Kelainan Refraksi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu kelainan refraksi?

Kelainan refraksi adalah gangguan pada mata yang sangat umum. Kondisi ini terjadi saat mata tidak dapat terfokus dengan jelas pada gambar di sekitar. Gangguan refraksi ini mengakibatkan pandangan yang kabur, kadang sangat parah sehingga menyebabkan gangguan penglihatan.

Ada 4 jenis kelainan refraksi yang paling umum, yaitu:

  • Miopi (rabun jauh). Kesulitan melihat objek berjarak jauh dengan jelas
  • Hipermetropi (rabun dekat). Kesulitan melihat objek dengan jarak dekat dengan jelas
  • AstigmatismeKondisi ini dapat mendistorsi penglihatan yang disebabkan dari lekukan kornea (lapisan bola mata)  yang tidak normal
  • Gangguan refraksi. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan dalam membaca atau melihat dalam jangka dekat, terkait dengan penuaan dan terjadi hampir di seluruh dunia.

Gangguan refraksi tidak dapat dicegah, namun dapat didiagnosis dengan pemeriksaan mata dan diatasi dengan kacamata, lensa kontak, atau operasi refraksi. Apabila diperbaiki dengan tepat waktu dan dengan ahli mata, kondisi ini tidak mengganggu perkembangan dan fungsi  penglihatan.

Seberapa umum kelainan refraksi?

Menurut WHO, diperkirakan 153 juta orang di seluruh dunia memiliki gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak diatasi.

Namun, kelainan refraksi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gangguan refraksi?

Ada berbagai tanda dan gejala dari kelainan refraksi. Pandangan kabur adalah gejala paling umum dari gangguan refraksi.

Beberapa tanda dan gejala umum lainnya dapat meliputi:

  • Penglihatan ganda
  • Mata seperti terhalang kabut
  • Silau atau lingkaran cahaya di sekitar cahaya terang
  • Menyipitkan mata
  • Sakit kepala
  • Mata tegang

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini dari memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kelainan refraksi?

Gangguan refraksi (miopi, hipermetropi, astigmatisme, presbiopi) menyebabkan gambar yang tidak fokus jatuh pada retina. Gangguan refraksi yang tidak diperbaiki, yang menyerang orang dengan segala usia dan kelompok etnis, merupakan penyebab utama dari gangguan penglihatan. Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan kesempatan edukasi dan pekerjaan, menurunnya produktivitas dan terganggunya kualitas hidup.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya lebih berisiko terkena gangguan refraksi?

Ada banyak faktor risiko untuk gangguan refraksi, yaitu:

1. Genetik

Database dari The Online Mendelian Inheritance in Man (OMIM) mencatat 261 kelainan genetik dengan miopi sebagai salah satu gejala. Miopi dapat ditemukan pada penyakit jaringan ikat turunan, seperti Knobloch syndrome, Marfan syndrome, dan Stickler syndrome.

2. Lingkungan

Pada studi presdiposisi genetik dari kesalahan refraktif, terdapat kaitan antara faktor lingkungan dan risiko terhadap miopi.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana gangguan refraksi didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan. Pasien berpartisipasi dengan memberi tahu dokter kekuatan kacamata yang memberikan gambar paling jelas, yang membantu dokter menyesuaikan resolusi.

Pada pasien yang tidak dapat memberikan masukan yang diperlukan (termasuk orang dengan gangguan fisik dan kognitif atau anak kecil), dokter dapat melihat kesalahan refraksi melalui proses yang disebut retinoskopi.

Untuk melakukan retinoskopi, dokter menggunakan perangkat retinoskop untuk menyinari mata pasien. Dokter kemudian mencoba berbagai lensa sementara mengawasi refleksi cahaya, atau refleks, pada mata pasien untuk menentukan kekuatan yang tepat.

Bagaimana kelainan refraksi ditangani?

Gangguan refraksi dapat diperbaiki dengan beberapa perawatan seperti kacamata, lensa kontak, atau operasi.

Kacamata adalah cara paling mudah dan aman untuk memperbaiki kelainan refraksi. Dokter akan memberikan lensa yang tepat untuk memperbaiki gangguan refraksi dan memberikan penglihatan yang optimal.

Lensa kontak bekerja dengan menjadi permukaan refraksi pertama untuk sinar memasuki mata, menyebabkan refraksi atau fokus yang lebih tepat. Pada banyak kasus, lensa kontak memberikan penglihatan yang lebih jelas, luas, dan lebih nyaman. Lensa kontak merupakan pilihan yang aman dan efektif apabila sesuai dan digunakan dengan benar.

Sangat penting untuk membersihkan tangan dan lensa kontak sesuai petunjuk untuk mengurangi risiko infeksi. Apabila Anda memiliki kondisi tertentu yang menyebabkan Anda tidak dapat menggunakan lensa kontak, diskusikan dengan dokter.

Operasi refraksi bertujuan untuk mengubah bentuk kornea secara permanen. Perubahan pada bentuk mata dapat mengembalikan fokus mata dengan membantu sinar cahaya fokus dengan tepat pada retina untuk penglihatan yang lebih baik. Ada berbagai jenis operasi refraksi. Dokter dapat membantu Anda memutuskan apakah operasi merupakan pilihan yang tepat untuk Anda.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mencegah dan mengatasi kelainan refraksi?

Berikut adalah gaya hidup dan perawatan yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengatasi kelainan refraksi:

  • Periksakan mata secara rutin
  • Kendalikan kondisi kesehatan kronis. Kondisi tertentu, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi dapat memengaruhi penglihatan apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat.
  • Lindungi mata dari sinar matahari. Kenakan kacamata hitam yang menangkal radiasi ultraviolet.
  • Hindari cedera mata. Gunakan pelindung mata saat melakukan beberapa aktivitas tertentu, seperti berolahraga, memotong rumput, melukis atau menggunakan produk lain dengan asap beracun.
  • Makan makanan sehat. Coba untuk makan banyak buah dan sayuran. Buah dan sayuran umumnya mengandung kadar antioksidan yang tinggi serta vitamin A dan beta karoten yang penting untuk menjaga penglihatan yang sehat.
  • Menggunakan kacamata yang tepat. Kacamata yang tepat dapat mengoptimalkan penglihatan Anda. Memeriksakan mata secara rutin akan memastikan resep kacamata Anda sesuai.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Desember 17, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 17, 2018

Sumber