Saat hamil, beberapa wanita merasa bahwa rambutnya semakin mudah mengalami permasalahan, seperti rontok, patah, atau bercabang. Karena ini, ibu hamil mungkin merasa ingin potong rambut lebih sering dari biasanya supaya lebih nyaman.
Saat hamil, beberapa wanita merasa bahwa rambutnya semakin mudah mengalami permasalahan, seperti rontok, patah, atau bercabang. Karena ini, ibu hamil mungkin merasa ingin potong rambut lebih sering dari biasanya supaya lebih nyaman.

Akan tetapi, tak sedikit pula yang mengurungkan niat tersebut karena adanya anggapan bahwa potong rambut saat hamil mungkin mengganggu janin.
Lantas, apakah anggapan tersebut benar? Simak jawabannya dalam uraian berikut.

Larangan potong rambut saat hamil adalah salah satu mitos kehamilan. Faktanya, ibu hamil boleh potong rambut saat merasa tidak nyaman atau sekedar ingin ganti gaya rambut.
Dalam dunia medis, tidak ditemukan hubungan antara potong rambut saat hamil dengan kesehatan janin. Dengan begitu, ibu hamil tidak perlu takut atau merasa bersalah saat ingin potong rambut ke salon.
Sebaliknya, keinginan ibu yang terpenuhi saat potong rambut justru bisa menambah rasa percaya diri dan kenyamanan.
Belum lagi, beberapa ibu hamil mungkin merasa lebih mudah gerah atau kepanasan karena suhu tubuh normal yang meningkat selama kehamilan.
Untuk mengatasi kondisi ini, potong rambut bisa menjadi salah satu solusi yang mudah dan bisa dilakukan kapan saja.
Lantas, amankah bagi ibu hamil untuk potong rambut pada trimester pertama? Tidak ada aturan pasti tentang kapan ibu harus potong rambut.
Setiap orang yang sedang hamil boleh potong rambut kapan saja sesuai selera. Artinya, Anda pun boleh potong rambut pada awal kehamilan.
Jika ibu kebingungan untuk menentukan kapan harus potong rambut, cobalah melakukannya setiap tiga bulan sekali atau ketika sudah ada terlalu banyak bagian rambut yang rusak.
Potong rambut secara teratur bisa menjadi solusi untuk mencegah kerusakan berlebih pada rambut. Agar hasilnya optimal, jangan lupa untuk melakukan perawatan rambut harian, seperti menyisir dan mencucinya.
Artikel terkait
Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan jika ingin potong rambut saat hamil.
Ukuran perut dan perubahan tubuh selama kehamilan mungkin membuat ibu hamil kesulitan menjangkau bagian belakang rambut.
Bila dipaksakan, kegiatan sederhana ini justru bisa mencelakai ibu hamil. Anda mungkin juga tidak akan mendapatkan hasil potongan yang sesuai dengan harapan.
Jadi, alih-alih mencoba potong rambut sendiri, pertimbangkanlah meminta bantuan orang lain. Anda bisa melakukannya dengan pergi ke salon atau meminta bantuan orang di rumah.
Meski niat awalnya hanya potong rambut, beberapa dari Anda mungkin tergiur melakukan perawatan lain di salon, seperti creambath, rebonding, atau mengecat rambut.
Menurut American Pregnancy Association, bahan kimia di dalam produk pewarna rambut umumnya masih aman untuk ibu hamil. Artinya, Anda boleh-boleh saja melakukannya asal jangan terlalu sering.
Meskipun jumlahnya sedikit, berbagai bahan kimia tersebut mungkin saja terbawa ke dalam aliran darah jika Anda terlalu sering menggunakannya.
Apabila ingin mengecat rambut saat hamil atau melakukan perawatan lain yang menggunakan bahan kimia, usahakan untuk melakukannya setelah memasuki trimester dua.

Salon di dekat tempat tinggal Anda selalu penuh orang dan minim jendela? Sebisa mungkin, hindari salon tersebut selama kehamilan.
Indra penciuman yang menjadi lebih sensitif selama kehamilan akan membuat Anda tidak nyaman saat berada di ruangan yang sesak dan dipenuhi aroma bahan kimia dari produk perawatan rambut.
Selain itu, pilihlah salon yang terjaga kebersihannya. Setidaknya, pegawai salon tersebut harus mengganti handuk bagi setiap pengunjung dan membersihkan peralatan perawatan rambut sebelum menggunakannya.
Sistem imun yang cenderung menurun membuat ibu hamil rentan terserang penyakit. Jadi, jangan lupa untuk memberitahu penata rambut Anda bahwa Anda sedang hamil.
Dengan rambut yang lebih pendek atau model baru, beberapa ibu hamil akan merasa lebih nyaman dalam melalui masa kehamilan.
Apabila Anda masih memiliki kekhawatiran tertentu terkait perawatan rambut di salon selama kehamilan, jangan ragu untuk menanyakannya pada dokter.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Wellness do’s and don’ts in pregnancy. (n.d.). HealthHub. Retrieved 24 October 2024, from https://www.healthhub.sg/live-healthy/wellness-dos-and-donts-in-pregnancy
Hair treatment during pregnancy. (n.d.). American Pregnancy Association. Retrieved 24 October 2024, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/is-it-safe/hair-treatments-during-pregnancy/
Using hair dye in pregnancy: Is it safe? (2023, September 27). nhs.uk. Retrieved 24 October 2024, from https://www.nhs.uk/start-for-life/pregnancy/using-hair-dye-in-pregnancy-is-it-safe/
Skin care, hair care and cosmetics treatments in pregnancy and breastfeeding. (2021). South Eastern Sydney Local Health District. Retrieved 24 October 2024, from https://www.seslhd.health.nsw.gov.au/sites/default/files/groups/Royal_Hospital_for_Women/Mothersafe/documents/skinhaircareandcosmetictreatmentsapril2021.pdf
Versi Terbaru
01/11/2024
Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro