Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Ini Bahayanya Jika Bayi Sudah Buang Air Besar Dalam Kandungan

Ini Bahayanya Jika Bayi Sudah Buang Air Besar Dalam Kandungan

Sebagai calon ibu baru, pasti ada beberapa hal yang membuat Anda penasaran. Anda pasti pernah berpikir apakah mungkin bayi BAB dalam kandungan? Jika iya, apakah ini berbahaya untuk Anda dan calon Anak Anda? Simak ulasan artikel berikut ini.

Apa yang menyebabkan bayi BAB dalam kandungan?

Selama di dalam kandungan, bayi membutuhkan berbagai macam membran untuk memenuhi kebutuhannya. Ada empat membran yang diperlukan oleh bayi selama berada di dalam rahim. Salah satunya adalah membran alantois yang merupakan membran pembentuk tali pusat. Di dalam alantois terdapat pembuluh-pembuluh darah yang bertugas untuk mengirimkan makanan dan sisa-sisa metabolisme seperti urea dan karbondioksida, yang kemudian akan dikeluarkan oleh ibu.

Jadi jika Anda bertanya, apakah bayi bisa buang air besar saat masih di dalam kandungan? Jika dalam bentuk kotoran, jawabannya tidak. Namun, sisa-sisa metabolisme pada bayi dikeluarkan melalui pembuluh darah yang ada pada alantois ini, untuk dikeluarkan melalui saluran pembuangan ibu.

Namun, jika asupan oksigen dan makanan pada janin terhambat akibat lilitan tali pusat atau tali pusat tertekan oleh janin, maka anus janin akan melemah sehingga kotorannya keluar dan bayi BAB di dalam kandungan. Hal ini juga bisa terjadi pada kehamilan lewat waktu (42 minggu). Karena usia janin dalam perut terlalu tua, pencernaan janin mulai berfungsi sehingga bayi BAB dalam kandungan.

Akibat dari janin yang buang kotoran ini air ketuban menjadi tercemar dan bisa menimbulkan keracunan pada janin karena kotoran tertelan oleh janin dan masuk ke dalam paru-paru. Air ketuban yang berwarna hijau kecokelatan menandakan kemungkinan bayi BAB di dalam kandungan.

Bahayanya jika bayi BAB dalam kandungan

Meconium Aspiration Syndrome atau MAS adalah sindrom bayi yang mengalami kesulitan bernapas sesaat setelah lahir. Kasus MAS di dunia terjadi sekitar 5-20% dari semua kelahiran.

Penyebabnya adalah karena bayi di dalam kandungan tersedak mekonium atau kotoran bayi yang bercampur dengan air ketuban. Cairan ini masuk ke paru-paru bayi dan menghalangi jalan napasnya sehingga bayi tidak dapat bernapas secara normal.

Risiko bayi mengalami MAS meningkat jika bayi kekurangan oksigen saat dalam rahim, atau jika ibu mengidap diabetes dan darah tinggi. Biasanya bayi yang mengalami MAS ini akan terlihat dari cairan ketuban berwarna kehijauan dan ditemukan mekonium di dalamnya. Kulit bayi berwarna biru yang menunjukkan ia mengalami gangguan pernapasan. Bayi akan sulit bernapas, seperti terengah-engah dan yang paling membahayakan adalah berhenti bernapas.

Gejala ini terlihat saat bayi dilahirkan. Biasanya dokter akan segera membawa bayi ke NICU (Neonatal Intensive Care Unit), membantunya bernapas dengan bantuan mesin, dan menyalakan penghangat untuk menjaga suhu tubuhnya. Jika ditangani dengan cepat dan tepat, sindrom ini bisa disembuhkan.

Bayi BAB di dalam kandungan sangat berbahaya karena hal ini akan menyebabkan Meconium Aspiration Syndrome atau MAS. Pastikan Anda selalu memperhatikan kehamilan. Konsultasikan segera dengan dokter jika ada hal yang tidak wajar yang Anda rasakan selama masa kehamilan.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Poop Happens Much ado about meconium

https://www.fitpregnancy.com/pregnancy/labor-delivery/ask-labor-nurse/poop-happens. Accessed 08/02/2017.

About Meconium Aspiration. http://m.kidshealth.org/en/parents/meconium.html. Accessed 08/02/2017.

Do Fetuses Poop Inside The Womb?. http://www.iflscience.com/health-and-medicine/do-fetuses-poop/. Accessed 08/02/2017.

Do Babies Poop in the Womb?. http://www.newhealthadvisor.com/do-babies-poop-in-the-womb.html. Accessed 08/02/2017.

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 03/06/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team