Lenting

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu lenting?

Lenting adalah sebuah keadaan seperti melepuh yang muncul pada kulit, berbentuk gelembung yang mengandung cairan dengan ukuran bervariasi. Ukuran lepuhan ini dari kecil seperti kepala peniti sampai diameter lebih dari 1 cm. 

Kondisi ini biasanya terbentuk di tumit, telapak kaki, tapi juga bisa terbentuk di tangan ketika bersepeda tanpa sarung tangan. Seringnya, seseorang terkena lenting jika memakai sepatu yang kekecilan tau tidak memakai kaus kaki saat memakai sepatu.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Setiap orang bisa terkena lenting, khususnya atlet. Gejala ini bisa menghampiri berbagai usia. Anda bisa membatasi terkena gejala ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lenting?

Tanda-tanda dan gejala paling umum kulit yang terkena lenting adalah kulit kemerahan dan terasa seperti terbakar, yang kemudian disertai rasa nyeri pada kulit.

Mungkin ada gejala lain yang tidak disebutkan. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Kebanyakan lepuhan kulit sembuh sendiri setelah 3-7 hari tanpa pengobatan. Namun, temui dokter jika Anda melihat penampakan gejala seperti:

  • Lepuhan kulit Anda sangat menyakitkan.
  • Lepuhan kulit menerus datang kembali.
  • Anda mencurigai lepuhan kulit Anda terinfeksi. Tanda-tanda terinfeksi herpes, lenting akan memiliki nanah berwarna kuning atau hijau, dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, dan panas.
  • Jangan abaikan lepuhan kulit , karena mungkin menyebabkan impetigo dan komplikasi lain, seperti peradangan atau infeksi sel darah.
  • Jika Anda memiliki lepuhan kulit di tempat-tempat yang tidak biasa seperti di kelopak mata, di dalam mulut, atau jika lepuhan kulit muncul setelah Anda terbakar sinar matahari, luka bakar parah, melepuh, atau Anda meyakini gejala-gejala tersebut merupakan reaksi alergi setelah paparan kimia atau zat lainnya.

Penyebab

Apa penyebab lenting?

Penyebab paling umum dari timbulnya lenting adalah karena adanya gesekan antara pakaian atau perlengkapan olahraga dengan kulit dalam waktu lama. Hal ini akan menyebabkan kulit paling luar terkelupas dari bawah dan dipenuhi cairan. 

Selain itu, menggunakan alat tertentu yang tidak cocok juga dapat menyebabkan lecet dan lenting. Faktor-faktor lain bisa termasuk kulit lembap, kaki datar, luka bakar, penyakit yang menyebabkan lenting seperti peradangan interstitial di bawah jempol dan jari kaki.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, berikut berbagai macam penyebab lepuhan kulit :

1. Iritasi

Lenting dapat disebabkan oleh faktor fisik yang mengiritasi kulit, seperti gesekan (menggosok kulit), bahan kimia yang mengiritasi, atau suhu yang terlalu panas atau dingin. Lenting juga dapat disebabkan oleh dermatitis kontak.

Lebih pada kaki dapat disebabkan oleh sepatu yang terlalu ketat atau menggosok di satu area tertentu. Segala jenis luka bakar, bahkan terbakar matahari, juga dapat menyebabkan lepuh. 

2. Alergi

Dermatitis kontak alergi, suatu bentuk dermatitis atau eksim, dapat menyebabkan lepuhan kulit . Kondisi ini disebabkan oleh alergi terhadap bahan kimia atau racun. 

3. Infeksi

Infeksi yang menyebabkan lenting termasuk impetigo bulosa, herpes simpleks, cacar air dan herpes zoster, serta coxsackievirus. 

4. Penyakit kulit

Banyak penyakit kulit yang menyebabkan kondisi ini. Contohnya termasuk dermatitis herpetiformis, pemfigoid, dan pemfigus. Ada juga bentuk yang diwariskan dari kondisi kulit yang melepuh, seperti epidermolysis bullosa (di mana tekanan atau trauma biasanya menyebabkan lepuhan kulit ) dan porfiria cutanea tarda (di mana paparan sinar matahari memicu lepuhan kulit ). 

5. Pengobatan

Banyak obat, seperti asam nalidiksat (NegGram) dan furosemide (Lasix), dapat menyebabkan reaksi kulit ringan hingga lenting. Obat lainnya, seperti doksisiklin (Vibramycin), dapat meningkatkan risiko kulit terbakar dan membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk lenting?

Seseorang akan berisiko lebih tinggi mendapatkan Lepuhan kulit , jika:

  • Menggaruk kulit Anda untuk waktu yang lama.
  • Paparan api, uap, atau menyentuh sesuatu yang panas.
  • Cuaca yang sangat dingin.
  • Paparan penyebab iritasi atau alergi.

Pada kasus tertentu, lenting disebabkan oleh reaksi obat-obatan. Jika Anda menderita lepuhan kulit ketika menggunakan obat, cari pertolongan medis dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Tidak memiliki faktor-faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat sakit. Faktor-faktor ini umum dan hanya referensi. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk detil lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk lenting?

Tujuan pengobatannya mengurangi rasa sakit, mencegah spot munculnya lenting yang lebih banyak, dan menghindari penyebaran infeksi. Titik kecil lenting yang tidak pecah biasanya tidak sakit, aman, dan bisa ditutup dengan perban longgar. 

Untuk mengatasi lepuhan kulit , American Academy of Dermatology Association menyarankan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Tutupi lepuhan kulit. Tutup lenting dengan perban yang longgar. Letakkan perban, sehingga bagian tengah balutan sedikit terangkat. 
  2. Gunakan bantalan. Cara ini dilakukan untuk melindungi lecet di area bertekanan, seperti bagian bawah kaki. 
  3. Jangan memencet atau mengeringkan lenting, karena ini dapat menyebabkan infeksi. 
  4. Jaga area bersih dan tertutup. Setelah area terkuras, cuci area tersebut dengan sabun dan air. Jangan lepaskan lenting, karena ini akan melindungi kulit saat sembuh. 

Untuk ukuran lepuhan kecil yang telah pecah, gunakan perban lembut dan ratakan di area yang sensitif. Jika lenting pecah di tempat terbuka, bersihkan kulit dan gunakan krim antiseptik (polymyxin B atau bacitracin) atau salep steril dan perban.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kondisi ini?

Dokter Anda akan mendiagnosis berdasarkan hubungan lepuhan kulit, lokasi lepuhan di kulit, serta riwayat medis Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi lenting?

Beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi lenting adalah:

  • Gunakan kapur untuk menjaga kaki tetap kering.
  • Hindari menggaruk atau menggosok kulit yang terdapat lenting.
  • Gunakan kaus kaki ketika memakai sepatu.
  • Gunakan sepatu yang pas dan nyaman. Lepas sepatu pada siang atau sore hari untuk mengistirahatkan kaki setelah seharian berjalan. Lakukan hal yang sama jika Anda ingin membeli sepatu baru, karena sepatu akan menyesuaikan dengan ukuran terbesar kaki sehingga menghindari terjadinya lecet.
  • Hindari memakai sepatu atau kegiatan berat sampai lenting sembuh.
  • Pijat kaki Anda dengan lanolin (ekstrak lemak dari bulu domba) setiap malam selama sebulan sebelum berjalan atau banyak berlari.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

Selain menimbulkan gejala yang muncul pada kulit, komplikasi dermatitis bisa saja terjadi. Apa saja dampak panjang dari penyakit ini yang mungkin terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dermatitis Numularis (Eksim Diskoid)

Eksim numular, dikenal juga sebagai dermatitis numularis atau eksim discoid, adalah kondisi kronis yang menyebabkan bercak berbentuk koin pada kulit.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah iritasi kulit yang tidak berbahaya bagi kesehatan tetapi dapat mengganggu. Dermatitis kontak adalah penyakit yang disebabkan oleh paparan kulit terhadap penyebab iritasi (iritan), seperti bahan kimia pada kosmetik atau tanaman beracun. Simak lebih lanjut tentang penyebab, gejala, dan obat dermatitis kontak berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Mengenal Fototerapi, Terapi Cahaya untuk Penyakit Kulit dengan Sinar UV

Pengobatan penyakit kulit dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan fototerapi atau terapi cahaya. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Kulit 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyeri atau sakit punggung

Nyeri Punggung, Ketahui Penyebab Hingga Pengobatan yang Efektif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
atrofi otot

Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
pertolongan pertama disiram air keras

Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan Jika Terkena Air Keras

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit