Psoriasis Arthritis

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Maret 26, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu psoriasis arthritis?

Psoriasis arthritis adalah radang sendi yang terjadi pada orang yang memiliki psoriasis. Psoriasis itu sendiri adalah penyakit kronis yang ditandai dengan penebalan kulit, yang kemerahan, kering, dan bersisik.

Psoriasis adalah penyakit autoimun, yakni ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel dan jaringan tubuh yang sehat dan normal. Mekanisme kerja sistem imun yang keliru tersebut bisa memunculkan gejala berupa nyeri pada persendian, seperti penyakit arthritis.

Seberapa umumkah penyakit ini?

Sebagian besar orang dengan psoriasis terdiagnosis psoriasis arthritis. Sekitar 30 persen pasien dengan psoriasis lambat laun akan memiliki psoriasis arthritis.

Penyakit ini dapat menyerang berbagai usia (termasuk anak-anak), tetapi muncul paling sering pada usia antara 30–50 tahun. Pria dan wanita memiliki kemungkinan yang sama untuk menderita penyakit ini.

Untuk kebanyakan orang, gejala-gejalanya bisa muncul 5–10 tahun sebelum arthritis. Pada beberapa kasus, arthritis dapat muncul lebih dahulu ketimbang gejala psoriasis.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala psoriasis arthritis?

Gejala nyeri sendi khas arthritis bisa terjadi bersamaan dengan gejala psoriasis ataupun sebelum penebalan kulit dan ruam-ruam kemerahan mulai muncul. Tingkat keparahan gejala bisa bervariasi dari yang bersifat ringan hingga serius.

Agar Anda bisa membedakan gejala psoriasis arthritis dengan jenis nyeri sendi lainnya, perhatikanlah hal-hal berikut ini:

1. Nyeri sendi

Enthesitis merupakan suatu peradangan pada area di mana tendon atau ligamen berhubungan dengan tulang. Keadaan ini bisa menyebabkan rasa nyeri seperti yang terjadi pada psoriasis arthritis.

Rasa nyeri bisa berlangsung pada sendi manapun baik pada salah satu maupun pada kedua sisinya, termasuk jari dan tulang belakang.

Orang dengan psoriasis arthritis akan mengalami kekakuan, nyeri pada sendi yang ditandai dengan warna kemerahan, pembengkakan, dan rasa hangat pada sendi ketika disentuh. Kekakuan pada sendi bisa terjadi di pagi hari.

Kebanyakan kasus psoriasis arthritis menyerang sendi-sendi besar seperti pada kaki. Namun, tidak jarang penyakit ini menyerang sendi kecil seperti pada tumit maupun jari-jari. Nyeri yang terjadi bisa bersifat asimetris, maksudnya satu lutut dapat terasa nyeri, sedangkan lutut lain tidak.

2. Jari-jari membengkak

Berdasarkan data Psoriatic Arthritic, pembengkakan pada jari tangan dan kaki terjadi pada 40 persen kasus pasien dengan psoriasis arthritis.

Gejala ini jarang terjadi pada pasien dengan arthritis tipe lainnya, gejala ini akan membantu dokter dalam menegakkan diagnosis dan membedakan antara psoriasis arthritis dengan rematik.

Pembengkakan disebabkan oleh peradangan di seluruh tendon yang terdapat di sepanjang jari tangan maupun kaki.

3. Kecacatan pada jari

Selain pembengkakan, psoriasis arthritis juga bisa menyebabkan kecacatan di mana jari-jari tangan dan kaki akan menjadi bengkok dan sulit diluruskan.

Sekitar 5 persen orang yang memiliki penyakit ini kondisinya bisa terus bertambah parah, hingga akhirnya mengalami komplikasi yakni psoriatic arthritis mutilans.

Keadaan tersebut menyebabkan kerusakan pada sendi tangan, kaki, leher, dan punggung bawah. Ketika menyerang bagian tangan, jari tangan akan mengecil dan membentuk telescoping fingers. Tulang pada jari-jari tangan mengerut akibat terjadinya kerusakan jaringan.

4. Kerusakan kuku jari tangan dan kaki

Psoriasis arthritis dapat menyebabkan jari tangan dan jari kaki Anda mengalami perubahan warna, kerusakan, atau bahkan terlepas. Gejala ini terjadi pada kurang lebih 5 persen pasien, dan lebih sering menyerang pria dibandingkan wanita.

6. Gampang lelah

Sama seperti kondisi penyakit autoimun lain, psoriasis arthritis menyebabkan badan lebih gampang lelah atau lemas.Rasa nyeri pada sendi yang tak tertahankan dan masalah psikologis seperti depresi bisa menyebabkan penderita akan lebih mudah lelah.

7. Masalah penglihatan

Masalah yang timbul pada mata akibat psoriasis arthritis adalah peradangan pada mata yang dikenal dengan konjungtivitis atau iritis. Hal ini dapat menyebabkan penglihatan kabur, mata nyeri, merah, dan sensitif terhadap cahaya.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda merasa mengalami gejala-gejala di atas, temui dokter segera untuk menjalani pemeriksaan. Bicarakan dengan dokter jika penyakit Anda:

  • Berlangsung terus-menerus dan membuat Anda sakit serta tidak nyaman
  • Membuat Anda khawatir terhadap penampilan diri
  • Masalah sendi, seperti nyeri, bengkak mengganggu aktivitas sehari-hari
  • Sulit melakukan rutinitas sehari-hari

Segera cari saran medis jika tanda dan gejala memburuk atau tidak juga membaik dengan perawatan. Itu tandanya, Anda butuh obat berbeda atau kombinasi perawatan lain untuk membantu mengendalikannya.

Penyebab

Apa penyebab dan faktor risiko dari psoriasis arthritis?

Psoriasis terjadi ketika sistem imun melawan sel-sel dan jaringan sehat sehingga menyebabkan berlebihnya produksi sel kulit dan peradangan pada persendian.

Penyebab mengapa sistem imun malah menyerang sel tubuh yang sehat belum diketahui secara pasti. Namun, terdapat faktor yang berasal dari lingkungan dan genetik yang memicu terjadinya kondisi tersebut, seperti:

  • kondisi autoimun
  • riwayat penyakit psoriasis dari keluarga
  • perubahan hormon
  • stres
  • luka pada kulit
  • infeksi bakteri dan virus
  • penggunaan obat-obatan tertentu
  • konsumsi alkohol berlebih
  • kebiasaan merokok

Baik psoriasis arthritis maupun psoriasis sendiri merupakan penyakit jangka panjang yang berlangsung menahun. Meski demikian, suatu waktu gejala bisa mereda bahkan hilang sepenuhnya dalam waktu lama. Faktor pemicu bisa menyebabkan gejala kembali kambuh.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana dokter mendiagnosis penyakit ini?

Sebelum dokter memberikan pengobatan, proses diagnosis terlebih dahulu akan dilakukan. Dokter akan mendiagnosis penyakit ini melalui gejala psoriasis arthritis yang muncul. Umumnya tidak dibutuhkan pengujian atau tes untuk memastikan hasil diagnosis dari identifikasi gejala.

Namun terdapat tes yang dilakukan untuk membedakan penyakit ini dengan penyakit lain yang menyebabkan rasa nyeri pada sendi seperti rematik.

Tes yang dilakukan adalah rheumatoid factor untuk memeriksa keterdapatan antibodi yang biasa ditemukan pada penderita rematik.

Apa pilihan obat dan pengobatan untuk psoriasis arthritis?

Sebagaimana penyakit asalnya psoriasis, penyakit ini tidak bisa dihilangkan sepenuhnya dari tubuh. Tujuan dari pengobatan adalah mengendalikan dan meredakan gejala.

Pengobatan untuk penyakit ini cukup bervariasi, mulai dari penggunaan obat oral hingga menginjeksikan obat pada bagian sistem imun tertentu.

Beberapa pilihan pengobatan untuk psoriasis arthritis yang bisa dilakukan di antaranya adalah:

1. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)

Obat ini berguna untuk menghilangkan rasa sakit dan peradangan pada sendi. Jenis obat NSAID yang bisa digunakan adalah ibuprofen dan naproxen sodiumUntuk obat dengan dosis yang lebih tinggi biasanya hanya bisa didapatkan dari resep dokter.

Beberapa efek samping bisa muncul karena menggunakan obat ini, beberapa di antaranya adalah iritasi saluran pencernaan, gangguan jantung, hati, dan kerusakan ginjal.

2. Disease-modifying antirheumatic drugs (DMARDs)

Sementara obat yang dapat memperbaiki sekaligus mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah pada sendi adalah obat jenis DMARDs. Obat-obat yang biasanya diberikan oleh dokter adalah leflunomide dan sulfasalazine. Efek samping yang muncul bisa bervariasi, termasuk kerusakan pada hati dan infeksi paru-paru.

3. Imunosupresan

Imunosupresan adalah obat yang berfungsi mengontrol pengaruh gangguan sistem imun yang disebabkan oleh psoriasis. Beberapa jenis obat imunosupresan yang digunakan adalah azathioprine dan ciclosporin. Penggunaan obat ini dapat meningkatkan risiko infeksi pada tubuh.

4. Pengobatan biologis

Obat-obatan yang bisa mempengaruhi respon biologis tubuh  juga diperlukan dalam pengobatan penyakiy ini. Cara kerja obat ini adalah dengan menargetkan bagian-bagian tertentu pada sistem imun yang memicu terjadinya peradangan dan kerusakan pada sendi.

Jenis obat yang digunakan adalah adalimumab, certolizumab, etanercept, golimumab, dan lain-lain. Penggunaan obat ini dapat dikombinasikan dengan obat DMARDs dan methotrexate.

Pengobatan biologis dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah.

Pada kondisi yang lebih parah di mana pengobatan melalui obat-obatan tidak bisa lagi mengatasi gejala nyeri sendi, injeksi steroid pada bagian sendi yang terdampak dapat dilakukan untuk mengurangi peradangan dengan cepat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi psoriasis arthritis?

Selain dengan pengobatan medis dari dokter, pengobatan alternatif untuk psoriasis dengan bahan alami dan perawatan kulit secara rutin bisa membantu proses pemulihan penyakit.

Di rumah, berikut adalah berbagai perawatan mandiri untuk mengendalikan gejala psoriasis arthritis:

  • Menjaga pola makan untuk mengendalikan berat badan.
  • Kompres persendian yang sakit dengan kompres hangat, atau kompres dingin pada kulit yang gatal meradang.
  • Oles gel lidah buaya untuk menenangkan kulit dari rasa nyeri dan kemerahan.
  • Tempelkan koyo untuk mengobati nyeri sendi.
  • Hindari dan kurangi stres.
  • Rutin olahraga seperti yoga, taichi, dan latihan meditasi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan Mei 9, 2020

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan Mei 4, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 19, 2020
Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020
3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Monika Nanda
Tanggal tayang Mei 14, 2020
5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Willyson Eveiro
Tanggal tayang Mei 12, 2020