backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Ibu Hamil Ingin Makan Sushi? Ini Aturannya agar Tetap Aman

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

Ibu Hamil Ingin Makan Sushi? Ini Aturannya agar Tetap Aman

Bolehkah ibu hamil makan sushi? Pertanyaan tersebut tampaknya hampir selalu muncul dalam pemikiran penggemar sushi yang sedang hamil.

Namun, bukan tanpa alasan, pertanyaan tersebut sering muncul karena memang ada beberapa jenis sushi yang sebaiknya tidak dimakan saat hamil.

Lantas, apakah ibu hamil benar-benar tidak boleh makan sushi? Atau ada jenis sushi tertentu yang masih bisa dimakan saat hamil? Temukan jawabannya melalui penjelasan berikut.

Apakah ibu hamil boleh makan sushi?

Jika sushi yang Anda maksud adalah sushi dengan ikan setengah matang atau mentah, ibu hamil biasanya memang tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan tersebut.

Meski sudah menggunakan ikan berkualitas tinggi, disimpan dalam kondisi beku, dan disajikan dengan steril, sushi ikan mentah tetap berisiko tinggi mengandung parasit dan bakteri.

Sistem kekebalan tubuh saat hamil yang cenderung melemah akan membuat Anda lebih mudah terpapar infeksi parasit dari ikan mentah pada sushi.

Ketika terpapar infeksi, bukan hanya tubuh ibu yang merasakan dampak buruknya, tapi juga janin. Inilah alasan mengapa sushi mentah menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Tips makan sushi saat hamil

Meski harus menahan keinginan makan sushi mentah selama masa kehamilan, untungnya ibu hamil masih boleh makan jenis sushi tertentu.

Supaya Anda bisa mendapatkan manfaat sushi dari ikannya tanpa membahayakan kehamilan, pilih sushi Anda dengan mengikuti tips berikut.

1. Pilih sushi matang

Ibu hamil boleh mengonsumsi sushi asalkan ikan yang digunakan sebagai isiannya sudah matang sempurna.

Tak sekedar nikmat, ikan juga mengandung berbagai zat gizi, seperti protein dan omega-3 yang baik untuk janin.

Selain itu, sebisa mungkin pilihlah tempat yang menjual sushi matang dan mentah dalam wadah terpisah.

Pasalnya, menempatkan sushi mentah dan matang di tempat yang sama bisa meningkatkan risiko kontaminasi silang.

2. Hindari ikan tinggi merkuri

Di samping kandungan proteinnya, beberapa jenis ikan juga memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Jenis ikan ini sebaiknya dihindari saat hamil.

UT Southwestern Medical Center menyebutkan bahwa mengonsumsi ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi dapat meningkatkan risiko bayi lahir cacat.

Beberapa contoh ikan yang tinggi akan merkuri yakni ikan todak, tenggiri, kakap, dan hiu. Ikan tuna yang sering digunakan sebagai isian sushi juga termasuk dalam kategori ini.

Jika Anda ingin makan sushi saat hamil, pilihlah sushi dengan sumber makanan laut bermerkuri rendah, seperti udang, kerang, salmon, ikan trout, dan ikan air tawar.

3. Pertimbangkan bahan pelengkap sushi

Beberapa restoran kerap menyajikan sushi dengan bahan pelengkap, seperti mayones dan wasabi. Nah, ibu hamil sebaiknya hanya makan sushi dengan nasinya saja.

Pasalnya, sensasi panas yang ditinggalkan wasabi dikhawatirkan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut atau mendorong rasa mual dan muntah.

Sementara itu, keamanan mayones untuk ibu hamil perlu dipertimbangkan dengan memerhatikan telur yang digunakan. Mayones yang terbuat dari telur non-pasteurisasi harus dihindari ibu hamil.

Rekomendasi sushi yang aman untuk ibu hamil

Selain memilih sushi dengan ikan matang dan restoran yang higienis atau terjaga kebersihannya, ibu hamil harus memastikan bahwa sushi tersebut diolah dengan peralatan yang berbeda dengan sushi mentah.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah kontaminasi parasit atau bakteri dari sushi mentah ke sushi matang.

Jika Anda tidak bisa memastikannya, maka sushi terbaik yang aman untuk ibu hamil adalah sushi yang dibuat sendiri di rumah.

Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa sushi yang Anda makan benar-benar terbuat dari ikan berkualitas yang diolah sampai matang serta tidak dimasak menggunakan peralatan yang dipakai untuk mengolah daging mentah.

Jika penjelasan di atas masih meninggalkan berbagai pertanyaan terkait keamanan sushi untuk ibu hamil, Anda bisa langsung menanyakannya pada dokter kandungan.

Melalui konsultasi, dokter bisa merekomendasikan makanan lain yang lebih aman untuk ibu hamil dan tidak kalah nikmat dari sushi.

Kesimpulan

  • Ibu hamil dilarang makan sushi yang menggunakan ikan mentah karena ikan mentah mungkin mengandung parasit.
  • Jika Anda ingin makan sushi saat hamil, pilihlah sushi yang menggunakan ikan matang, hindari ikan tinggi merkuri, dan jangan menambahkan terlalu banyak bahan pelengkap.
  • Sushi terbaik untuk ibu hamil adalah sushi yang dibuat sendiri dengan bahan-bahan yang berkualitas, aman bagi ibu dan janin, serta higienis.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan