Kelainan Refraksi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kelainan refraksi mata?

Kelainan refraksi adalah gangguan pada mata yang sangat umum. Kondisi ini terjadi saat mata tidak dapat terfokus dengan jelas pada gambar di sekitar. Gangguan refraksi ini mengakibatkan pandangan yang kabur, kadang sangat parah sehingga menyebabkan gangguan penglihatan.

Ada 4 jenis kelainan refraksi yang paling umum, yaitu:

  • Miopi (rabun jauh). Kesulitan melihat objek berjarak jauh dengan jelas
  • Hipermetropi (rabun dekat). Kesulitan melihat objek dengan jarak dekat dengan jelas
  • AstigmatismeKondisi ini dapat mendistorsi penglihatan yang disebabkan dari lekukan kornea (lapisan bola mata)  yang tidak normal
  • Gangguan refraksi. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan dalam membaca atau melihat dalam jangka dekat, terkait dengan penuaan dan terjadi hampir di seluruh dunia.

Gangguan refraksi tidak dapat dicegah, tapi dapat didiagnosis dengan pemeriksaan mata dan diatasi dengan kacamata, lensa kontak, atau operasi refraksi. Apabila diperbaiki dengan tepat waktu dan dengan ahli mata, kondisi ini tidak mengganggu perkembangan dan fungsi  penglihatan.

Seberapa umum kondisi ini?

Menurut WHO, diperkirakan 153 juta orang di seluruh dunia memiliki gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi  mata yang tidak diatasi.

Namun, kelainan refraksi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kelainan refraksi mata?

Ada berbagai tanda dan gejala dari kelainan refraksi mata. Pandangan kabur adalah gejala paling umum dari gangguan refraksi.

Beberapa tanda dan gejala umum lainnya dapat meliputi:

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini dari memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda dan lakukan tes penglihatan segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kelainan refraksi mata?

Gangguan refraksi (miopi, hipermetropi, astigmatisme, presbiopi) menyebabkan gambar yang tidak fokus jatuh pada retina.

Gangguan refraksi yang tidak diperbaiki, yang menyerang orang dengan segala usia dan kelompok etnis, merupakan penyebab utama dari gangguan penglihatan.

Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan kesempatan edukasi dan pekerjaan, menurunnya produktivitas dan terganggunya kualitas hidup.

Faktor risiko

Apa yang membuat saya lebih berisiko terkena kelainan refraksi mata?

Ada banyak faktor risiko untuk kelaianan refraksi mata, yaitu:

1. Genetik

Database dari The Online Mendelian Inheritance in Man (OMIM) mencatat 261 kelainan genetik dengan miopi sebagai salah satu gejala. Miopi dapat ditemukan pada penyakit jaringan ikat turunan, seperti Knobloch syndrome, Marfan syndrome, dan Stickler syndrome.

2. Lingkungan

Pada studi presdiposisi genetik dari kesalahan refraktif, terdapat kaitan antara faktor lingkungan dan risiko terhadap miopi.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan.

Pasien berpartisipasi dengan memberi tahu dokter kekuatan kacamata yang memberikan gambar paling jelas, yang membantu dokter menyesuaikan resolusi.

Pada pasien yang tidak dapat memberikan masukan yang diperlukan (termasuk orang dengan gangguan fisik dan kognitif atau anak kecil), dokter dapat melihat kesalahan refraksi melalui proses yang disebut retinoskopi.

Untuk melakukan retinoskopi, dokter menggunakan perangkat retinoskop untuk menyinari mata pasien. Dokter kemudian mencoba berbagai lensa sementara mengawasi refleksi cahaya, atau refleks, pada mata pasien untuk menentukan kekuatan yang tepat.

Bagaimana kelainan refraksi mata ditangani?

Gangguan refraksi dapat diperbaiki dengan beberapa perawatan seperti kacamata, lensa kontak, atau operasi.

Kacamata adalah cara paling mudah dan aman untuk memperbaiki kelainan refraksi mata. Dokter akan memberikan lensa yang tepat untuk memperbaiki gangguan refraksi dan memberikan penglihatan yang optimal.

Lensa kontak bekerja dengan menjadi permukaan refraksi pertama untuk sinar memasuki mata, menyebabkan refraksi atau fokus yang lebih tepat.

Pada banyak kasus, lensa kontak memberikan penglihatan yang lebih jelas, luas, dan lebih nyaman. Lensa kontak merupakan pilihan yang aman dan efektif apabila sesuai dan digunakan dengan benar.

Sangat penting untuk membersihkan tangan dan lensa kontak sesuai petunjuk untuk mengurangi risiko infeksi. Apabila Anda memiliki kondisi tertentu yang menyebabkan Anda tidak dapat menggunakan lensa kontak, diskusikan dengan dokter.

Operasi refraksi bertujuan untuk mengubah bentuk kornea secara permanen. Perubahan pada bentuk mata dapat mengembalikan fokus mata dengan membantu sinar cahaya fokus dengan tepat pada retina untuk penglihatan yang lebih baik.

Ada berbagai jenis operasi refraksi. Dokter dapat membantu Anda memutuskan apakah operasi merupakan pilihan yang tepat untuk Anda.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mencegah dan mengatasi kelainan refraksi mata?

Salah satu cara terpenting dalam mencegah kelainan refraksi mata adalah dengan melakukan pemeriksaan refraksi atau tes penglihatan secara rutin. Tes ini dapat memberi tahu dokter tentang perawatan yang Anda butuhkan dalam penggunaan kacamata dan lensa kontak. 

Pemeriksaan mata secara teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan penglihatan Anda. Pemeriksaan ini termasuk dalam kunjungan rutin Anda ke dokter mata, tanpa persiapan apapun. 

Orang dewasa yang sehat dianjurkan untuk menjalani tes setiap dua tahun sekali. Sementara itu, anak-anak sebaiknya menjalani pemeriksaan tersebut setiap satu atau dua tahun sekali, sejak memasuki usia 3 tahun. 

Dikutip dari Healthline, Jika Anda berusia lebih dari 60 tahun dengan riwayat glaukoma, Anda perlu menjalani tes refraksi setiap satu tahun sekali. 

Glaukoma terjadi ketika tekanan menumpuk di mata, sehingga dapat merusak retina dan saraf optik. Pemeriksaan rutin akan membantu dokter melihat apakah ada kondisi khusus yang terjadi pada mata Anda terkait dengan penuaan. 

Selain itu, gaya hidup dan perawatan yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengatasi kelainan refraksi:

  • Kendalikan kondisi kesehatan kronis. Kondisi tertentu, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes dapat memengaruhi penglihatan apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat.
  • Lindungi mata dari sinar matahari. Kenakan kacamata hitam yang menangkal radiasi ultraviolet.
  • Hindari cedera mata. Gunakan pelindung mata saat melakukan beberapa aktivitas tertentu, seperti berolahraga, memotong rumput, melukis atau menggunakan produk lain dengan asap beracun.
  • Makan makanan sehatCoba untuk makan banyak buah dan sayuran. Buah dan sayuran umumnya mengandung kadar antioksidan yang tinggi serta vitamin A dan beta karoten yang penting untuk menjaga penglihatan yang sehat.
  • Menggunakan kacamata yang tepat. Kacamata yang tepat dapat mengoptimalkan penglihatan Anda. Memeriksakan mata secara rutin akan memastikan resep kacamata Anda sesuai.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber