Bayi Belum Turun ke Panggul Menjelang Persalinan, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 Agustus 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gerakan bayi dalam kandungan mulai merosot turun adalah salah satu tanda pertama bahwa tubuh Anda bersiap untuk persalinan. Namun, apa jadinya kalau sudah menjelang persalinan tapi si jabang bayi belum juga merosot turun ke panggul? Apa yang bisa calon ibu lakukan? Simak tips-tipsnya di bawah ini, ya.

Memahami pergerakan bayi turun ke panggul

hamil dengan thalassemia

Ketika tubuh mulai mempersiapkan persalinan, bayi akan merosot turun ke panggul. Gerak bayi yang merosot turun ke panggul ini disebut dengan dropping atau lightening. Gerakan ini berarti bayi sedang memutar tubuhnya untuk memosisikan kepala agar berada di bawah mendekati jalur lahir. Bayi perlu mencapai posisi optimal di dalam rahim untuk melewati jalan lahir.

Turunya bayi bisa terjadi beberapa minggu sebelum persalinan benar-benar dimulai, antara minggu ke 34 dan 36 kehamilan. Namun, bagi sebagian wanita, gerakan bayi dalam kandungan ini bisa terjadi hanya beberapa jam sebelum persalinan dimulai.

Jika Anda merasa bahwa bayi Anda telah turun, maka dokter dapat memeriksa posisi bayi dan memprediksi kapan persalinan akan dimulai.

Setiap kehamilan berbeda. Bagi beberapa wanita, waktu bersalin sudah tidak terlalu jauh ketika gerakan bayi dalam kandungan sudah merosot turun. Namun, yang lain mungkin jaraknya masih lama. Beberapa calon ibu lainnya mungkin tidak pernah benar-benar merasakan bayi dalam kandungan beranjak turun sampai detik-detik akhir menjelang persalinan.

Apa yang bisa dilakukan untuk membantu bayi turun ke panggul?

manfaat senam hamil

Jika bayi tampaknya tidak turun ke panggul bahkan setelah 36 minggu kehamilan, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut.

  • Manjakan diri dengan aktivitas fisik ringan untuk membuka serviks. Misalnya jalan kaki dan squat. Akan tetapi, jangan terlibat dalam aktivitas yang terlalu berat.
  • Hindari duduk bersila karena dapat mendorong bayi masuk kembali. Duduk dengan lutut membuka dan mencondongkan badan ke depan dapat membuat bayi bergerak ke bawah ke panggul.
  • Menggunakan bola gym ibu hamil (birth ball) untuk membantu memindahkan bayi ke panggul dan juga mengurangi nyeri punggung dan pinggang.
  • Squat membantu dalam membuka panggul dan memperkuat otot-otot panggul. Ini membantu memindahkan bayi lebih dekat ke panggul. Namun, hindari posisi jongkok.
  • Berbaring di sisi kiri dengan bantal di antara lutut.
  • Berenang dengan perut menghadap ke atas. Hindari gaya dada jika ada nyeri panggul.
  • Jika pekerjaan Anda membuat Anda duduk atau berdiri lama di satu tempat, pastikan untuk beristirahat dan bergerak secara seimbang. Kalau sudah terlalu lama duduk, berdirilah dan jalan-jalan dulu selama beberapa menit. Kalau sudah terlalu lama berdiri, istirahatlah dan cari tempat duduk.

Bicaralah dengan dokter Anda sebelum mencoba salah satu dari tips-tips di atas atau jika Anda curiga bahwa bayi tidak bergerak ke daerah panggul.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Faktor-faktor berikut ini mungkin turut andil dalam menentukan apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki, tapi mungkin juga hanya kebetulan belaka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Tendangan janin dapat menunjukkan janin dalam kondisi sehat dalam kandungan. Tapi, bagaimana jika janin berhenti bergerak? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Daftar Jamu yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Jamu menjadi minuman tradisional yang menyehatkan. Namun ada beberapa bahan jamu yang dilarang untuk ibu hamil, salah satunya kunyit asam.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hamil Anggur, Komplikasi Kehamilan yang Dikenal Sebagai Hamil Palsu

Hamil anggur adalah komplikasi kehamilan yang mengecoh. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mencegahnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 3 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
setelah kuret

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit