Cara Aman Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 April 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sembelit biasanya bukan pertanda kondisi yang membahayakan. Gangguan pencernaan ini bisa disembuhkan dengan perawatan di rumah maupun dengan minum obat pencahar yang dijual di apotek atau toko obat. Namun bila terjadi pada ibu hamil, cara mengatasi sembelit tidak boleh sembarangan. Apalagi ketika harus memilih obat pencahar untuk ibu hamil yang susah BAB.

Lantas, bagaimana cara aman mengatasinya? Jangan khawatir, simak ulasannya berikut ini.

Cara alami mengatasi sembelit pada ibu hamil

Cara cegah anemia pada ibu hamil

Sembelit terjadi karena gerakan usus yang lambat sehingga membuat feses tertahan di usus besar, semakin mengeras, dan akhirnya susah dikeluarkan. Kondisi ini umumnya terjadi karena kurang asupan serat, malas gerak, kurang minum, dan punya kebiasaan menahan BAB.

Pada ibu hamil, sembelit tidak hanya disebabkan oleh gaya hidup saja. Perubahan fisik dan hormon juga semakin membuat mereka rentan mengalami sembelit. Untungnya, sembelit ringan bisa diatasi dengan perawatan di rumah. Cara ini biasanya diutamakan untuk ibu hamil ketimbang langsung menggunakan obat.

Beberapa cara mengatasi sembelit pada ibu hamil yang aman tanpa menggunakan obat, meliputi:

1. Perbaiki pola makan

Pola makan sangat berkaitan erat dengan sembelit. Oleh karena itu, memperbaiki pola makan bisa menjadi obat pencahar alami untuk ibu hamil.

Pertama, Anda perlu meningkatkan asupan makanan berserat. Serat membantu feses menjadi lebih lunak sehingga bisa melewati usus dan mencapai anus dengan lancar. Ini dikarenakan serat bekerja menarik lebih banyak air ke usus, sehingga feses yang awalnya keras dan padat akan jadi lebih lunak.

Anda bisa meningkatkan asupan serat dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah-buah, seperti apel atau pir, kacang polong, maupun gandum. Makanan tersebut bisa Anda jadikan menu sarapan, makan siang, maupun camilan.

Pastikan Anda mencuci dan menyajikannya dengan benar. Buah bisa Anda nikmati secara langsung, sementara sayur sebaiknya dikukus, direbus, atau ditumis.

Kedua, Anda harus perhatikan porsinya. Hindari makan dalam porsi besar karena bisa memperburuk gejala sembelit. Jadi, makan dengan porsi sedikit-sedikit namun sering.

2. Banyak minum air

Supaya cara mengatasi sembelit pada ibu hamil yang sudah dijelaskan efektif, Anda harus meningkatkan asupan cairan. Pasalnya, serat bekerja sama dengan air untuk melunakkan feses. Jika Anda kurang minum, sembelit akan semakin parah.

Pastikan Anda minum air putih setidaknya 8 gelas sehari. Selain minum air putih, Anda juga bisa mendapatkan cairan dengan mengonsumsi sup atau buah yang banyak mengandung air.

Selama perawatan ini, Anda akan sering buang air kecil. Sangat dianjurkan untuk tidak menahan desakan untuk buang air kecil atau BAB. Bila Anda sengaja menahan keduanya, sembelit akan semakin sukar untuk disembuhkan, bahkan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

3. Pastikan tetap aktif bergerak

Olahraga dapat melancarkan BAB sehingga baik menjadi cara untuk mengatasi sembelit pada ibu hamil. Aktivitas ini bisa merangsang pergerakan usus sehingga mendorong feses melalui usus lebih lancar.

Akan tetapi, ibu hamil harus berhati-hati ketika menerapkan cara ini. Pasalnya, pilihan olahraga yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan sang ibu dan janin. Pilih olahraga yang aman untuk ibu hamil adalah jalan cepat maupun jalan santai, yoga, taichi, atau berenang.

Mengatasi sembelit pada ibu hamil dengan obat

Memilih obat batukuntuk ibu hamil

Cara alami yang disebutkan di atas umumnya cukup ampuh mengatasi sembelit pada ibu hamil. Namun pada sembelit yang lebih parah, ibu hamil memerlukan obat sembelit.

Berdasarkan jurnal Canadian Family Physician, ada berbagai jenis obat pencahar yang dinilai aman digunakan selama masa kehamilan. Namun meski aman, obt susah BAB tetap memiliki peluang menimbulkan efek samping untuk ibu hamil.

Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati menggunakan obat. Selalu baca aturan pakai dan pastikan tidak menggunakan obat dalam jangka panjang.

Berikut ini daftar obat susah BAB yang aman untuk digunakan ibu hamil:

1. Laxative bulk

Obat sembelit untuk ibu hamil ini bersifat seperti suplemen serat, yakni menarik air lebih banyak sehingga feses jadi lebih lunak.

Ibu hamil aman menggunakan obat ini, tapi tetap ada efek samping yang mungkin terjadi, seperti perut mulas dan kembung. Contoh laksatif bulk yang bisa digunakan ibu hamil adalah psyllium.

2. Obat pelunak feses

Obat susah BAB untuk ibu hamil ini mengandung surfaktan yang membuat feses jadi lebih halus sehingga mudah untuk dikeluarkan dari dalam tubuh.

Penggunaan obat ini dikaitkan dengan hipomagnesemia, namun sangat jarang terjadi—hanya ada 1 kasus . Salah satu contoh obat pelunak feses yang bisa digunakan ibu hamil adalah docusate sodium.

3. Obat pencahar lubrikan

Mengatasi sembelit pada ibu hamil bisa menggunakan obat pencahar lubrikan. Cara kerjanya adalah melapisi feses dengan mineral khusus sehingga bisa melewati usus dengan lancar.

Akan tetapi, obat ini tidak boleh digunakan dalam jangka panjang karena bisa mengurangi penyerapan vitamin larut lemak yang bisa mempengaruhi kehamilan. Contoh obat sembelit golongan ini adalah mineral oil.

4. Obat pencahar osmotik

Obat susah BAB untuk ibu hamil ini bekerja dengan memperbanyak volume air pada feses. Contoh obat golongan ini yang bisa digunakan ibu hamil adalah lactulose atau polyethylene glycol.

Ada kemungkinan efek samping yang mungkin terjadi, seperti perut kembung. Obat ini juga tidak boleh digunakan dalam jangka panjang karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit.

5. Obat pencahar stimulan

Obat ini bekerja untuk merangsang otot-otot sekitar usus dan anus melakukan kontraksi agar feses terdorong keluar. Contoh obat golongan pencahar stimulan yang bisa Anda gunakan adalah bisacodyl atau sennoside.

Efek samping yang jarang terjadi dari penggunaan obat ini adalah perut kram Hindari menggunakan obat dalam jangka panjang karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit.

Mengatasi sembelit pada ibu hamil tidak hanya bergantung dengan minum obat aja. Tetap seimbangkan dengan gaya hidup yang sehat, seperti banyak minum, meningkatkan asupan serat, dan olahraga rutin.

Mengatasi sembelit pada ibu hamil perlu diawasi dokter

deteksi dini penyakit jantung bawaan pada bayi sejak hamil

Selama masa kehamilan, tubuh Anda jadi sensitif. Terlebih penggunaan obat-obatan tertentu dapat mengalir ke janin, yang mungkin bisa menimbulkan masalah.

Jadi, pastikan Anda selalu terhubung dengan dokter kandungan, baik untuk konsultasi masalah kehamilan maupun sembelit yang Anda alami.

Dokter akan membantu mempertimbangkan perawatan sembelit mana yang aman. Oleh karena itu, jangan sepelekan masalah sembelit. Lebih cepat mengobati, menghindari keparahan gejala sekaligus menurunkan risiko terjadinya komplikasi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Diare dan sembelit adalah penyakit pencernaan yang sangat umum. Namun, tahukah Anda kalau penyakit hati juga menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Rekomendasi Ragam Makanan yang Ampuh Sebagai Pelancar BAB

Cara mengatasi sembelit paling ampuh adalah memilih makanan sehat berserat tinggi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Satria Perdana
Kesehatan Pencernaan, Konstipasi 3 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 10 Minggu

Kini usia kehamilan Anda sudah memasuki usia 10 minggu. Bagaimana perkembangan janin 10 minggu kehamilan? Cari tahu semua informasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Trimester 1, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Tips Memilih Dokter Kandungan yang Bagus

Sedang merencanakan kehamilan atau baru mendapat kabar gembira kehamilan? Berikut tips dan pertimbangan dalam memilih dokter kandungan yang bagus.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda bayi akan lahir

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat flu ibu hamil

Obat Flu untuk Ibu Hamil, Mulai dari Obat Medis Sampai Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit