Demi menciptakan masa kehamilan yang nyaman, ibu hamil sering kali menerapkan rutinitas khusus selama mengandung, salah satunya adalah mengikuti kelas prenatal.
Demi menciptakan masa kehamilan yang nyaman, ibu hamil sering kali menerapkan rutinitas khusus selama mengandung, salah satunya adalah mengikuti kelas prenatal.

Lantas, apa saja yang akan didapatkan bumil (ibu hamil) selama mengikuti kelas ini? Jika Ibu masih ragu untuk mendaftar kelas prenatal, coba ketahui dahulu melalui uraian berikut.
Kelas prenatal adalah sebuah kelas atau pertemuan yang diadakan sebagai wadah bagi ibu hamil untuk mempelajari berbagai hal terkait kehamilan sampai menjelang persalinan.
Selain dipandu oleh fasilitator yang berpengalaman di bidangnya, Ibu juga akan bertemu ibu hamil lainnya sehingga mendapat teman seperjuangan.
Selain penyampaian materi, kelas prenatal sering kali diisi dengan aktivitas fisik, seperti senam atau yoga ibu hamil.
Saat ini, sudah banyak tempat pelayanan kesehatan umum masyarakat yang menyediakan kelas prenatal, termasuk puskesmas dan rumah sakit.
Selain mengunjungi tempat-tempat tersebut, ada pula fasilitator yang bisa Anda temukan di media sosial. Ketika mencarinya, jangan lupa memastikan kualitas fasilitatornya.
Ibu dapat mencari kelas ibu hamil yang sesuai dengan kebutuhan, mengingat harga kelas prenatal pun cukup bervariasi.
Biaya kelas prenatal bisa ditentukan setiap pertemuan atau dalam bentuk paket yang terdiri dari beberapa pertemuan sekaligus.

Berikut adalah berbagai hal yang biasanya diajarkan dalam kelas prenatal. Setiap fasilitator mungkin memberikan materi yang berbeda sesuai dengan kondisi tiap ibu hamil.
Perubahan bentuk badan, bayangan menjadi ibu, dan mitos kehamilan sering kali membuat bumil overthinking. Supaya hal ini tidak berujung pada stres, Ibu perlu mempelajari cara berpikir positif.
Dengan mengikuti kelas ibu hamil, fasilitator akan menuntun Ibu untuk berpikir positif dan meluruskan kekhawatiran yang selama ini Ibu rasakan.
Meski janin berada di dalam tubuh ibu, suami tetap bertanggung jawab atas kehamilan. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya suami juga mengikuti kelas ibu hamil.
Kelas prenatal akan memberikan pengetahuan tentang peran suami saat istri hamil hingga melahirkan.
Memiliki pengetahuan lebih mengenai janin, kehamilan, dan kondisi istri selama kehamilan adalah bekal untuk menjadi suami siaga.
Artikel terkait
Kelas prenatal akan mengajarkan bumil dan suami tentang cara berbicara dengan bayi dalam rahim. Perilaku ini perlu dibiasakan mengingat ikatan anak dan orang tua bisa dibangun sejak dalam kandungan.
Mengutip laman Pregnancy, Birth & Baby, Ibu dan suami bisa mencoba berkomunikasi dengan janin dengan cara berbicara di depan perut, memijat perut dengan lembut, dan memutarkan musik yang menenangkan.
Fasilitator dalam kelas ibu hamil mungkin juga memberikan berbagai informasi mengenai masalah kehamilan yang rentan dialami ibu hamil.
Tak jarang, bumil juga dibekali informasi terkait pencegahan anemia, kekurangan energi kronis, hingga IMS selama kehamilan.
Berbekal informasi tersebut, Ibu bisa lebih mengenali diri sendiri. Artinya, jika merasakan gejalanya, Ibu bisa langsung memeriksakannya ke dokter kandungan.
Semakin dini masalah kehamilan dideteksi, semakin besar peluang kesembuhannya.

Salah satu momen yang ditunggu selama kehamilan adalah mempersiapkan persalinan. Di samping mempersiapkan fisik dan kebutuhan bayi baru lahir, bumil perlu mempersiapkan mental.
Untuk mempersiapkannya, fasilitator kelas prenatal akan mengajarkan ibu hamil berbagai teknik relaksasi, salah satunya adalah hypnobirthing.
Hypnobirthing adalah teknik relaksasi yang bertujuan untuk mengurangi bayangan akan rasa sakit, kecemasan, dan ketegangan saat melahirkan.
Beberapa tanda persalinan, seperti kontraksi yang intens dan pecah air ketuban, memang mudah dikenali.
Akan tetapi, Ibu yang sedang menjalani kehamilan pertama mungkin belum mengetahui tanda-tanda persalinan yang kurang umum. Berikut adalah beberapa contohnya.
Supaya fasilitator bisa membantu mengingatkan bumil tentang tanda persalinan, Ibu mungkin diminta untuk memberikan informasi mengenai usia kehamilan dan HPL.
Tak hanya selama kehamilan, studi yang diterbitkan Science Midwifery (2023) menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengikuti kelas prenatal memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi masa nifas.
Hal tersebut ditunjukkan dengan kemampuan ibu dalam memandikan bayi, merawat tali pusat, mengganti popok, sampai mempersiapkan makanan untuk bayi.
Meski begitu, bukan berarti ibu tidak perlu meminta bantuan pada orang lain. Pasalnya, bantuan dapat melancarkan proses pemulihan pascapersalinan.
Di samping itu, mengikuti kelas ibu hamil akan membuat Ibu bertemu teman baru dengan kondisi serupa yang bisa menjadi support system satu sama lain.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Class is in session: The many benefits of prenatal education | Your pregnancy matters | UT southwestern Medical Center. (n.d.). UT Southwestern Medical Center | The #1 Hospital in DFW. Retrieved 07 November 2024, from https://utswmed.org/medblog/prenatal-childbirth-classes/
Antenatal classes. (2020, December 1). nhs.uk. Retrieved 07 November 2024, from https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/preparing-for-the-birth/antenatal-classes/
Kelas Ibu Hamil. (2022, September 2). BKKBN. Retrieved 07 November 2024, from https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/9694/intervensi/479585/kelas-ibu-hamil
Norfolk, J. O. (n.d.). Communication during pregnancy. Just One Norfolk. Retrieved 07 November 2024, from https://www.justonenorfolk.nhs.uk/speech-language/talk-play/communication-during-pregnancy/
Bonding with your baby during pregnancy. (2023, October 5). Pregnancy, Birth and Baby | Pregnancy Birth and Baby. Retrieved 07 November 2024, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/bonding-with-your-baby-during-pregnancy
Marsiami, A. S., Puspariny, C., Fatimah, W. D. (2023). Benefit of pregnancy classes on the independence of postpartum mothers in caring for newborns. Science Midwifery. Retrieved 07 November 2024, from https://midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery/article/view/1124
Versi Terbaru
21/11/2024
Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Edria
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro