Daging Tumbuh (Skin Tag)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu daging tumbuh (skin tag)?

Daging tumbuh atau skin tag (akrokordon) adalah pertumbuhan kulit jinak yang terlihat seperti balon kecil yang menggantung pada kulit. Kadang, kondisi ini juga dapat terlihat seperti kutil. Orang awam biasa menyebut kondisi ini sebagai daging tumbuh. 

Daging tumbuh tidak berbahaya dan jumlahnya bervariasi dari satu hingga ratusan. Walau beberapa kondisi ini dapat lepas sendiri secara spontan, kebanyakan di antaranya akan terus bertahan.

Kondisi ini sangat umum dan tidak berbahaya. Ukuran daging tumbuh ini bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga 5 cm lebarnya.

Daging tumbuh bukan kanker kulit dan tidak bisa berubah menjadi kanker kulit. 

Seberapa umum daging tumbuh?

Daging tumbuh (akrokordon) sangat umum dan dapat terjadi pada pasien dengan usia berapa pun. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Kondisi ini biasanya muncul seiring dengan pertambahan usia. Skin tag umum terjadi pada orang berusia 60 tahun atau lebih. 

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala daging tumbuh?

Awalnya, skin tag terlihat seperti benjolan kecil sebesar kepala peniti. Namun, meski kebanyakan tag berukuran kecil (diameter 2 mm-5 mm), sekitar ⅓ hingga ½ ukuran penghapus pensil, beberapa skin tag dapat membesar sebesar buah anggur (diameter 1 cm) atau bahkan hingga diameter 5 cm.

Ini dapat muncul di mana saja pada tubuh yang tertutup oleh kulit. Namun, area paling umum adalah leher dan ketiak. 

Daging tumbuh juga dapat ditemukan pada dada, punggung, di bawah payudara atau pada area selangkangan. Kondisi ini juga dapat bertumbuh pada lipatan mata atau di bawah lipatan pantat.

Kondisi ini umumnya tidak menyebabkan rasa sakit. Pertumbuhan kulit ini biasanya menyebabkan gejala apabila teriritasi berulang-ulang (dengan kerah baju atau pada lipatan paha). 

Masalah penampilan dan estetika merupakan alasan utama dari pengangkatan skin tag. Kadang, skin tag memerlukan pengangkatan karena iritasi dan merah akibat perdarahan, atau hitam dari kematian jaringan kulit (nekrosis).

Kadang, skin tag tersangkut oleh pakaian, perhiasan, hewan peliharaan atau sabuk pengaman, menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman. 

Namun secara umum, skin tag (akrokordon) adalah pertumbuhan sangat jinak yang tidak berpotensi kanker.

Daging tumbuh dapat lepas dengan sendirinya tanpa rasa sakit atau tidak nyaman. Hal ini dapat terjadi setelah tag terpelintir pada bagian dasar sehingga aliran darah ke akrokordon tersebut jadi terhambat.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Skin tag biasanya tidak berbahaya atau menyebabkan rasa sakit. Namun, Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan pengangkatan apabila mengganggu penampilan dan memengaruhi kepercayaan diri Anda.

Pengangkatan daging tumbuh ini juga bisa Anda lakukan apabila sering tersangkut pada pakaian atau perhiasan dan berdarah.

Akan menjadi hal yang sulit ketika Anda mengira-ngira sendiri apakah Anda mengalami daging tumbuh atau tidak. Itu sebabnya, hubungi dokter jika Anda menemukan sesuatu yang tumbuh, berubah, berdarah, atau gatal pada kulit Anda. 

Penyebab

Apa penyebab daging tumbuh?

Penyebab akrokordon tidak diketahui, tetapi ada beberapa teori. Salah satunya, kondisi ini dipercaya sebagai akibat dari gesekan antar kulit. Inilah mengapa kondisi ini sering kali ditemukan pada lipatan kulit.

Daging tumbuh lebih umum ditemukan pada orang yang kelebihan berat badan (obesitas) atau menderita diabetes.

Pada orang obesitas, daging tumbuh mungkin terjadi akibat tubuh memiliki lebih banyak lipatan kulit. Sementara itu, orang dengan resistensi insulin juga berpotensi memiliki skin tag

Kondisi ini sangat umum dan biasanya terjadi di usia lanjut. Skin tag terbentuk akibat kolagen dan pembuluh darah yang terjebak di bagian kulit yang lebih tebal.

Kehamilan juga dapat memicu terjadinya skin tag. Kemungkinan penyebabnya adalah hormon kehamilan dan penambahan berat badan.

Dalam kasus langka, beberapa daging tumbuh dapat menjadi pertanda ketidakseimbangan hormon atau masalah endokrin.

Akrokordon tidak menular. Kondisi ini mungkin berhubungan dengan genetik.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk memiliki daging tumbuh?

Ada banyak faktor risiko untuk memiliki daging tumbuh (skin tag), yaitu:

  • Orang paruh baya, lebih sering terjadi pada orang di atas 60 tahun
  • Orang dengan diabetes
  • Wanita hamil lebih mudah mengalami kondisi ini, disebabkan oleh perubahan kadar hormon
  • Orang dengan berat badan berlebih
  • Anak-anak yang memiliki lipatan kulit dan gesekan kulit berlebih
  • Orang yang mempunyai human papilloma virus (HPV)
  • Anak-anak dan balita, terutama pada area ketiak dan leher.

Diagnosis

Bagaimana daging tumbuh didiagnosis?

Dokter dapat mengenali skin tag dengan mudah hanya dengan melihatnya. Untuk daging tumbuh dengan penampilan yang khas (lembut, mudah digerakkan, berwarna seperti daging atau sedikit lebih gelap, dan biasanya menempel pada permukaan kulit), Anda tidak perlu melakukan tes apapun. 

Dikutip dari Harvard Health Publishing, jika Anda merasa daging tumbuh terlalu keras untuk digerakkan, berwarna berbeda dari kulit di sekitarnya, memiliki area yang kasar atau berdarah, segera minta pemeriksaan dari dokter. 

Jika dokter belum dapat menentukan apakah itu akrokordon atau bukan, Anda mungkin akan melakukan pemeriksaan biopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan cara memotong kulit Anda dalam ukuran yang sangat kecil untuk diperiksa di laboratorium. 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Pengobatan daging tumbuh

Penting untuk diingat bahwa daging tumbuh biasanya tidak memerlukan perawatan atau pengobatan khusus.

Kecuali jika pertumbuhan skin tag ini mengganggu, maka perawatan mungkin jadi pilihan yang tepat.

Apabila akrokordon mengganggu, beberapa pilihan rumahan dan medis tersedia:

  • Ikat tag pada dasar dengan benang gigi atau tali.
  • Cryotherapy, yaitu membekukan tag dengan nitrogen cair.
  • Electrosurgery, yaitu bakar tag dengan menggunakan obat pembakar elektrik atau Hyfrecator.
  • Ligasi, yaitu mengangkat daging tumbuh dengan gunting, dengan atau tanpa anestesi

Ada beberapa cara medis untuk mengangkat daging, termasuk dengan gunting, membekukan dengan nitrogen cair dan membakar dengan alat pembakar elektrik di dokter.

Biasanya, daging tumbuh yang berukuran kecil dapat diangkat dengan mudah tanpa anestesi, dan pertumbuhan yang lebih besar dapat memerlukan anestesi lokal (suntikan lidocaine) sebelum pengangkatan. 

Penggunaan krim anestesi lokal (krim Betacaine atau krim LMX 5%) sebelum prosedur dapat dilakukan pada area yang terdapat banyak tag.

Namun sejauh ini, tidak ada krim yang terbukti secara medis dapat menyingkirkan daging tumbuh. Kondisi ini biasanya dihilangkan dengan metode fisik, seperti memotong atau mengikat dengan benang. 

Anda tidak disarankan menggunakan produk krim yang tidak disetujui dokter. Penggunaan krim tersebut dapat menyebabkan iritasi dan kemungkinan komplikasi sekunder. 

Dokter kulit, dokter umum, dan dokter penyakit dalam adalah dokter yang umumnya mengatasi tag. Kadang, spesialis mata diperlukan untuk mengangkat tag yang terletak dekat dengan kelopak mata. 

Jangan mencoba untuk mengangkat daging tumbuh berukuran besar sendiri (tanpa konsultasi ke dokter) karena berisiko menyebabkan peradarahan berat.

Pencegahan

Pencegahan dan pengobatan rumahan daging tumbuh

Terdapat pengobatan rumahan yang bisa Anda lakukan, seperti mengikat daging tumbuh berukuran kecil dengan benang atau benang gigi dan membiarkannya lepas sendiri dalam beberapa hari.

  • Keuntungan dari pengangkatan dengan gunting adalah pertumbuhan langsung terangkat dan hasil terjadi saat itu juga. Kemungkinan perdarahan minor.
  • Kemungkinan risiko dengan membekukan atau membakar meliputi diskolorasi kulit sementara, perlunya mengulang dan kegagalan skin tag untuk lepas.

Anda juga dapat menerapkan pengobatan alami untuk menyingkirkan daging tumbuh. Pengobatan tersebut termasuk tea tree oil, cuka sari apel, dan jus lemon.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan keampuhannya. 

Anda tidak dianjurkan untuk mencoba menyingkirkan kondisi ini sendiri. Bahkan pada lingkungan yang steril, menghilangkan skin tag dapat menyebabkan perdarahan, luka bakar, dan infeksi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: November 29, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 7, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca