Hipokondria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu hipokondria?

Hipokondria adalah kekhawatiran berlebihan atau obsesi dengan pemikiran bahwa Anda sedang atau mungkin sakit parah, padahal bisa jadi tidak menunjukkan gejala fisik sama sekali. Ketika mengalami kondisi ini, Anda mungkin memercayai bahwa respons tubuh yang normal atau gejala minor merupakan gejala penyakit serius, walau pemeriksaan medis tidak menunjukkan kondisi yang serius.

Hipokondria termasuk gangguan cemas dan/atau gangguan somatisasi, sering juga disebut sebagai kecemasan kesehatan.

Apabila Anda memiliki kondisi medis atau berisiko tinggi memilikinya, Anda mungkin akan dipenuhi rasa khawatir. Anda mungkin memiliki kegelisahan berlebih bahwa respons tubuh yang terkait dengan penyakit merupakan suatu tanda ancaman yang lebih besar daripada yang sebenarnya. Kegelisahan berlebih ini, dibandingkan dengan gejala fisik sendiri, menyebabkan stres yang dapat sangat mengganggu.

Kelainan ini merupakan penyakit kronis yang dapat berubah-ubah intensitas gejalanya, mungkin juga bisa memburuk seiring waktu. Namun konseling psikologis (psikoterapi) dan beberapa obat dapat membantu meredakan rasa khawatir Anda.

Seberapa umum hipokondria?

Hipokondriasis dapat terjadi pada usia berapa pun, namun puncaknya biasanya terjadi pada masa remaja dan selama usia paruh baya. Pria dan wanita tampaknya memiliki rasio yang sama untuk memiliki kondisi ini.

Hipokondria dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hipokondria?

Tanda-tanda dan gejala dari hipokondria dapat bervariasi antara satu orang dengan orang lainnya. Beberapa tanda dan gejala hipokondria umum meliputi:

  • Disibukkan dengan merasa memiliki penyakit atau kondisi kesehatan serius
  • Khawatir bahwa gejala minor atau sensasi tubuh berarti Anda memiliki penyakit serius
  • Mudah khawatir tentang status kesehatan Anda
  • Tidak tenang dari hasil tes yang negatif atau pernyataan dokter bahwa Anda sehat
  • Khawatir berlebih mengenai kondisi medis tertentu atau risiko terkena kondisi medis karena kondisi menurun di keluarga Anda
  • Sangat stres terhadap kemungkinan penyakit yang menghambat kehidupan Anda
  • Berulang kali memeriksa tubuh untuk tanda-tanda penyakit
  • Sering kali membuat pertemuan medis untuk kepastian, atau menghindari perawatan medis karena takut didiagnosis penyakit serius
  • Menghindari orang, tempat, atau aktivitas karena takut akan risiko kesehatan
  • Secara konstan membicarakan kesehatan dan kemungkinan penyakit
  • Sering mencari di internet penyebab dari gejala atau kemungkinan penyakit

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini dari memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu segera bicaralah pada dokter Anda untuk mencegah kondisi bertambah serius.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab hipokondria?

Ada 3 penyebab utama yang dapat menyebabkan hipokondria, yaitu:

Kepercayaan

Anda tidak mengerti arti dari respons tubuh atau penyakit, atau keduanya. Hal ini dapat menyebabkan Anda berpikir bahwa semua respons tubuh adalah kondisi serius sehingga Anda mencari bukti-bukti untuk mengonfirmasi bahwa Anda memiliki penyakit serius.

Keluarga

Anda lebih mungkin memiliki kegelisahan apabila orangtua Anda terlalu khawatir mengenai kesehatan mereka atau kesehatan Anda.

Pengalaman sebelumnya

Anda mungkin pernah mengalami penyakit serius pada masa kecil sehingga sensasi fisik menakutkan Anda.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena hipokondria?

Ada banyak faktor yang memicu Anda bisa memiliki kondisi kecemasan ini, antara lain:

  • Stres berat
  • Ancaman penyakit serius yang ternyata tidak serius
  • Riwayat kekerasan saat masih anak-anak
  • Penyakit serius saat anak-anak atau orangtua memliki penyakit serius
  • Kepribadian yang sering khawatir
  • Berlebihan mencari informasi tentang kesehatan di internet

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana hipokondria didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, beberapa pemeriksaan dan tes yang akan dilakukan, yaitu:

  • Melakukan pemeriksaan psikologis untuk membicarakan gejala, situasi penyebab stres, riwayat keluarga, kekawatiran, masalah pada hubungan, dan masalah yang memengaruhi hidup Anda
  • Memberikan Anda formulir penilaian psikologis atau kuesioner
  • Menanyakan tentang penggunaan alkohol, obat, atau zat lain

Bagaimana hipokondria ditangani?

  • Psikoterapi

Karena sensasi fisik dapat terkait dengan gangguan psikologis dan kecemasan, psikoterapi – juga dikenal sebagai terapi bicara – dapat efektif untuk kelainan kegelisahan penyakit. Jenis psikoterapi yang disebut cognitive behavioral therapy (CBT) dapat efektif untuk mempelajari keterampilan mengatasi gangguan kecemasan.

  • Pengobatan

Antidepresan, seperti selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs), dapat mengatasi gangguan kecemasan. Obat untuk mengatasi kelainan mood dan kegelisahan juga dapat membantu.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipokondria?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi hipokondria:

  • Bekerja sama dengan dokter atau ahli jiwa untuk menjadwalkan konsultasi rutin demi mendiskusikan kekhawatiran Anda dan membangun kepercayaan
  • Berlatih penanganan stres dan teknik relaksasi
  • Aktif secara fisik
  • Bergabung dalam aktivitas
  • Hindari penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Hindari mencari kemungkinan penyakit di internet secara berlebihan

Terlalu banyak informasi kesehatan yang belum tentu terkait dengan situasi Anda dapat menyebabkan kebingungan dan kecemasan. Apabila Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan, sebaiknya bicarakan dengan dokter pada jadwal pertemuan berikutnya.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Ketika Overthinking

Overthinking tidak hanya memberi dampak psikologis, tetapi juga fisik. Terlalu banyak pikiran dan kecemasan memicu stres dan menimbulkan masalah kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Psikologi 1 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Saja Risiko Kesehatan yang Dihadapi Seorang Psikolog?

Setiap pekerjaan memiliki risiko tersendiri bagi kesehatan, begitu pun tenaga mental profesional seperti psikolog. Apa saja risiko tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 7 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Beberapa Gangguan Jiwa Bisa Muncul Sekaligus, Ini Sebabnya

Pasien masalah kejiwaan bisa memiliki banyak gangguan jiwa sekaligus bila kondisinya tidak ditangani dengan baik. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 3 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Ada Orang yang Suka Menyalahkan Diri Sendiri?

Hampir semua orang pasti pernah menyalahkan diri sendiri ketika menghadapi sebuah masalah. Mengapa fenomena pelecehan emosional itu terus terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 8 September 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya cyber bullying

Benarkah Bahaya Cyber Bullying Bisa Memicu Bunuh Diri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
psikoterapi

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
perbedaan stres dan depresi, gangguan kecemasan

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
cemas tidak selera makan

Alasan Perasaan Cemas Bikin Seseorang Tidak Selera Makan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit