Epispadia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu epispadia?

Epispadia adalah kondisi bawaan lahir langka yang melibatkan pembukaan saluran kencing (tabung tempat keluarnya urin dari kandung kemih). Pada kondisi ini, tabung yang mengeluarkan urin dari tubuh tersebut berada di tempat yang salah. 

Pada bayi laki-laki, lubang terdapat pada bagian atas penis. Dalam kondisi ini, pembukaannya mungkin berada di seluruh bagian atas penis. 

Pada bayi perempuan, pembukaan juga bisa lebih panjang dan lebih tinggi di uretra. Mungkin terbuka tepat di sebelah kandung kemih. 

Seberapa umum kondisi ini?

Ini adalah kondisi genetik yang cukup langka. Kasus epispadia ditemukan sebanyak satu dari 10.000-50.000 orang. 

Jenis-jenis

Apa saja jenis-jenis epispadia?

Epispadia dapat terjadi sendiri, tetapi umumnya kondisi ini datang bersama dengan kondisi lain, seperti masalah saluran kemih yang lebih parah, masalah kandung kemih, masalah panggul, pembentukan dinding perut yang tidak lengkap, atau bahkan lokasi dubur yang tidak normal

Berbagai kondisi yang berhubungan dengan epispadia ini disebut sebagai exstrophy-epispadias complex. 

Exstrophy-epispadias complex

Kurang lebih 10% pasien dengan epispadia tidak memiliki masalah lain yang datang bersamaan dengan kondisi ini. Namun, 90% lainnya memiliki exstrophy-epispadias complex, yaitu ketika epispadia muncul bersamaan dengan kondisi lainnya. 

Kondisi ini lebih umum daripada epispadia yang muncul sendirian. Dikutip dari Very Well Health, kondisi ini menyerang 1 dari 30.000 bayi. 

Ekstrofi kandung kemih adalah salah satu kondisi yang lebih umum ditemukan bersama dengan epispadia dan biasanya didiagnosis selama kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh penutupan yang tidak lengkap pada perut, sehingga kandung kemih dapat terlihat. 

Kondisi lain yang biasanya muncul dengan epispadia adalah genitalia kecil, tulang kemaluan tidak bertemu, perubahan panggul, anus berada di posisi aneh, dan hernia inguinalis

Masalah-masalah ini muncul bersama karena terbentuk selama periode perkembangan janin di dalam rahim. Area-area yang berbeda ini terbentuk pada tahap perkembangan yang sama, sehingga gangguan selama masa penting ini menyebabkan masalah. 

Jenis-jenis epispadia pada laki-laki

Bukaan di penis tempat urin keluar dari tubuh disebut meatus urin. Biasanya, lubang ini berada di ujung penis. Namun, pada laki-laki dengan epispadia, lubang ini muncul di sepanjang bagian atas penis. 

Berikut adalah jenis-jenis kelainan penis ini: 

  • Epispadia penopubik, yaitu ketika meatus urin ditemukan dekat dengan tubuh. Letaknya bukan pada penis, tetapi di dekat tulang kemaluan di pangkal penis. 
  • Epispadia penile, yaitu ketika meatus urin ditemukan pada batang penis, di mana saja sebelum kepala penis dan di atas pangkal tempat batang bertemu tubuh. 
  • Epispadia glispular, yaitu ketika meatus urin ditemukan di kepala penis, tetapi di bagian atas dari lokasi umum di ujung. 

Epispadia pada perempuan

Pada perempuan, epispadia biasanya dayang bersama dengan kondisi lain. Kondisi tanpa masalah tambahan lainnya yang mempengaruhi kandung kemih, ginjal, atau uretra jarang ditemukan. Kondisi ini terlihat sebagai ruang abnormal antara tulang kemaluan yang tidak ada dalam anatomi normal.

Kondisi ini dapat ditemukan dengan masalah lain, seperti vagina pendek yang mungkin memerlukan peregangan untuk mendukung hubungan seksual di masa dewasa, masalah kandung kemih atau uretra, dan kondisi lain yang mempengaruhi buang air kecil. 

Gejala

Apa saja tanda dan gejala epispadia?

Dilansir dari Medline Plus, gejala kondisi pada laki-laki adalah penis pendek dan lebar dengan lengkungan yang tidak normal. Uretra paling sering terbuka di bagian atas atau samping penis, bukan di ujung. Uretra terbuka di sepanjang penis juga mungkin terjadi. 

Pada perempuan, kondisi ini ditandai dengan klitoris dan labia yang abnormal. Pembukaan uretra seringnya terdapat di antara kliroris dan labia, tetapi ini ada di daerah perut. 

Perempuan dengan kondisi ini mungkin mengalami kesulitan mengendalikan buang air kecil (inkontinensia urin). 

Penyebab

Apa penyebab kelainan letak lubang penis ini?

Epispadia terjadi karena pembentukan organ genital yang tidak sempurna ketika memasuki minggu ke-5 kehamilan. Seringkali sulit atau tidak mungkin mengetahui apa yang menyebabkan janin tidak berkembang dengan benar selama hari-hari perkembangan tertentu.

Walaupun epispadia disebabkan karena kelainan pada proses pembentukan organ, kondisi ini jarang ditemukan pada dua orang dalam keluarga yang sama.

Faktor risiko

Apa saja faktor risiko untuk kondisi ini? 

Laki-laki empat kali lebih berisiko mengidap epispadia daripada perempuan. Peluang epispadia secara dramatis lebih tinggi pada anak-anak dari individu yang terlahir dengan kondisi yang sama. Peluangnya adalah 1 banding 70 anak dilahirkan dengan jenis masalah bawaan ini.

Diagnosis dan pengobatan

Bagaimana dokter melakukan diagnosis terhadap kondisi ini?

Kondisi ini biasanya didiagnosis melalui penampilan genital, tak lama setelah kelahiran. Diagnosis ini seringkali membutuhkan tes tambahan untuk menentukan apakah ada area tambahan pada saluran kemih yang terlibat. 

Pemeriksaan mungkin termasuk:

  • Tes darah
  • Intravenous pyelogram (IVP), sinar-x khusus untuk ginjal, saluran kemih, dan ureter
  • MRI dan CT scan, tergantung dari kondisinya
  • Rontgen panggul
  • Ultrasonografi sistem kemih dan alat kelamin. 

Pada kasus yang lebih parah, orangtua dapat menerima konseling dan pendidikan tentang epispadia dan kondisi yang berhubungan. Persalinan biasanya dilakukan di fasilitas kesehatan yang mampu memberikan perawatan segera terhadap bayi dengan kondisi ini. 

Bagaimana pengobatan epispadia?

Pada kasus epispadia dan hipospadia, dokter akan melakukan tindakan berupa operasi rekonstruksi. Operasi tersebut dilakukan untuk mengembalikan bentuk penis seperti pada umumnya. Operasi dilakukan juga agar penis dapat tumbuh dengan normal.

Terdapat berbagai metode operasi rekonstruksi mulai dari yang satu tahap hingga dua tahap. Tindakan operasi ini dianjurkan pada anak usia prasekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar pada saat operasi. Berikut ulasannya:

  • Tahap 1: Operasi ini dapat dilakukan saat bayi Anda berusia 48 jam. Kandung kemih dimasukkan ke dalam tubuh dan perut ditutup. 
  • Tahap 2: Operasi ini dapat dilakukan pada usia 6 bulan. Tindakan ini termasuk memperbaiki epispadia dan masalah genital lainnya. 
  • Tahap 3: Tindakan ini dilakukan sekitar usia 4 hingga 5 tahun. Ini ketika kandung kemih sudah cukup besar. Umur ini juga waktu di mana anak-anak siap untuk tetap kering. Operasi terakhir ini dilakukan untuk membangun kembali saluran kemih, termasuk kandung kemih dan tabungnya. 

Perlu diingat bahwa seringkali operasi rekonstruksi ini membutuhkan lebih dari sekali operasi, koreksi ulangan jika terjadi komplikasi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis

    Pernahkah Anda menemukan benjolan di penis Anda? Ada berbagai kemungkinan penyebab dari kondisi ini. Cari tahu dalam artikel berikut.

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 12 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kepuasan Seksual?

    Dalam hubungan seks, ukuran penis terkadang menajdi salah satu faktor tercapainya kepuasan. Namun, benarkah ukuran penis mempengaruhi kepuasan pasangan?

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

    Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit

    Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

    Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kanker penis

    Kanker Penis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    penis sehat

    8 Makanan Wajib untuk Menjaga Kesehatan Penis

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    kecanduan pornografi

    Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    Penyakit Penyebab Disfungsi Ereksi

    5 Penyakit Penyebab Disfungsi Ereksi Pada Pria

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit