Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Posterior cruciate ligament (PCL) adalah ligamen yang terdapat pada lutut. Ligamen sendiri merupakan jaringan-jaringan keras yang menghubungkan satu tulang dengan tulang lainnya. 

Ligamen cruciate (krusiatum) adalah sepasang jaringan ikat yang berfungsi untuk melekatkan tulang paha dengan tulang kering. Nama krusiatum sendiri diambil dari bahasa Latin “crux” yang dalam bahasa Inggris disebut “cross” atau menyilang oleh karena bentuk sepasang ligamen itu yang menyilang satu sama lain. 

Ligamen krusiatum terdiri dari ligamen krusiatum anterior (ACL) dan ligamen krusiatum posterior (PCL).

PCL — mirip dengan anterior cruciate ligament (ACL) — menghubungkan tulang paha (femur) dengan tulang kering (tibia). Meski PCL lebih keras dan lebar daripada ACL, ligamen ini tetap bisa cedera juga. 

Cedera yang merusak atau merobek PCL adalah kondisi yang biasanya juga merusak ligamen atau tulang rawan lainnya di lutut. Dalam beberapa kasus, ligamen juga bisa mematahkan tulang yang tersambung dengannya. 

Seberapa umumkah cedera ini?

Robekan PCL adalah kondisi yang jarang terjadi terjadi pada kurang dari 20 persen kasus cedera ligamen lutut. Ini adalah salah satu cedera lutut yang lebih langka daripada jenis lainnya. Bicarakan dengan dokter untuk informasi lengkapnya. 

Tanda-tanda dan gejala

Apa tanda-tanda dan gejala cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala umum dari cedera PCL adalah:

  • Rasa sakit di lutut yang bisa menyebabkan kaki sedikit pincang atau susah berjalan. 
  • Lutut membengkak dalam waktu beberapa jam setelah cedera. 
  • Lutut terasa longgar, seolah-olah mau lepas. 

Kalau tidak ada cedera lainnya yang terjadi di area lutut, gejala cedera PCL kadang begitu sulit dikenali. Namun, lama-lama rasa sakitnya bisa bertambah parah dan lutut semakin terasa tidak kokoh. Sedangkan kalau Anda mengalami cedera lutut lainnya, gejalanya mungkin lebih cepat terasa dan mudah dikenali.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Cedera PCL adalah kondisi yang terjadi kalau tulang kering Anda terbentur keras, tepatnya beberapa sentimeter di bawah lutut, atau kalau Anda jatuh dengan posisi berlutut atau lutut Anda menekuk. 

Cedera PCL adalah kondisi yang paling sering terjadi saat: 

  • Kecelakaan kendaraan bermotor. Misalnya ketika lutut atau tulang kering penumpang yang tertekuk membentur dashboard mobil. 
  • Olahraga. Pemain sepak bola biasanya mengalami cedera PCL bila terjatuh dengan posisi lutut menekuk. Akibatnya, lutut akan menyentak tanah duluan. Bisa juga cedera terjadi ketika pemain lawan men-tackle kaki atau lutut Anda. 

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cedera ini didiagnosis?

Dokter Anda akan bertanya apa yang terjadi ketika cedera terjadi. Dokter juga bisa menanyakan: 

  • Ketika cedera, apakah posisi lutut Anda tegak lurus, menekuk, atau terpelintir? 
  • Apa yang Anda rasakan setelah lutut cedera? 
  • Apakah ada gejala-gejala lain sebelum cedera terjadi? 

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik. Biasanya Anda diminta untuk berbaring sambil menekuk lutut. Dokter akan menekan pelan tulang kering bagian atas. Bila muncul gerakan lutut yang tidak wajar, Anda sangat mungkin mengalami cedera PCL. 

Anda pun mungkin diperiksa dengan alat khusus yaitu arthrometer. Alat ini ditekan ke kaki untuk mengukur seberapa kencang ligamen Anda. 

Untuk memastikan diagnosis lebih lanjut, dokter juga mungkin meminta Anda untuk berjalan. Cara jalan yang aneh bisa menandakan cedera PCL. 

Dalam kasus tertentu, Anda mungkin memerlukan scan X-ray (rontgen) untuk memastikan apakah ada tulang yang patah. Sedangkan untuk memastikan letak robekan PCL, dokter bisa menganjurkan tes MRI. 

Untuk melihat struktur ligamen yang rusak akibat cedera paha dapat digunakan pemeriksaan MRI, arthrogram, atau rontgen. MRI merupakan teknik pemindaian yang paling sensitif (90-98%) dan dapat menemukan adanya robekan pada ligamen krusiatum anterior.

Bagaimana cedera posterior cruciate ligament (PCL) diobati?

Pengobatan tergantung pada kondisi cedera masing-masing. Kebanyakan pasien tidak membutuhkan operasi. 

Sebagai penangangan darurat, yang harus pertama kali dilakukan adalah mengurangi nyeri dan bengkak dengan prinsip RICE (rest, ice, compress,dan elevation) dan pemberian obat pereda nyeri seperti acetaminophen dan ibuprofen. Istirahatkan lutut dengan menggunakan alat bantu seperti kruk untuk sementara waktu.

Setelah penanganan pertama, langkah perawatan selanjutnya tergantung dari tingkat dan jenis cederanya, mulai dari program rehabilitasi atau menjalani pembedahan untuk merekonstruksi ligamen paha yang mengalami kerusakan.

Berikut adalah pilihan pengobatan untuk mengatasi cedera PCL:

Obat-obatan

Untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen dan naproxen sodium. 

Terapi fisik

Terapi fisik membantu Anda memperkuat ligamen dan mempercepat pemulihannya. Anda juga mungkin memerlukan tongkat berjalan atau kruk sampai lutut benar-benar sembuh. 

Operasi

Kalau cederanya serius, terutama kalau ada kondisi lain seperti patah tulang atau kerusakan tulang rawan, Anda mungkin perlu dioperasi guna memperbaiki bentuk ligamen yang cedera.

Operasi juga akan dipertimbangkan kalau Anda sudah berkali-kali mengalami cedera yang sama padahal sudah ditangani. Pemulihan pasca operasi ini membutuhkan waktu tertentu.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cedera posterior cruciate ligament (PCL)?

Berikut adalah pengobatan rumahan dan perubahan gaya hidup untuk mengatasi cedera PCL:

  • Istirahatkan dan lindungi lutut yang cedera. Anda mungkin butuh kruk untuk berjalan. 
  • Kompres dingin lutut Anda selama 20 sampai 30 menit setiap 3 jam sampai nyeri atau pembengkakan berkurang (biasanya dalam waktu tiga hari). 
  • Balut area lutut Anda dengan perban. 
  • Berbaring terlentang dan taruh bantal yang agak tinggi di bawah lutut Anda untuk mengurangi pembengkakan. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

    Olahraga yang dilakukan di luar rumah bisa bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan mental. Tapi apakah aman olahraga di luar rumah saat pandemi COVID-19?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

    7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

    Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

    Berapa lama olahraga juga menentukan kesuksesan tujuan Anda. Terlalu sebentar tak akan efektif, tapi terlalu lama juga tak baik.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kebugaran, Hidup Sehat 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

    Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kebugaran, Hidup Sehat 11 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kebugaran jantung

    Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    memaksa anak jago olahraga

    Bagaimana Cara Mendorong Anak Menjadi Atlet?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rina Nurjanah
    Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    oleharaga untuk anak

    Menjadi Atlet di Mata Atlet Muda Indonesia

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    pasien koma masih sadar atau tidak

    Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit