Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL)

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Posterior cruciate ligament (PCL) adalah ligamen yang terdapat pada lutut. Ligamen sendiri merupakan jaringan-jaringan keras yang menghubungkan satu tulang dengan tulang lainnya. 

Ligamen cruciate (krusiatum) adalah sepasang jaringan ikat yang berfungsi untuk melekatkan tulang paha dengan tulang kering. Nama krusiatum sendiri diambil dari bahasa Latin “crux” yang dalam bahasa Inggris disebut “cross” atau menyilang oleh karena bentuk sepasang ligamen itu yang menyilang satu sama lain. 

Ligamen krusiatum terdiri dari ligamen krusiatum anterior (ACL) dan ligamen krusiatum posterior (PCL).

PCL — mirip dengan anterior cruciate ligament (ACL) — menghubungkan tulang paha (femur) dengan tulang kering (tibia). Meski PCL lebih keras dan lebar daripada ACL, ligamen ini tetap bisa cedera juga. 

Cedera yang merusak atau merobek PCL adalah kondisi yang biasanya juga merusak ligamen atau tulang rawan lainnya di lutut. Dalam beberapa kasus, ligamen juga bisa mematahkan tulang yang tersambung dengannya. 

Seberapa umumkah cedera ini?

Robekan PCL adalah kondisi yang jarang terjadi terjadi pada kurang dari 20 persen kasus cedera ligamen lutut. Ini adalah salah satu cedera lutut yang lebih langka daripada jenis lainnya. Bicarakan dengan dokter untuk informasi lengkapnya. 

Tanda-tanda dan gejala

Apa tanda-tanda dan gejala cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala umum dari cedera PCL adalah:

  • Rasa sakit di lutut yang bisa menyebabkan kaki sedikit pincang atau susah berjalan. 
  • Lutut membengkak dalam waktu beberapa jam setelah cedera. 
  • Lutut terasa longgar, seolah-olah mau lepas. 

Kalau tidak ada cedera lainnya yang terjadi di area lutut, gejala cedera PCL kadang begitu sulit dikenali. Namun, lama-lama rasa sakitnya bisa bertambah parah dan lutut semakin terasa tidak kokoh. Sedangkan kalau Anda mengalami cedera lutut lainnya, gejalanya mungkin lebih cepat terasa dan mudah dikenali.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Cedera PCL adalah kondisi yang terjadi kalau tulang kering Anda terbentur keras, tepatnya beberapa sentimeter di bawah lutut, atau kalau Anda jatuh dengan posisi berlutut atau lutut Anda menekuk. 

Cedera PCL adalah kondisi yang paling sering terjadi saat: 

  • Kecelakaan kendaraan bermotor. Misalnya ketika lutut atau tulang kering penumpang yang tertekuk membentur dashboard mobil. 
  • Olahraga. Pemain sepak bola biasanya mengalami cedera PCL bila terjatuh dengan posisi lutut menekuk. Akibatnya, lutut akan menyentak tanah duluan. Bisa juga cedera terjadi ketika pemain lawan men-tackle kaki atau lutut Anda. 

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cedera ini didiagnosis?

Dokter Anda akan bertanya apa yang terjadi ketika cedera terjadi. Dokter juga bisa menanyakan: 

  • Ketika cedera, apakah posisi lutut Anda tegak lurus, menekuk, atau terpelintir? 
  • Apa yang Anda rasakan setelah lutut cedera? 
  • Apakah ada gejala-gejala lain sebelum cedera terjadi? 

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik. Biasanya Anda diminta untuk berbaring sambil menekuk lutut. Dokter akan menekan pelan tulang kering bagian atas. Bila muncul gerakan lutut yang tidak wajar, Anda sangat mungkin mengalami cedera PCL. 

Anda pun mungkin diperiksa dengan alat khusus yaitu arthrometer. Alat ini ditekan ke kaki untuk mengukur seberapa kencang ligamen Anda. 

Untuk memastikan diagnosis lebih lanjut, dokter juga mungkin meminta Anda untuk berjalan. Cara jalan yang aneh bisa menandakan cedera PCL. 

Dalam kasus tertentu, Anda mungkin memerlukan scan X-ray (rontgen) untuk memastikan apakah ada tulang yang patah. Sedangkan untuk memastikan letak robekan PCL, dokter bisa menganjurkan tes MRI. 

Untuk melihat struktur ligamen yang rusak akibat cedera paha dapat digunakan pemeriksaan MRI, arthrogram, atau rontgen. MRI merupakan teknik pemindaian yang paling sensitif (90-98%) dan dapat menemukan adanya robekan pada ligamen krusiatum anterior.

Bagaimana cedera posterior cruciate ligament (PCL) diobati?

Pengobatan tergantung pada kondisi cedera masing-masing. Kebanyakan pasien tidak membutuhkan operasi. 

Sebagai penangangan darurat, yang harus pertama kali dilakukan adalah mengurangi nyeri dan bengkak dengan prinsip RICE (rest, ice, compress,dan elevation) dan pemberian obat pereda nyeri seperti acetaminophen dan ibuprofen. Istirahatkan lutut dengan menggunakan alat bantu seperti kruk untuk sementara waktu.

Setelah penanganan pertama, langkah perawatan selanjutnya tergantung dari tingkat dan jenis cederanya, mulai dari program rehabilitasi atau menjalani pembedahan untuk merekonstruksi ligamen paha yang mengalami kerusakan.

Berikut adalah pilihan pengobatan untuk mengatasi cedera PCL:

Obat-obatan

Untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen dan naproxen sodium. 

Terapi fisik

Terapi fisik membantu Anda memperkuat ligamen dan mempercepat pemulihannya. Anda juga mungkin memerlukan tongkat berjalan atau kruk sampai lutut benar-benar sembuh. 

Operasi

Kalau cederanya serius, terutama kalau ada kondisi lain seperti patah tulang atau kerusakan tulang rawan, Anda mungkin perlu dioperasi guna memperbaiki bentuk ligamen yang cedera.

Operasi juga akan dipertimbangkan kalau Anda sudah berkali-kali mengalami cedera yang sama padahal sudah ditangani. Pemulihan pasca operasi ini membutuhkan waktu tertentu.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Berikut adalah pengobatan rumahan dan perubahan gaya hidup untuk mengatasi cedera PCL:

  • Istirahatkan dan lindungi lutut yang cedera. Anda mungkin butuh kruk untuk berjalan. 
  • Kompres dingin lutut Anda selama 20 sampai 30 menit setiap 3 jam sampai nyeri atau pembengkakan berkurang (biasanya dalam waktu tiga hari). 
  • Balut area lutut Anda dengan perban. 
  • Berbaring terlentang dan taruh bantal yang agak tinggi di bawah lutut Anda untuk mengurangi pembengkakan. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Jenis Olahraga Saat Menopause untuk Menurunkan Berat Badan

    Saat menopause, tubuh wanita cenderung mengalami berat badan. Lantas, apa jenis olahraga saat menopause yang disarankan untuk menurunkan berat badan?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Kebugaran, Hidup Sehat April 5, 2020

    Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

    Olahraga untuk Anda yang memiliki kondisi kanker tulang mungkin memang sulit, tapi bukan berarti mustahil dilakukan. Inilah panduannya.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Kebugaran, Hidup Sehat Maret 25, 2020

    Tips dan Gerakan Push Up untuk Pemula

    Melakukan push up untuk pemula pasti tidak mudah, apalagi bagi Anda yang baru memulai berolahraga. Simak tipsnya di sini!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Kebugaran, Hidup Sehat Februari 12, 2020

    Bolehkah Bayar Utang Olahraga Sekaligus Langsung di Hari Libur?

    Banyak orang yang malas berolahraga dengan alasan sibuk. Lantas, bolehkah "membayar" utang dengan olahraga setiap hari selama liburan panjang?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Kebugaran, Hidup Sehat Januari 31, 2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

    Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Fajarina Nurin
    Tanggal tayang Mei 25, 2020
    Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

    Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu
    Tanggal tayang Mei 6, 2020
    6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

    6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 26, 2020
    Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

    Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu
    Tanggal tayang April 14, 2020