Pedoman Aman Melakukan Pijat Punggung Saat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seiring bertambahnya berat badan semasa kehamilan, banyak calon ibu yang mengeluhkan punggungnya kaku dan pegal-pegal. Itu sebabnya banyak yang melakukan pijat punggung saat hamil untuk meredakan keluhannya. Selain meredakan punggung pegal, pijat punggung juga bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah. Tapi, apakah pijat punggung saat hamil aman? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Manfaat pijat saat hamil

Meskipun penelitian yang ditujukan khusus terkait manfaat pijat punggung bagi ibu hamil masih sangat terbatas. Namun, beberapa penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa pijat secara keseluruhan dapat memberikan banyak manfaat yang ibu hamil butuhkan, di antaranya:

  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Memperbaiki suasana hati sekaligus meningkatkan rasa bahagia.
  • Mengurangi edema (pembengkakan pada rongga tubuh) dengan meningkatan sirkulasi dan pergerakan cairan di dalam tubuh.
  • Merileksasi otot-otot yang tegang, termasuk di bagian punggung dan kaki.
  • Meringankan rasa sakit di saraf.
  • Menurunkan tingkat hormon stres.

Aturan penting pijat punggung saat hamil

Pada dasarnya, pijat punggung saat hamil aman dilakukan. Namun, sebaiknya sebelum pijat berkonsultasilah ke dokter terlebih dahulu, mengingat kondisi kehamilan setiap orang berbeda.

Berikut ini ada beberapa aturan penting yang harus diperhatikan bagi ibu hamil sebelum melakukan pijat punggung.

1. Dilakukan oleh terapis yang berpengalaman

Pijat sendiri saat hamil saat hamil bisa berbahaya. Pastikan Anda melakukan pijat dengan terapis atau ahli pijat khusus ibu hamil yang sudah berpengalaman dan bersertifikasi. Terapis atau ahli pijat khusus ibu hamil yang berpengalaman sudah lebih tahu titik-titik mana saja yang harus dihindari, serta posisi yang aman bagi Anda.

2. Perhatikan usia kandungan

Dilansir dari laman Parents menurut dokter kandungan asal Amerika Serikat dr Mary Rosser waktu yang aman dan disarankan untuk pijat adalah saat usia kehamilan Anda 12 minggu atau memasuki trimester kedua. Pasalnya, trimester pertama merupakan waktu-waktu kritis saat janin mulai terbentuk di dalam rahim.

Lagi pula, di trimester pertama banyak orang yang mengeluhkan merasa tidak nyaman karena tubuh mereka belum bisa berdaptasi terhadap perubahan di awal-awal masa kehamilan. Itu sebabnya, biarkanlah tubuh Anda beradaptasi dulu terhadap perubahan dan rasa kurang nyaman di trimester pertama. Baru setelah masuk trimester ke dua – saat kondisi Anda dan janin sudah benar-benar stabil, Anda bisa melakukan terapi pijat.

3. Teknik pijat yang harus dihindari

Bagi ibu hamil yang ingin pijat, ada baiknya menghindari pijat refleksi. Pasalnya, tekanan yang diberikan saat dipijat hanya berfokus pada bagian kaki. Sedangkan beberapa titik di pergelangan kaki dan betis bisa memicu kontraksi. Jadi apabila Anda masih jauh dari tanggal persalinan, hindari pijat ini.

Selain itu, Anda juga harus menghindari pijat tradisional (diurut). Pasalnya, terapis pijat tradisional akan memberikan tekanan yang kuat menggunakan ujung ibu jarinya. Nah, tekanan seperti inilah yang justru lebih berisiko memicu rasa nyeri atau pindahnya gumpalan darah ke bagian tubuh yang memerlukan aliran darah yang lancar, terutama saat memijat betis dan kaki. Ingat, volume darah seorang wanita berlipat ganda selama kehamilan.

4. Posisi saat dipijat

Sebelum melakukan pemijatan, pastikan tempat pijat diatur sedemikian rupa. Tambahkanlah bantal penyangga agar Anda bisa nyaman dan rileks. Untuk memijat area punggung, panggul dan bokong, biasanya terapis menyarankan Anda berada dalam posisi miring. Sementara untuk area kepala, bahu, betis, paha, serta tangan, terapis akan menyarankan Anda untuk tidur telentang atau dalam posisi duduk.

5. Bilang kalau Anda merasa tidak nyaman

Komunikasikan dengan terapis atau ahli pijat terkait kadar tekanan atau kekuatan ketika memijat. Mintahlah agar dipijat dengan tekanan lembut dan tidak terlalu keras. Segera katakan jika Anda merasa tidak nyaman. Intinya, teknik pemijatan pada semua area tubuh harus dilakukan dengan teknik yang lembut. Kombinasi gerakan pijat antara memutar, menekan, mengusap dan menggosok, harus dilakukan perlahan-lahan dan terkendali.

6. Pakai minyak esensial yang aman

Perhatikan minyak esensial atau aromaterapi yang digunakan selama pemijatan. Pilihlah sesuai selera dan tanyakan kepada terapis mengenai keamanan minyak esensial yang digunakan selama pemijatan.

Perlu diingat, selalu konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan Anda setiap kali ingin melakukan pijat saat hamil. Pasalnya, belum ada cukup penelitian yang bisa membuktikan bahwa pijat saat hamil sepenuhnya aman dan bebas risiko. Terlebih bagi Anda yang kehamilan berisiko tinggi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Obat sembelit cukup ampuh mengatasi susah BAB. Apa saja obat pencahar yang aman diminum ibu hamil untuk mengatasi sembelit?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis pijat

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit