home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Cara Untuk Mempercepat Kehamilan

4 Cara Untuk Mempercepat Kehamilan

Jika Anda sangat berharap untuk segera hamil, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan sembari mengusahakan pembuahan. Berikut ini empat hal yang dapat Anda coba sehingga Anda tak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan buah hati.

1. Kunjungi dokter Anda dan lakukan tes genetik

Anda akan lebih cepat hamil jika tubuh Anda sudah siap menerima kehamilan. Untuk mencari tahu apakah Anda sudah berada dalam kondisi yang tepat untuk kehamilan, dan untuk mencari tahu perubahan apa saja yang perlu Anda lakukan untuk membantu program kehamilan, aturlah jadwal pemeriksaan dengan dokter atau bidan Anda sebelum Anda mencoba hamil. Anda mungkin tidak bisa langsung menemukan atau memecahkan suatu masalah kesehatan dalam satu kali pertemuan, tetapi dengan melakukan pemeriksaan awal secepat mungkin, Anda dapat mengantisipasi masalah yang mungkin akan muncul dalam program kehamilan Anda.

Tergantung dari latar belakang etnis dan sejarah keluarga Anda, dokter bisa saja menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan genetik jika Anda atau pasangan mengidap penyakit bawaan serius seperti cystic fibrosis, penyakit sel sabit, dan lainnya. Ini bisa jadi salah satu hal paling penting yang Anda dapat lakukan untuk membantu menjamin kesehatan bayi, apalagi yang dibutuhkan untuk pemeriksaan genetik ini hanyalah saliva atau sampel darah dari Anda dan pasangan. Bahkan pemeriksaan ini biasanya sudah di-cover oleh asuransi kesehatan.

2. Cari tahu kapan Anda berovulasi

Rahasia terbesar untuk kehamilan yang lebih cepat adalah mengetahui kapan Anda berovulasi (pelepasan sel telur dari induk telur). Anggaplah sel telur adalah sasaran dan sperma adalah anak panahnya. Salah satu dari anak panah harus mengenai sasaran agar Anda dapat segera hamil.

Karena Anda berovulasi satu kali dalam siklus datang bulan, hanya ada beberapa hari di mana Anda berada di luar siklus (saat Anda berovulasi) dan saat itulah berhubungan seksual dapat lebih mungkin berujung kehamilan. Mengetahui kapan Anda berovulasi berarti Anda dan pasangan Anda dapat mengidentifikasi kapan waktunya panah bisa lebih tepat mengenai sasaran, daripada menembakkan panah secara acak dan hanya berharap untuk mengenai sasaran karena keberuntungan.

Jika siklus datang bulan Anda datangnya tidak menentu, akan lebih sulit menentukan masa ovulasi. Silakan tanyakan pada dokter Anda mengenai hal ini.

3. Berhubungan seks di waktu yang tepat

Saat Anda sudah tahu kapan sel telur Anda akan dilepaskan oleh induknya (ovulasi), Anda dapat merencanakan untuk berhubungan seksual selama hari tersubur Anda, yaitu dari tiga hari sebelum ovulasi hingga hari H ovulasi. Mulai lebih awal juga tidak apa-apa. Beberapa wanita berhasil hamil setelah melakukan hubungan seksual pada enam hari sebelum ovulasi.

Anda punya cukup banyak waktu untuk berhubungan seks yang efektif, karena sperma dapat bertahan selama tiga sampai enam hari di dalam tubuh Anda (meskipun sel telur Anda hanya bertahan selama sekitar satu hari). Itu berarti jika Anda melakukan hubungan seksual pada hari Senin, sperma dapat bertahan di dalam saluran tuba, menunggu sel telur terlepas, hingga hari Kamis, atau bisa jadi selambat-lambatnya hingga hari Minggu.

Jika Anda tidak yakin kapan masa subur Anda, ini adalah tips yang lebih mudah dan praktis: lakukan hubungan seksual setiap dua hari sekali. Dengan melakukan hubungan seksual sesering ini berarti Anda akan selalu memiliki sperma sehat yang menunggu di saluran tuba Anda setiap harinya, yang siap untuk beraksi saat sel telur Anda terlepas.

Saran lainnya: Jika Anda dan pasangan menunggu untuk berhubungan seksual hanya saat Anda berada di waktu tersubur, pastikan suami sudah ejakulasi setidak satu kali di dua hari sebelum masa subur Anda. Jika ia terlalu lama tidak berejakulasi, akan ada banyak sperma yang sudah mati di dalam air maninya saat Anda sudah memasuki masa subur, dan sperma yang sudah mati ini tidak dapat membuat Anda hamil.

4. Bantulah pasangan Anda untuk memiliki sperma terbaik

Sperma memiliki kesempatan lebih tinggi untuk membuahi sel telur saat mereka sehat, kuat, dan jumlahnya berlimpah. Beberapa hal yang dapat membantu pasangan Anda untuk memproduksi sperma yang siap tempur adalah:

  • Mengurangi alkohol (penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi alkohol setiap hari dapat mengurangi tingkat testosteron dan jumlah sperma, serta dapat meningkatkan jumlah sperma yang tidak normal)
  • Hindari tembakau dan narkoba (ini dapat melemahkan fungsi sperma)
  • Konsumsi nutrisi pokok yang cukup, seperti zinc, asam folat, kalsium, dan vitamin C dan D, yang dapat membantu menciptakan sperma yang berlimpah, kuat, dan aktif.
  • Hindarilah berendam air panas, sauna, dan jacuzzi, karena panas dapat membunuh sperma (fungsi testikel terbaik adalah pada suhu 34 hingga 35,5 derajat Celcius, beberapa derajat lebih dingin daripada suhu tubuh normal).

Lebih cepat Anda beserta pasangan melakukan perubahan, dampaknya akan lebih baik karena sperma membutuhkan waktu untuk berkembang. Perubahan yang Anda dan pasangan lakukan sekarang akan menghasilkan sperma yang lebih baik sekitar tiga bulan kemudian.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai saya hamil?

Statistik menunjukkan bahwa 6 dari 10 pasangan yang mencoba hamil secara alami, akan mendapatkan kehamilan di tiga bulan pertama. Tentu saja ini jika Anda dan pasangan dalam kondisi sehat dan tak memiliki masalah kesuburan.

Setelah lewat tiga bulan, berapa lama Anda harus terus mencoba sebelum meminta bantuan dari spesialis ahli kesuburan tergantung dari usia Anda. Dengan bertambahnya usia, kesuburan Anda akan berkurang. Jadi jika Anda berusia lebih dari 40 tahun, segeralah konsultasikan dengan para ahli. Jika Anda berusia sekitar 35 hingga 40 tahun, diskusikanlah dengan dokter kesuburan setelah Anda berusaha hamil selama 6 bulan dan tetap tidak memberikan hasil apapun. Dan jika Anda berusia di bawah 35 tahun, Anda bisa tetap mencoba hamil secara alami selama setahun sebelum berkonsultasi pada dokter.

Tentu saja, jika Anda memilik kekhawatiran akan adanya masalah kesuburan pada diri Anda atau pasangan, silakan atur perjanjian dengan dokter. Tidak ada alasan untuk menundanya.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x