Henoch-Schonlein Purpura

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah penyakit yang menyebabkan peradangan dan perdarahan pada pembuluh darah kecil pada kulit, sendi, usus dan ginjal. Gejala utama kondisi ini adalah memar kecil yang bisa menyebar di kaki atau bokong. 

Peradangan pada pembuluh darah, yang disebut dengan vaskulitis, dapat menyebabkan pembuluh darah pada organ bocor, yang dapat mengakibatkan berbagai gejala.

Seberapa umum Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah kondisi yang paling banyak terjadi pada anak-anak di antara usia 2 dan 11 tahun. HSP adalah penyakit yang lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Meskipun begitu, Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah kondisi yang juga bisa dialami orang dewasa. Pada kondisi ini, orang dewasa punya kemungkinan lebih besar mengalami penyakit parah lainnya. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Gejala-gejala umum dari Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah:

  • Ruam (purpura)

Bercak-bercak berwarna merah keunguan, biasanya terletak pada punggung, bokong, kaki dan tangan, serta paha atas pada anak-anak kecil atau pergelangan kaki dan kaki bawah pada anak yang lebih besar. Kondisi ini adalah tanda-tanda klasik dan universal dari Henoch-Schonlein purpura.

  • Nyeri dan bengkak pada sendi (artritis)

Orang-orang dengan HSP biasanya menderita peradangan sendi disertai rasa sakit dan pembengkakan, terutama pada lutut dan pergelangan kaki. Nyeri sendi kadang mendahului ruam 1 atau 2 hari, tapi akan hilang dan tidak menyebabkan masalah kronis.

  • Gejala gastrointestinal

Sakit perut, mual, muntah, atau terdapat darah pada feses dapat terjadi sebelum ruam muncul.

  • Gangguan pada ginjal 

Sedikit darah dan protein dapat ditemukan pada urin karena ginjal terpengaruh.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Pada beberapa kasus, Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah kondisi yang dapat menyebabkan masalah serius pada usus atau ginjal. Segera hubungi dokter apabila Anda atau anak Anda mengalami ruam yang terkait dengan Henoch–Schönlein purpura.

Penyebab

Apa penyebab Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Pada Henoch-Schonlein purpura, beberapa pembuluh darah kecil meradang, yang dapat menyebabkan perdarahan pada kulit, sendi, perut, dan ginjal.

Penyebab perkembangan peradangan belum diketahui secara jelas, tapi dapat menjadi akibat dari respon sistem imun yang abnormal di mana sistem imun tubuh menyerang sel dan organ tubuh.

Hampir 30% – 50% kasus HSP terjadi setelah infeksi pernapasan atas, seperti pilek selama 10 hari. Pemicu dapat meliputi cacar air, radang tenggorokan, campak, dan hepatitis.

Pemicu lainnya dapat meliputi obat-obatan tertentu, makanan, gigitan serangga atau paparan terhadap udara dingin.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Faktor risiko untuk Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah:

  • Usia

Kondisi ini umumnya menyerang anak-anak dan dewasa muda dengan mayoritas anak-anak di antara usia 2 – 6 tahun.

  • Jenis kelamin

Henoch-Schonlein purpura sedikit lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibanding dengan anak perempuan.

  • Ras

Anak-anak berkulit putih dan Asia lebih mudah mengalami Henoch-Schonlein purpura dibandingkan dengan anak-anak yang berkulit hitam.

  • Musim

Henoch-Schonlein purpura biasanya menyerang di musim gugur, musim dingin dan musim semi, jarang pada musim panas.

Beberapa kasus HSP berhubungan dengan vaksinasi, seperti tipus, kolera, demam kuning, campak, atau hepatitis B. Faktor risiko kondisi ini juga termasuk jenis makanan, obat-obatan, zat kimia, dan gigitan serangga. 

Komplikasi

Komplikasi apa yang mungkin terjadi ketika saya mengidap Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Biasanya, gejala kondisi ini membaik dalam sebulan dan tidak akan menyebabkan masalah jangka panjang. Namun, kemungkinan kambuh cukup umum. 

Dikutip dari Mayo Clinic, komplikasi yang mungkin terjadi dalam kondisi HSP adalah: 

  • Kerusakan ginjal

Komplikasi Henoch-Schonlein purpura yang paling serius adalah kerusakan ginjal. Risiko ini lebih banyak mengintai orang dewasa daripada anak-anak. Terkadang, kerusakan cukup parah hingga Anda butuh melalui prosedur dialisis atau transplantasi ginjal

  • Sumbatan usus

Pada kondisi langka, HPS adalah kondisi yang bisa mengakibatkan intususepsi, suatu kondisi di mana bagian usus terlipat dengan sendirinya, sehingga mencegah sesuatu bergerak melalui usus. 

Diagnosis

Bagaimana Henoch-Schonlein purpura (HSP) didiagnosis?

HSP adalah kondisi yang dapat didiagnosis dengan mudah apabila gejala-gejala tersebut muncul. Dokter mungkin akan meminta Anda melakukan pemeriksaan untuk melakukan prosedur dan mengkonfirmasi diagnosis serta menentukan tingkat keparahannya. 

Tes laboratorium

Walau tidak ada satu tes yang dapat mengonfirmasi Henoch-Schonlein purpura, beberapa tes yang dapat membantu mengeliminasi penyakit lainnya dan membantu diagnosis HSP adalah:

  • Tes darah: orang dengan HSP sering memiliki kadar antibodi tertentu yang abnormal pada darah.
  • Tes urin: untuk melihat fungsi ginjal.

Biopsi

Apabila gejala tidak jelas, dokter dapat meminta biopsi kulit atau ginjal. Dokter akan meminta sampel kulit untuk diperiksa di laboratorium. Dalam kasus gangguan ginjal, dokter mungkin akan menyarankan biopsi ginjal untuk menentukan perawatan yang tepat. 

Tes pencitraan

Dokter dapat merekomendasi ultrasonik untuk mengeliminasi penyebab sakit perut lainnya untuk memeriksa kemungkinan komplikasi, seperti sumbatan usus.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mengobati Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

HSP akan menghilang sendirinya tanpa perawatan dalam sebulan. Beberapa perawatan paliatif yang dapat direkomendasi dokter adalah:

Obat-obatan 

  • Penggunaan kortikosteroid yang kuat, seperti prednisone, yang mengatasi gejala pencernaan atau penyakit ginjal masih kontroversial, karena memiliki efek samping dan manfaatnya belum jelas.
  • Anti peradangan (NSAIDs) dapat digunakan untuk meringankan rasa sakit dan pembengkakan sendi.
  • Penghilang rasa sakit juga dapat mengatasi rasa sakit. Antibiotik dapat diberikan apabila terdapat infeksi.

Operasi

Apabila bagian usus terlipat atau pecah, operasi perbaikan akan dibutuhkan.

Pengobatan rumahan apa yang dapat membantu saya mengatasi Henoch-Schonlein purpura (HSP)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi HSP:

Anak-anak dan orang dewasa dengan HSP ringan harus beristirahat saat kondisi sedang berlangsung. Istirahat di tempat tidur, banyak cairan dan penawar rasa sakit dapat membantu.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Dermatitis

    Dermatitis adalah penyakit kulit yang ditandai dengan ruam bengkak kemerahan dan gatal. Cari tahu penyebab, gejala, obat, dan cara mengatasi dermatitis.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Kulit, Dermatitis 11 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

    Pilihan Obat Dermatitis Seboroik Secara Medis dan Alami

    Ada berbagai jenis obat dermatitis seboroik yang bisa Anda gunakan, mulai dari krim hingga sampo. Apa yang paling tepat untuk Anda?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Kesehatan Kulit, Dermatitis 11 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

    Dermatitis Perioral

    Dermatitis perioral adalah peradangan kulit yang terjadi di sekitar mulut. Ketahui gejala, penyebab, dan cara pengobatannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

    Penyebab Dermatitis Beserta Pemicunya di Lingkungan Sekitar

    Dermatitis menimbulkan peradangan pada kulit. Berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar tubuh diketahui berkaitan dengan penyebab dermatitis.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Kesehatan Kulit, Dermatitis 10 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    intertrigo dermatitis intertriginosa

    Dermatitis Intertriginosa (Intertrigo)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    Kulit bayi Sensitif

    Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    Dermatitis herpetiformis

    Dermatitis Herpetiformis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pelembab kulit eksim

    Pilihan Obat dan Terapi untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit