Benarkah Berhubungan Intim Setiap Hari Justru Bikin Susah Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Satu kali berhubungan seks tanpa lindungan alat kontrasepsi sebenarnya bisa saja langsung membuahkan kehamilan. Namun banyak pula suami-istri yang tetap tidak bisa memiliki anak meski sudah berhubungan intim hampir setiap hari. Benarkah katanya kalau berhubungan seks setiap hari justru bikin susah hamil? Temukan jawabannya di artikel ini.

Apakah seks setiap hari bisa bikin sulit hamil?

Peluang langsung hamil dari berhubungan seks setiap hari tanpa kontrasepsi ternyata lumayan besar. Satu survey menemukan bahwa berhubungan setiap hari selama enam bulan membuahkan kehamilan pada 60 persen pasangan, 80 persen pasangan dalam waktu sembilan bulan, dan hampir 90 persen pasangan dalam waktu satu tahun.

Dengan demikian, anggapan bahwa seks setiap hari justru bikin sulit hamil sebenarnya tidak perlu terlalu dimasukkan ke hati. Sah-sah saja bagi pasangan muda untuk berhubungan intim setiap hari (jika Anda punya energi dan waktu) tanpa harus khawatir tentang kesuburan masing-masing. Namun perlu diketahui bahwa pada pria 40-50 tahun ke atas, kadar hormon testosteron mungkin mulai menurun yang bisa memengaruhi tingkat kesuburannya.

Tapi, perlukah setiap hari berhubungan seks untuk bisa hamil?

Kehamilan sendiri terjadi ketika sel sperma dan sel telur bertemu dan mengalami pembuahan. Namun, untuk menjamin pembuahan yang sukses, Anda akan membutuhkan waktu yang tepat.

Banyak perempuan yang tidak tahu kapan tepatnya mereka berovulasi, waktu yang ideal untuk merencanakan kehamilan. Penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa bahkan pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur sekali pun, ovulasi bisa terjadi setiap saat. Oleh karena itu, banyak pasangan yang memutuskan untuk berhubungan seks setiap hari agar tidak kelewatan jendela ovulasi. Tapi Anda sebenarnya tak perlu sampai demikian.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa Anda dapat meningkatkan peluang Anda sukses hamil jika Anda berhubungan seks satu kali setiap 1-2 hari dalam sebulan jika Anda tidak tahu persis kapan ovulasi Anda terjadi, atau selama masa subur (jika Anda tahu kapan tepatnya), yaitu satu kali sehari di 3-4 hari sebelum dan hari-H ovulasi. Idealnya, Anda harus berusaha untuk melakukan hubungan seks setidaknya tiga sampai empat kali seminggu sepanjang siklus Anda (kira-kira setiap dua hari sekali atau bisa lebih). Dengan hitung-hitungan ini, Anda pasti berhubungan seks setidaknya sekali selama masa subur Anda bahkan Anda jika Anda tidak yakin kapan tepatnya Anda berovulasi.

Sederhananya, Anda boleh berhubungan setiap hari untuk merencanakan kehamilan, atau dua hari sekali. Frekuensi hubungan seks yang lebih sering berarti kemungkinan terjadinya pembuahan juga meningkat. Asal jangan berhubungan seks dua kali sehari, untuk membiarkan sperma laki-laki “beristirahat” dan mengisi ulang.

Kesuburan pria juga menentukan peluang hamil

Pria membutuhkan waktu untuk memproduksi sperma yang cukup dan berkualitas. Bagi pria, berhubungan seks terlalu sering dapat menurunkan jumlah sperma sehat karena tubuhnya tidak mendapat waktu yang cukup untuk beristirahat dan mengisi ulang spermanya.

Baiknya adalah mencoba berkompromi dengan menghitung masa subur perempuan dan cocokkan dengan “masa subur” prianya juga. Kemudian tentukan kapan hari yang tepat untuk berhubungan seks agar bisa hamil. Pada umumnya, berhubungan seks setiap 3-4 kali seminggu sudah mencakup “kebutuhan” kedua belah pihak.

Jika Anda sulit untuk menentukan masa subur, Anda dapat menggunakan perkiraan atau dengan alat test kesuburan yang dijual di apotek. Dengan perkiraan, masa subur wanita dapat dihitung kira-kira hari ke 14 siklus menstruasi (14 hari dari hari menstruasi pertama).

Posisi pria di atas adalah posisi seks terbaik agar cepat hamil

Pada umumnya posisi misionaris (pria di atas) adalah posisi seks terbaik untuk mempercepat kehamilan. Dengan posisi ini, sperma yang dikeluarkan menumpuk pada sekitar mulut rahim untuk waktu yang cukup. Tetapi bila posisi mulut rahim tidak seperti pada umumnya, maka posisi hubungan seksual yang lain diperlukan.

Tak selamanya berhubungan seks bisa membuahkan kehamilan

Namun yang juga perlu diperhatikan, segala pertimbangan di atas tentu bukan menjadi garansi bahwa seks di hari ovulasi langsung pasti bisa berbuah kehamilan. Ada beragam faktor lain yang juga harus Anda dan pasangan perhitungkan masak-masak.

Jika berbagai cara sudah dilakukan dan tak kunjung membuahkan kehamilan, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui status kesuburan pihak pria dan wanita, sekaligus mengetahui apa penyebabnya kalau terdapat gangguan kesuburan. Setelah itu baru dapat diberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sederet Cara Melancarkan Jadwal Haid Agar Kembali Teratur

Haid yang tidak teratur dapat membuat rencana liburan dan program hamil sulit terwujud. Berikut cara melancarkan haid yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 21 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memakai Test Pack

Tes kehamilan bisa dilakukan di rumah menggunakan test pack. Namun, perhatikan petunjuk penggunaan karena bisa saja Anda salah menggunakan test pack.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 21 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Apa bedanya bercak darah dari tanda hamil atau menstruasi? Pasalnya, keduanya cukup mirip. Temukan ciri dan perbedaan flek darah yang terjadi pada Anda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Impotensi atau impoten adalah kondisi ketika penis tidak bisa ereksi optimal saat berhubungan seks. Berikut gejala, penyebab, dan cara mengatasi impotensi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Impotensi 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cat kuku kutek

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit