8 Cara untuk Meningkatkan Kesuburan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda masih berusaha untuk memiliki anak? Terkadang untuk mencapai kehamilan memang bukan sesuatu yang mudah bagi beberapa pasangan. Beberapa individu masih sulit untuk memiliki anak karena masalah kesuburan yang dialaminya. Walaupun, Anda dan pasangan sudah sering melakukan hubungan seksual, namun faktor kesuburan Anda dapat menghambat keinginan Anda tersebut.  Untuk itu, sebaiknya tingkatkan kesuburan Anda agar lebih mudah bagi Anda mencapai kehamilan.

Apa yang harus saya lakukan untuk dapat meningkatkan kesuburan?

Setiap orang pasti ingin memiliki tingkat kesuburan yang normal. Kesuburan memudahkan Anda dan pasangan untuk memiliki anak. Boleh dikatakan bahwa tingkat kesuburan menjadi penentu seseorang bisa mempunyai anak atau tidak. Oleh karena itu, sebagian besar orang melakukan berbagai cara untuk dapat meningkatkan kesuburan yang dimilikinya.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesuburan Anda adalah:

1. Berat badan normal

Wanita disarankan memiliki berat badan normal agar kesuburannya meningkat. Wanita yang terlalu kurus atau yang memiliki berat badan rendah (underweight) dan wanita yang kelebihan berat badan (overweight) cenderung lebih sulit untuk mencapai kehamilan.

Penelitian pada 2112 wanita hamil menunjukkan bahwa wanita yang mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) sebelum hamil sebesar 25-39 (overweight sampai obesitas) memiliki waktu 2 kali lipat lebih lama untuk berhasil hamil. Sedangkan wanita yang memiliki IMT kurang dari 19 (underweight) memiliki waktu 4 kali lipat lebih lama untuk mencapai kehamilan.

Berat badan dikaitkan dengan terganggunya produksi hormon yang berhubungan dengan pelepasan sel telur wanita (ovulasi). Hal ini menjadikan siklus menstruasi Anda tidak teratur, sehingga Anda akan sulit mencapai kehamilan.

2. Jaga kesehatan sperma

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan berulang terhadap panas pada testis pria dapat menurunkan kualitas sperma pria, yang pada akhirnya berpengaruh pada kesuburan pria. Seperti pada penelitian yang mengatakan bahwa sering mandi air panas dapat mempengaruhi kesuburan pria. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa suhu skrotum pria meningkat saat ia bekerja dengan memangku laptop dan hal ini dapat menurunkan kualitas sperma jika dilakukan berulang-ulang dalam waktu lama. Ada juga penelitian yang mengatakan bahwa menaruh ponsel di saku celana dekat testis, dapat mempengaruhi kesehatan sperma.

3. Berhenti merokok

Merokok dapat mempengaruhi kesuburan pria dan wanita. Pada pria, merokok dapat mengurangi jumlah produksi sperma dan juga kerusakan DNA yang dibawa oleh sperma. Sedangkan, wanita yang merokok dapat mempengaruhi sel telur dan rahim. Sel telur yang telah dibuahi sperma cenderung sulit menempel pada rahim sebagai tempatnya berkembang. Oleh karena itu, merokok pada saat hamil dapat meningkatkan risiko keguguran. Racun pada rokok juga dapat membuat sel telur lebih tua, misalnya sel telur yang Anda miliki sekarang seperti sel telur pada usia Anda 43 tahun, padahal Anda masih berusia 36 tahun, seperti kata Robert Barbieri, M.D., kepala obstetrik dan ginekologi di Brigham and Women’s Hospital, Boston, dilansir dari parents.com.

4. Jaga makanan Anda

Saat Anda sedang berusaha untuk hamil, sebaiknya jaga konsumsi makanan Anda. Pastikan Anda memenuhi kebutuhan zat gizi penting, seperti protein, zat besi, seng, vitamin C, dan vitamin D. Kekurangan zat gizi penting ini dapat memperpanjang siklus menstruasi Anda dan juga meningkatkan risiko Anda untuk mengalami keguguran di awal kehamilan. Juga, pastikan Anda konsumsi makanan dengan gizi seimbang, yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

5. Batasi minum kopi dan alkohol

Minum terlalu banyak kopi atau alkohol dapat mempengaruhi tingkat kesuburan wanita. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dapat menurunkan kemampuan wanita untuk hamil dan juga dapat membahayakan perkembangan janin. Alkohol dapat mengubah kadar estrogen dalam tubuh wanita, sehingga mengganggu penempelan sel telur pada rahim.

Untuk konsumsi kopi, sebaiknya juga dibatasi. Para ahli mengatakan bahwa konsumsi lebih dari 5 cangkir atau setara dengan 500 mg kafein dalam sehari berhubungan dengan penurunan tingkat kesuburan. Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membawa dampak pada kadar hormon wanita dan juga berdampak pada lamanya wanita dalam mencapai kehamilan.

6. Jangan menunda melakukan hubungan seksual

Tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda lebih dari lima hari dapat mempengaruhi jumlah sperma Anda. Jika Anda berpikir bahwa melakukan hubungan seksual setiap hari dapat menurunkan jumlah sperma yang Anda produksi, maka pikiran Anda salah. Melakukan hubungan seksual setiap hari tidak akan menurunkan jumlah sperma yang diproduksi tubuh Anda, namun mungkin melelahkan bagi Anda jika melakukannya setiap hari. Melakukan hubungan seksual tiap dua hari sekali mungkin baik bagi Anda yang sedang berusaha memiliki anak.

7. Jauhi stres

Stres dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Wanita dengan tingkat stres tinggi lebih sulit untuk hamil dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat stres lebih rendah. Oleh karena itu, sebaiknya hindari stres saat Anda sedang mencoba untuk hamil. Lakukan hal-hal yang dapat menenangkan hati dan pikiran Anda, misalnya olahraga.

Namun, yang harus digarisbawahi adalah jangan melakukan olahraga berat saat Anda sedang mencoba hamil. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang sering melakukan olahraga berat mempunyai tingkat kesuburan yang lebih rendah. Namun, hal ini mungkin juga dipengaruhi oleh faktor lainnya, seperti berat badan.

8. Jauhi pestisida

Banyak pestisida (bahan kimia yang digunakan  untuk membunuh serangga) dapat menurunkan kesuburan pria dan wanita. Pada wanita, pestisida dapat mengganggu fungsi sel telur dan siklus menstruasi. Sedangkan pada pria, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Human Reproduction tahun 2015 menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung pestisida dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma yang diproduksinya. Oleh karena itu, sebaiknya cuci buah dan sayuran sebelum dimasak atau dimakan untuk menghilangkan kadar pestisidanya.

 

BACA JUGA

 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kehamilan Ektopik, Ketika Janin Tumbuh di Luar Rahim

Kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan terjadi saat sel telur yang dibuahi tidak berpindah ke rahim, tapi menempel dan bertumbuh di luar rahim.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Mengupas 8 Mitos agar Cepat Hamil yang Banyak Dipercaya

Tidak semua informasi mengenai cara agar cepat hanil adalah fakta. Bisa jadi, itu hanya mitos belaka secara turun temurun yang dipercayai agar cepat hamil.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Apa bedanya bercak darah dari tanda hamil atau menstruasi? Pasalnya, keduanya cukup mirip. Temukan ciri dan perbedaan flek darah yang terjadi pada Anda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Bertambahnya Usia Dapat Memengaruhi Kesuburan Wanita

Mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahui bahwa usia bisa memengaruhi kesuburan wanita. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
menopause

Menopause

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Apa Benar Kebanyakan Olahraga Bikin Wanita Susah Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit