Laringitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu laringitis (radang pita suara)?

Laringitis atau radang pita suara adalah suatu kondisi di mana pita suara membengkak sehingga suara menjadi serak. Pita suara adalah lipatan membran mukosa pada laring.

Saat meradang, suara yang terbentuk dari udara yang melewati pita suara menyebabkan suara parau. Dikutip dari situs Columbia University Department of Otolaryngology Head and Neck Surgery, laringitis biasanya hilang dalam waktu 2-3 minggu, tapi penyakit ini dapat bertahan lebih lama, sehingga disebut dengan laringitis kronis.

Perbedaan radang laring yang kronis dan akut

Selain durasi yang lebih panjang yaitu sekitar tiga minggu, proses terjadinya laringitis kronis dan akut memiliki perbedaan:

  • Gejala peradangan pada laringitis kronis lebih serius dibandingkan pada laringitis akut.
  • Laringitis akut biasanya terjadi ketika laring sedang terinfeksi oleh bakteri atau virus, sedangkan pada laringitis kronis biasanya sudah bukan disebabkan oleh infeksi melainkan peradangan menetap pada laring.
  • Radang laring akut dapat diatasi dengan banyak minum air putih serta penggunaan obat antibiotik (jika diakibatkan oleh infeksi bakteri) serta obat lain untuk meringankan gejala seperti batuk-batuk. Sedangkan laringitis kronis diatasi dengan meminimalisir pemicu dari peradangan tersebut serta terapi bicara juga dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari berbicara dengan suara serak.

Selain itu, laringitis kronis juga dapat pertanda dari gejala dari kondisi kesehatan yang lebih serius seperti penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan menetap. Meskipun demikian ketika laringitis kronis membaik tidak terdapat gangguan lainnya yang signifikan di luar periode mengalami laringitis.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi ini cukup sering terjadi. Penyakit ini biasanya terjadi pada orang yang bekerja dengan banyak bicara atau menyanyi. Orang yang mengonsumsi alkohol berlebih atau rutin merokok dan terpapar asapnya berisiko mengalami gangguan pada pita suara, termasuk radang.

Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko yang ada. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala laringitis (radang pita suara)?

Gejala utama laringitis yaitu suara menjadi lebih berat, serak, atau hilang. Gejala lainnya dapat berupa:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Suara parau
  • Tenggorokan kering atau gatal
  • Pembesaran kelenjar getah bening atau kelenjar di leher.

Gejala tersebut dapat muncul secara bergantian, tapi suara Anda akan serak dapat selama penyakit ini masih menyerang. Peradangan juga dapat menjadi tanda jika ada penyakit lainnya lainnya seperti flu atau radang tonsil, sehingga menyebabkan munculnya gejala seperti pembengkakan kelenjar sekitar tenggorokan, kelelahan, sakit kepala dan gejala pilek.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Laringitis biasanya bukanlah kondisi yang serius, Anda dapat mengobati laringitis akut sendiri, seperti beristirahat dan banyak minum air. Meski begitu Anda tetap harus membuat janji dengan dokter jika gejala berlangsung lebih dari 2 minggu.

Selain itu Anda juga membutuhkan penanganan medis segera jika mengalami gejala berikut ini:

  • Sesak
  • Batuk darah
  • Demam tidak membaik
  • Sakit tenggorokan semakin parah
  • Sulit menelan

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab laringitis (radang pita suara)?

Ada berbagai penyebab suara serak akibat radang pita suara, beberapa yang paling sering adalah flu atau terlalu banyak menggunakan suara (menyanyi atau berteriak) dan infeksi virus. Terdapat pula beberapa penyebab lain, yaitu:

  • Reaksi alergi
  • Infeksi
  • Bronkitis
  • Gastroesophageal reflux disese (GERD);
  • Trauma;
  • Bahan kimia dan stimulator;
  • Pneumonia;
  • Infeksi saluran pernapasan atas akut

Beberapa bentuk laringitis pada anak dapat menyebabkan obtruksi (penyumbatan) saluran napas yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian, seperti penyakit Croup dan epiglotitis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko laringitis (radang pita suara)?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi, yaitu:

  • Infeksi saluran napas, seperti flu, bronkitis, sinusitis.
  • Paparan terhadap bahan iritan seperti asap rokok, meminum asam yang terlalu banyak, atau bahan kimia saat bekerja.
  • Menggunakan suara Anda secara berlebih, seperti bicara terlalu banyak, terlalu  keras, berteriak, atau menyanyi.

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini.  Faktor ini hanyalah referensi saja. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk laringitis (radang pita suara)?

Untuk laringitis yang ringan, Anda dapat mengobatinya dengan obat non aspirin, seperti asetaminofen, dapat digunakan sebagai tambahan pada sirup obat batuk, antinyeri untuk meredakan gejala Anda.

Anda juga harus beristirahat dengan berbicara secukupnya atau menggunakan catatan dibanding berbicara seperti biasa. Jika penyebab kondisi ini adalah infeksi bakteri, dokter Anda akan memberikan antibiotik.

Untuk penanganan sementara, Anda bisa menggunakan kumur air hangat yang telah dicampur garam. Garam merupakan barang dapur antimikroba yang bisa meredakan sakit tenggorokan akibat infeksi bakteri.

Selain itu, disarankan juga untuk tidak berbisik di kala suara Anda mulai serak dan menghilang. Berbisik di kondisi sakit tenggorokan ini akan memperburuk kondisi Anda. Karena saat berbisik, otot di tenggorokan akan bekerja lebih keras.

Jika penyebab kondisi adalah tumor, dokter dapat melakukan pengangkatan tumor dengan operasi pita suara.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah penyebab suara serak adalah infeksi saluran napas atau bukan. Pasien dengan suara serak lebih dari 1 bulan (khususnya perokok) membutuhkan pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorokan untuk memeriksa tenggorokan dan saluran napas atas.

Dokter Anda dapat melakukan laringoskopi atau biopsi untuk memastikan diagnosis.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi laringitis (radang pita suara)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi suara hilang akibat laringitis:

  • Jadwalkan kontrol untuk memonitor perkembangan gejala dan kesehatan Anda
  • Dengarkan anjuran dokter, tidak sembarang meminum obat dan tidak semena-mena berhenti mengonsumsi obat yang diresepkan.
  • Gunakan penghangat atau nebulizer
  • Menjaga kesehatan pita suara dengan banyak minum air. Sup hangat seperti sup ayam dapat dikonsumsi.
  • Hubungi dokter Anda jika Anda demam atau sulit bernapas, atau gejala lebih dari 2 minggu.
  • Istirahatkan suara Anda sebanyak mungkin
  • Hindari merokok
  • Hindari zat iritan seperti debu, asap dan zat kimia lainnya
  • Hindari penggunaan obat kumur sementara waktu
  • Lakukan perubahan pola makan jika sering mengalami refluks asam lamung dengan menghindari makanan asam, pedas atau terlalu berlemak
  • Perkuat daya tahan tubuh jika rentan mengalami infeksi saluran napas seperi influenza dengan melakukan vaksinasi dan menjaga kebersihan personal.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Atresia Esofagus

Esophageal atresia atau atresia esofagus adalah salah satu cacat lahir pada bayi. Cari tahu gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 6 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Menyebalkan memang jika terkena flu saat puasa. Namun, tahukah Anda jika kena flu saat puasa justru akan membuat tubuh lebih baik dan Anda cepat pulih?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 4 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Ragam Bahan Tradisional sebagai Obat Alami untuk Batuk Kering dan Berdahak

Selain obat warung, bahan juga alami bisa digunakan untuk meredakan batuk kering ataupun berdahak. Berikut beberapa obat batuk tradisional yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 24 Oktober 2019 . Waktu baca 9 menit

Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Jika ingin menghindari risiko efek samping dari obat apotek, sebaiknya gunakan berbagai obat batuk alami untuk ibu hamil ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Health Centers 4 Oktober 2019 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
mual saat hamil

Batuk Terus Bikin Lelah, Pelajari Teknik Batuk Efektif Berikut!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 17 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
dada sakit saat batuk

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
Batuk ke arah siku etika batuk

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 2 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit