Anaplasmosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu anaplasmosis?

Anaplasmosis, atau penyakit Ehrlichiosis, adalah penyakit yang biasanya diderita anjing, hewan ternak, domba, kambing, dan kuda. Namun penyakit ini bisa ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu yang ada di hewan tersebut . Kondisi ini dulu dikenal dengan nama HGE dan dijelaskan pertama kali pada tahun 1994.

Dua penyakit yang paling utama adalah:

  • Human monocytic ehrlichiosis (HME);
  • Human granulocytic ehrlichiosis (HGE).

Bakteri Ehrlichia chaffeensis menyebabkan HME. Sedangkan penyakit HGE disebabkan oleh bakteri Anaplasma phagocytophilum.

Seberapa umumkah anaplasmosis?

Penyakit ini umumya lebih sering terjadi pada pria dan orang-orang berusia lebih dari 40 tahun. Namun siapapun bisa terkena kondisi ini dan di usia berapapun. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala anaplasmosis?

Setelah Anda terkena gigitan, gejala penyakit ini umumnya baru muncul 1 atau 2 minggu kemudian. Kemudian, penderita biasanya akan mengalami demam mendadak disertai sakit kepala, nyeri otot, menggigil, dan tubuh terasa lemas. Mual, muntah, batuk, diare, dan kehilangan nafsu makan juga terjadi.Akan tetapi, gejala-gejala ini seringkali disalahartikan sebagai gejala flu, padahal bukan.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Gigitan kutu biasanya tidak menyakitkan, dan beberapa pasien yang menderita anaplasmosis tidak ingat kapan digigit. Namun ingat, gejala ini mirip flu atau demam. Anda harus segera memeriksakan ke dokter untuk pengobatan lebih lanjut.

Jika Anda mengalami salah satu tanda atau gejala di atas atau memiliki pertanyaan, konsultasi ke dokter.

Penyebab

Apa penyebab anaplasmosis?

Penyakit yang disebabkan oleh bakkteri ini, bisa menular ke manusia melalui gigitan kutu. Kutu memindahkan bakteri analasma phagocytophilum ke manusia melalui gigitan. Kutu ini adalah kutu berkaki hitam bernama Ixodes scapularis dan Ixodes pacificus.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk anaplasmosis?

Ada berbagai macam faktor risiko terkena kondisi ini, seperti berada di luar rumah selama musim panas atau jika Anda tinggal sembari mengunjungi daerah yang terdapat banyak kutu. Populasi kutu paling besar biasanya selama musim semi dan panas.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk anaplasmosis?

Antibiotik akan diberikan jika seseorang mungkin menderita kondisi gigitan kutu dari hewan ini. Anaplasmosis bisa menjadi fatal jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, bahkan jika sebelumnya sehat.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk anaplasmosis?

Setelah mendapatkan riwayat dan pemeriksaan tubuh lengkap, untuk memberikan diagnosis, dokter akan melakukan tes darah, termasuk tes menghitung jumlah sel darah lengkap, tes ginjal dan hati, dan tes khusus seperti reaksi berantai polymerase.

Tes lainnya untuk menentukan apakah gejala ini disebabkan oleh penyakit lain dengan kondisi yang mirip dengan anaplasmosis kemungkinan juga akan dilakukan. Penyakit-penyakit ini adalah penyakit Lyme, mononukleosis, hepatitis yang disebabkan oleh virus, pembengkakan saluran empedu, dan pneumonia yang ditularkan dari hewan.

Jika terdapat tanda atau gejala saraf, dokter mungkin akan menusuk punggung untuk memastikan bahwa meningitis (pembengkakan membran otak) tidak terjadi. Dalam proses penusukan punggung, dokter menusukkan sebuah jarum ke tulang belakang melalui punggung bagian bawah untuk mendapatkan cairan tulang belakang.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi anaplasmosis?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi anaplasmosis Anda:

  • Mengalami gigitan kutu yang dilanjutkan dengan demam, atau sakit kepala dengan demam, mual, dan muntah.
  • Ingat bahwa gejala anaplasmosis mungkin berlangsung sampai 2 bulan tanpa pengobatan.
  • Ingat untuk mengenakan pakaian berwarna terang ketika berada di daerah yang diserang kutu. Anda bisa melihat kutu di pakaian Anda lebih jelas lagi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Uretritis Gonore

Uretritis Gonore adalah penyakit di salurah kemih uretra yang disebabkan bakteri gonorea. Cari tahu gejala dan pengobatannya berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Urologi Lainnya 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Osteoarthritis (Pengapuran Sendi)

Osteoarthritis atau pengapuran sendi adalah penyakit yang membuat sendi terasa nyeri dan kaku. Berikut informasi tentang gejala, penyebab dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit kulit yang cukup umum terjadi. Apa penyebab, ciri-ciri, dan obat yang sering digunakan untuk mengobati psoriasis?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Psoriasis 24 September 2020 . Waktu baca 13 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
uretritis non gonore

Uretritis Non-Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit