Ptosis Kelopak Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu ptosis kelopak mata?

Ptosis adalah kondisi saat kelopak mata atas Anda turun. Seiring bertambahnya usia, kelopak mata bawah sering kali mulai menurun akibat berkurangnya kekuatan otot yang mengendalikan kelopak mata. Namun, bila yang turun adalah kelopak mata atas, penglihatan Anda dapat terganggu.

Tergantung pada keparahan kondisi, ptosis dapat menghalangi atau mengurangi penglihatan, tergantung seberapa banyak kondisi ini menutupi pupil. Pada umumnya, ptosis adalah kondisi yang bisa membaik, baik secara alami atau melalui intervensi medis.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Ptosis adalah kondisi yang dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ptosis kelopak mata?

Gejala utama dari ptosis kelopak mata adalah salah satu atau kedua kelopak mata Anda mengendur. Pada beberapa kasus, ptosis adalah kondisi yang dapat mempengaruhi penglihatan Anda.

Namun, banyak orang yang tidak merasakan mengendurnya kelopak mata atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Anda mungkin juga dapat mengalami mata yang sangat kering atau sangat berair, serta wajah Anda mungkin akan terlihat lelah.

Area utama yang bermasalah ada di sekitar mata, Anda dapat mengalami nyeri, yang dapat membuat Anda terlihat lelah. Beberapa pasien yang memiliki kasus yang parah bahkan sampai perlu untuk mengadahkan kepala saat berbicara.

Dokter akan menginvestigasi kondisi untuk memastikan tidak ada kondisi penyebab. Hal ini penting terutama jika Anda mengalami sakit kepala migrain atau masalah lainnya yang muncul sejak Anda mengalami kondisi ini.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Menurunnya kelopak mata mempengaruhi tampilan atau penglihatan Anda
  • Salah satu kelopak tiba-tiba turun atau menutup
  • Kondisi ini terkait dengan gejala lain, seperti penglihatan ganda atau rasa sakit
  • Menurunnya kelopak mata pada anak-anak
  • Kondisi yang baru atau perubahan kelopak mata yang cepat pada orang dewasa.

Penyebab

Apa penyebab ptosis kelopak mata?

Berikut adalah penyebab ptosis kelopak mata:

Penyebab ptosis kelopak mata alami

Siapapun dapat mengalami kondisi ini, tapi ptosis adalah umum terjadi pada lansia karena proses penuaan alami. Tendon menempel pada otot levator, yang berperan untuk mengangkat kelopak mata.

Seiring Anda bertambah usia, otot tersebut dapat meregang dan menyebabkan kelopak mata menurun. Namun, orang berusia berapapun dapat dipengaruhi oleh ptosis. Bayi kadang lahir dengan kondisi ini, tapi kasus ini langka.

Kadang penyebab kondisiini tidak diketahui, tapi dapat disebabkan oleh trauma atau neurologis. Penyebab utama dari ptosis bawaan adalah otot levator yang tidak berkembang dengan sempurna, mempengaruhi kemampuan untuk membuka mata.

Anak-anak yang memiliki kondisi ini juga dapat mengalami amblyopia atau mata malas. Ptosis adalah kondisi yang juga dapat memperlambat atau membatasi penglihatan.

Penyebab ptosis kelopak mata akibat kondisi medis

Ptosis kelopak mata juga dapat menjadi pertanda dari kondisi medis tertentu, terutama jika kondisi mempengaruhi kedua kelopak mata. Jika hanya satu kelopak yang turun, hal ini mungkin disebabkan oleh cedera saraf atau timbilan sementara (inflamasi dan pembengkakan kelopak mata yang biasanya tidak berbahaya atau biasa juga disebut bintitan).

Dilansir dari Web MD, LASIK atau operasi katarak kadang dapat menjadi penyebab dari ptosis, sebagai akibat dari otot atau tendon yang tertarik.

Pada beberapa kasus, stroke, tumor otak, atau kanker pada saraf atau otot adalah penyebab prosis. Kelainan neurologis yang mempengaruhi saraf atau otot mata seperti myasthenia gravis dapat menyebabkan penyakit ini.

Penyakit lainnya yang menyebabkan ptosis adalah:

  • Tumor di sekitar atau di belakang mata
  • Diabetes
  • Sindrom Horner
  • Pembengkakan pada kelopak mata, seperti timbilan atau bintitan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk ptosis kelopak mata?

Faktor risiko untuk ptosis kelopak mata adalah:

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana ptosis kelopak mata didiagnosis?

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan tentang sejarah medis. Begitu Anda telah menjelaskan seberapa sering kelopak mata turun dan seberapa lama kondisi ini telah terjadi, dokter akan melakukan beberapa tes untuk melihat penyebabnya.

Selain itu, dilansir dari Healthline, pemeriksaan untuk mendiagnosis ptosis adalah:

1. Pemeriksaan slit-lamp

Pemeriksaan slit lamp dapat dilakukan agar dokter dapat melihat dengan jelas mata Anda dengan bantuan cahaya berintensitas tinggi. Mata Anda dapat dilebarkan untuk pemeriksaan ini, mungkin Anda akan merasa sedikit tidak nyaman.

2. Tes tensilon

Dokter dapat menyuntikkan obat yang disebut Tensilon (nama generik edrophonium) pada salah satu urat. Anda dapat diminta untuk menjulingkan mata atau melakukan pergerakan mata lain yang menggunakan otot mata.

Dokter akan memonitor Anda untuk melihat apakah Tensilon memperbaiki kekuatan otot. Hal ini dapat membantu menentukan apakah masalah otot merupakan penyebab dari kondisi ini.

3. Tes visual field

Tes ini dapat membantu mendeteksi masalah ptosis pada kelopak mata. Tes ini juga dilakukan untuk memeriksa kondisi mata lain, seperti kerusakan glaukoma pada saraf optik dan penyakit retina sentral atau periferal retina.

Apa saja pengobatan untuk ptosis kelopak mata?

Pengobatan untuk ptosis kelopak mata tergantung pada penyebab spesifik. Apabila kondisi merupakan akibat dari usia atau bawaan lahir, Anda mungkin tidak memerlukan perawatan.

Dokter dapat menjelaskan bahwa tidak ada yang perlu dilakukan karena biasanya kondisi ini tidak membahayakan kesehatan Anda. Namun, Anda dapat melakukan operasi plastik jika Anda ingin mengurangi penurunan kelopak mata Anda.

Apabila kelopak mata menghalangi penglihatan Anda, Anda akan memerlukan perawatan medis. Dokter dapat merekomendasikan operasi. Alternatif lain adalah kacamata yang menahan kelopak mata.

Perawatan ini paling efektif apabila penurunan kelopak mata hanya sementara, sehingga Anda tidak perlu selalu mengenakan kacamata. Kacamata juga direkomendasikan jika Anda bukan kandidat yang cocok untuk operasi.

Dokter dapat merekomendasikan operasi ptosis. Selama prosedur ini, otot levator akan dikencangkan. Hal ini akan mengangkat kelopak mata ke posisi yang diinginkan. Alternatif lain adalah operasi “sling”, di mana otot kening digunakan untuk mengangkat kelopak mata.

Untuk anak-anak yang memiliki ptosis, pengobatan yang mungkin direkomendasikan dokter adalah operasi untuk mencegah munculnya amblyopia atau mata malas.

Jika dokter melihat bahwa penurunan kelopak mata Anda disebabkan oleh kondisi lain, Anda akan dirawat untuk kondisi tersebut. Dengan begitu, kelopak mata akan berhenti menurun.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

    Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 09/06/2019 . Waktu baca 4 menit

    3 Manfaat Sawi Putih yang Sayang untuk Dilewatkan

    Selain kaya nutrisi, masih ada beragam manfaat sawi putih lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut tiga di antaranya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 01/04/2019 . Waktu baca 4 menit

    5 Tips Jitu Cegah Mata Gatal di Malam Hari, Agar Tidur Lebih Nyenyak

    Mata yang gatal di malam hari bisa menganggu kualitas tidur Anda. Agar tetap bisa tidur dengan nyenyak, yuk cegah rasa gatal dengan cara-cara berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 15/03/2019 . Waktu baca 3 menit

    Ini 4 Tanda Obat Tetes Tak Lagi Manjur Atasi Mata Kering

    Sudah coba cara dan obat ini itu tapi mata tetap terasa kering? Pahami tanda-tanda jika obat yang Anda gunakan sudah tisak ampuh mengobati mata kering.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 16/02/2019 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mata plus pada anak

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    wanita cepat tua setelah punya anak

    Wanita Lebih Cepat Tua Setelah Punya Anak, Apa Benar?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 29/08/2019 . Waktu baca 4 menit
    sindrom werner syndrome

    Sindrom Werner, Penyakit Langka yang Meniru Penuaan Dini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 26/06/2019 . Waktu baca 3 menit
    freckles di mata

    Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 16/06/2019 . Waktu baca 4 menit