Tomat Disebut-sebut Bikin Pria Lebih Subur, Benarkah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 1 November 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kasus sulit hamil tidak hanya karena pihak wanita yang tidak subur. Masalah kesuburan pria juga bisa menurunkan peluang kehamilan. Entah itu karena kuantitas atau kualitas sperma yang kurang. Atau bisa juga akibat kemampuan gerak sperma tidak baik, sehingga tak dapat mencapai sel telur. Ada banyak makanan yang digadang-gadang mampu meningkatkan kesuburan pria, salah satunya tomat. Namun, apa benar tomat dapat membuat pria lebih subur?

Tomat membantu meningkatkan kesuburan pria

Bukan sekadar isapan jempol belaka, tomat nyatanya dapat membuat pria lebih subur. Hal ini dibuktikan dalam laporan yang diterbitkan oleh Klinik Cleveland di Ohio menyebutkan bahwa kandungan di dalam tomat dapat memengaruhi kesuburan pria.

Kandungan yang dianggap dapat meningkatkan kesuburan pria dalam tomat adalah likopen, yaitu salah satu zat pembentuk karotenoid. Ini adalah antioksidan yang memberi warna cerah pada tomat.

Antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas yang biasanya terbentuk dari konsumsi makanan tidak sehat. Lama-kelamaan, makanan tidak sehat, penuh lemak dan kalori ini dapat menurunkan kualitas sperma.

Dalam penelitian tersebut, diketahui bahwa likopen dalam tomat dapat meningkatkan jumlah meningkatkan jumlah sperma hingga 70 persen.

Ketika likopen masuk ke dalam tubuh, tubuh akan menyerap 20-30 persen dari total likopen yang masuk. Likopen tersebut akan disebar ke beberapa bagian tubuh. Salah satu bagian yang paling banyak mendapat likopen adalah testis, tempat di mana sperma diproduksi.

Tak hanya jumlah, kualitas sperma juga lebih baik

Sperma yang berkualitas akan dilihat dari tiga faktor penting, yaitu jumlah sperma, bentuk dan gerakannya. Jika ada satu salah satu faktor yang kurang baik, misalnya gerakan sperma kurang lincah dan cepat, maka pria akan berisiko tidak subur bahkan mandul.

Likopen dalam tomat sudah terbukti dapat meningkatkan jumlah sperma. Penelitian lain yang dilakukan di Universitas Sheffield Inggris membuktikan bahwa likopen benar-benar bisa membantu meningkatkan kualitas sperma dan mengurangi kerusakan DNA sehingga meningkatkan jumlah sperma matang. Oleh karena itu, tomat dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pria.

Dalam penelitian tersebut peserta yang terdiri dari pria yang berusia 18-30 tahun, diberikan suplemen likopen setiap hari. Kemudian, di akhir penelitian diketahui bahwa pria yang minum suplemen likopen memiliki kualitas dan kuantitas sperma lebih baik.

Selain itu, terbukti juga bahwa sperma pada pria yang mengonsumsi likopen, lebih cepat bergerak dan gesit, sehingga dapat meningkatkan peluang pembuahan.

Lalu, haruskah saya minum suplemen alih-alih makan tomat?

Sebenarnya, supaya meningkatkan kesuburan, Anda tak perlu mengonsumsi suplemen yang berbagai macam. Jika Anda bisa memenuhi kebutuhan nutrisi melalui makanan, maka suplemen adalah pilihan terakhir.

Pasalnya, makanan adalah sumber nutrisi terbaik ketimbang suplemen. Selain dari tomat, ada banyak makanan lain yang mengandung likopen tinggi. Berikut adalah contoh makanan dengan likopen tinggi dalam porsi 100 gram:

  • Jambu biji: 5,2 mg
  • Semangka: 4,5 mg
  • Pepaya: 1,8 mg

Selain mengonsumsi makanan yang tinggi likopen, penerapan gaya hidup sehat juga menjadi kunci dalam meningkatkan kesuburan pria. Jadi, pastikan bahwa Anda melakukan kebiasaan sehat lainnya, ya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hipogonadisme

%%title%% adalah kelainan pada fungsi testis dan ovarium. Cari tahu gejala, penyebab, serta pengobatan hipogonadisme di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Konten Bersponsor
hipogonadisme
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

6 Faktor yang Dapat Menjadi Penyebab Pria Tidak Subur

Tahukah Anda bahwa masalah kesuburan bisa terjadi baik pada pria maupun wanita. Lalu, apa saja penyebab pria menjadi tidak subur?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 11 April 2020 . Waktu baca 9 menit

Kapan Masa Subur Pria dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Mengetahui kapan saat masa subur pria dapat meningkatkan kemungkinan hamil. Ketahui cara menghitung masa subur pria dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 5 November 2019 . Waktu baca 7 menit

Kupas Tuntas Hipogonadisme, Gangguan Hormon Pemicu Masalah Kesuburan

Hipogonadisme adalah gangguan hormon yang dapat membuat pria atau wanita menjadi tidak subur. Lantas, apa saja penyebab dan gejalanya? Cari tahu disini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan 19 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
azoospermia adalah

Azoospermia (Air Mani Tidak Mengandung Sperma)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
oligospermia jumlah sperma sedikit, jumlah sperma rendah

Oligospermia (Jumlah Sperma Rendah)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
ejakulasi dini

Ejakulasi Dini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit