Pregnancy Glow: Benarkah Kulit Ibu Hamil Lebih Berseri?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Hamil merupakan impian setiap wanita yang sudah menikah. Saat hamil, wanita merasa sempurna. Banyak wanita yang mengalami perubahan saat hamil, mulai dari perubahan kulit, perubahan suasana hati, perubahan kebiasaan, bahkan sampai perubahan sikap. Hal ini wajar terjadi karena saat hamil terjadi banyak perubahan secara fisiologi dalam tubuh.

Beberapa wanita mengalami perubahan ke arah negatif saat hamil, tetapi tidak sedikit yang mengalami perubahan positif. Salah satunya adalah perubahan kulit yang lebih sehat saat hamil sehingga wanita merasa lebih cantik. Perubahan ini biasa disebut dengan pregnancy glow. Beberapa wanita yang mengalami pregnancy glow terlihat lebih cantik, memiliki kulit lebih sehat, berseri, cerah, dan kenyal.

Tapi, apakah perubahan ini wajar terjadi atau hanya perasaan saja? Bagaimana hal itu terjadi secara alamiah? Mari kita lihat…

Sebenarnya, apa itu pregnancy glow?

Saat hamil, terjadi banyak perubahan fisiologi pada tubuh. Hormon-hormon dalam tubuh bekerja lebih aktif sehingga ibu mengalami berbagai kondisi. Pregnancy glow merupakan salah satu dari perubahan fisiologi yang terjadi pada tubuh ibu hamil. Pregnancy glow adalah perubahan yang terjadi pada kulit yang disebabkan oleh meningkatnya hormon selama kehamilan. Perubahan ini menghasilkan kulit terlihat lebih berseri, cerah, kenyal, dan merona. Maka bersyukurlah bagi Anda yang mengalami pregnancy glow saat kehamilan. Karena tidak semua ibu hamil mengalami pregnancy glow sehingga terlihat lebih cantik, beberapa dari ibu hamil justru mengalami hal kebalikannya, seperti kulit terlihat lebih kusam dan kering.

Bagaimana pregnancy glow Dapat Terjadi?

Seperti yang dilansir dari mayoclinic, menurut Roger W. Harms pregnancy glow memang benar terjadi. Pregnancy glow ini terjadi karena berbagai perubahan fisiologi yang terjadi pada tubuh sehingga menghasilkan perubahan pada kulit. Selama kehamilan, volume darah meningkat sekitar 50% dan produksi hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) juga meningkat. Volume darah yang meningkat menyebabkan aliran darah ke pembuluh darah lebih banyak, sehingga menyebabkan kulit terlihat lebih merah merona dan kenyal. Sedangkan hormon HCG dan progesteron, menyebabkan kelenjar kulit pada wajah mengeluarkan lebih banyak minyak, sehingga membantu membuat kulit lebih terlihat halus dan berseri.

Produksi minyak pada kulit yang lebih banyak juga menghasilkan kelembapan pada kulit. Hal ini membawa dampak positif bagi Anda yang mempunyai masalah kulit kering sebelum hamil. Perubahan pada volume darah serta hormon HCG dan progesteron itulah yang menyebabkan pregnancy glow terjadi.

Adakah efek negatifnya?

Tidak semua ibu hamil yang mengalami pregnancy glow menjadi bebas dari masalah kulit. Beruntung bagi Anda yang mengalami perubahan baik karena perubahan produksi minyak pada kulit, namun bagi Anda yang memang sudah mempunyai minyak berlebih pada wajah sepertinya perubahan ini harus ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan masalah pada kulit wajah.

Produksi minyak pada wajah yang lebih banyak saat hamil kadang membawa efek negatif pada beberapa ibu hamil. Biasanya hal ini terjadi pada Anda yang sering mengalami jerawatan selama periode menstruasi. Karena pada saat hamil pengeluaran minyak pada wajah lebih banyak,  jerawat lebih rentan muncul saat hamil. Namun, jangan khawatir! Hal ini bisa ditangani dengan cara memakai pembersih wajah yang bebas minyak untuk membantu mengurangi jumlah minyak di kulit.

Kapan pregnancy glow terjadi?

Setiap ibu hamil mengalami perubahan saat hamil yang berbeda-beda, waktunya pun juga bervariasi antar individu, tidak bisa dikatakan dengan tepat. Begitu pula dengan saat terjadinya pregnancy glow. Pregnancy glow terjadi pada waktu yang berbeda-beda pada setiap ibu hamil. Ada ibu hamil yang mengalami pregnancy glow pada awal-awal trimester pertama, namun ada juga yang mengalaminya saat awal trimester kedua. Bahkan ada juga ibu hamil yang tidak sama sekali mengalami pregnancy glow. Hal ini terjadi berbeda-beda pada setiap individu tergantung pada tubuh, hormon, dan dampak dari kehamilan.

Beruntung bagi Anda yang mengalami pregnancy glow sehingga kulit terlihat lebih sehat dan cantik. Namun, jangan lupa juga untuk tetap merawatnya dengan baik agar keindahan kulit tetap terjaga. Perubahan apa saja bisa terjadi pada tubuh Anda saat hamil tergantung dengan perubahan fisiologi yang terjadi di dalam tubuh. Syukuri segala perubahan yang terjadi pada diri Anda agar perasaan positif selalu menyelimuti diri Anda sehingga membawa dampak yang baik ke janin.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Ragam Penyebab Eksim Beserta Faktor Pemicu Kekambuhannya

    Eksim membuat kulit memerah, kasar, pecah-pecah, terasa amat gatal, dan sangat kering. Apa sebenarnya penyebab dari eksim alias dermatitis atopik?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

    Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

    Ciri kulit sensitif termasuk ruam kemerahan dan gatal-gatal setelah memakai produk perawatan kulit atau produk wewangian. Bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Kecantikan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

    Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

    Jika bayi belum cukup umur untuk keluar dari rahim, mengapa bisa keluar sebelum waktunya? Berikut berbagai penyebab bayi lahir prematur.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Bayi, Bayi Prematur, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

    Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

    Tiap penyakit kulit punya beragam penyebab. Untuk itu, penting mengetahui penyebab pastinya agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Penyakit Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    komplikasi dermatitis

    Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    dermatitis numularis

    Dermatitis Numularis (Eksim Diskoid)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    dermatitis atopik eksim

    Dermatitis Atopik (Eksim)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
    perawatan fototerapi terapi cahaya

    Mengenal Fototerapi, Terapi Cahaya untuk Penyakit Kulit dengan Sinar UV

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit