakit periodontal lainnya didiagnosis oleh dokter gigi. Pemeriksaan fisik dapat mengindikasikan masalah ini. Probe juga dapat digunakan untuk mengukur kantong gusi.  Probe merupakan alat berupa penggaris kecil. Pemeriksaannya tidak menimbulkan rasa sakit. Menurut National Institute of Dental and Craniofacial Research, ukuran kantong gusi yang normal berkisar antara 1 hingga 3 milimeter. Lebih besar dari itu adalah tanda dari penyakit gusi.

Diagnosis gusi turun bisa membawa Anda ke periodontis, dokter gigi spesialis penyakit gusi. Jenis spesialis gigi ini dapat menentukan pengobatan terbaik untuk menyelamatkan jaringan gusi dan gigi Anda. Jika infeksi ditemukan pada gusi, antibiotik mungkin akan diresepkan.

Apa saja pengobatan untuk resesi gingiva (gusi turun)?

Resesi gingiva ringan mungkin dapat diobati oleh dokter gigi dengan membersihkan secara mendalam area yang terkena. Pada pembersihan mendalam ini, dikenal juga dengan scaling gigi dan root planning, plak dan tartar yang telah menumpuk pada gigi dan permukaan akar di bawah garis gusi dihilangkan dengan hati-hati. Area akar yang terlihat kemudian akan diperhalus untuk membuat bakteri lebih sulit untuk menempel.

Jika resesi gusi ini tidak dapat diobati dengan pembersihan mendalam karena hilangnya tulang yang berlebihan dan kantong yang terlalu dalam, operasi gusi mungkin diperlukan untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh resesi gingiva.

Prosedur bedah berikut digunakan untuk mengobati resesi gingiva, antara lain:

Pengurangan kedalaman kantong

Dalam prosedur ini, dokter gigi atau periodontist (dokter gusi) melipat ke belakang jaringan gusi yang terkena, menghilangkan bakteri berbahaya dari kantong gusi, dan kemudian dengan tepat mengamankan jaringan gusi pada tempatnya di atas akar gigi. Dengan begitu kantong akan menghilang atau berkurang ukurannya.

Regenerasi

Jika tulang yang menyokong gigi telah hancur akibat resesi gingiva, prosedur untuk menumbuhkan kembali tulang dan jaringan yang hilang mungkin akan dianjurkan. Seperti dalam pengurangan kedalaman kantong, dokter gigi akan melipat ke belakang jaringan gusi dan menghilangkan bakteri. Bahan regeneratif, seperti selaput, jaringan cangkok, atau protein perangsang jaringan, akan ditempatkan untuk membantu tubuh secara alami menumbuhkan kembali tulang dan jaringan di area tersebut. Setelah bahan regeneratif ditempatkan, jaringan gusi dipasangkan kembali di atas akar gigi.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi resesi gingiva?

Salah satu cara terbaik mencegah resesi gingiva adalah dengan menemui dokter gigi untuk pembersihan rutin dan check up. Meskipun jika Anda tidak mengalami gejala apa pun, dokter gigi dapat mengidentifikasi tanda-tanda awal dari penyakit gusi. Anda juga dapat mencegah masalah gusi dengan mempraktikkan kebiasaan kesehatan mulut yang cerdas. Meskipun menyikat gigi dan flossing rutin menghilangkan bakteri, partikel makanan, dan plak, tartar hanya dapat dihilangkan dengan pembersihan karang gigi. Oleh karena tartar dapat berkontribusi terhadap penyakit gusi dan gusi turun, mengunjungi dokter gigi 6 bulan sekali sangat dianjurkan untuk mencegah jenis komplikasi seperti ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: November 29, 2018 | Terakhir Diedit: November 29, 2018

Sumber