Apakah Pemanis Buatan Aman untuk Ibu Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Seperti yang sudah Anda ketahui, ibu hamil tidak boleh sembarangan dalam mengonsumsi makanan. Terlebih lagi, jika ibu hamil memiliki kelebihan berat badan atau komplikasi, seperti diabetes gestasional. Pola makan yang tidak sehat dapat membuat gula darah atau berat badan ibu naik. Kondisi ini kemungkinan membuat ibu hamil memilih konsumsi pemanis buatan sebagai pengganti gula. Namun, apakah pemanis buatan saat hamil aman dikonsumsi?

Bagaimana pemanis buatan bisa mengontrol kadar gula darah

Saat ini, mungkin Anda sudah sangat mudah mendapatkan pemanis buatan sebagai pengganti gula Anda. Pemanis buatan ini menawarkan nol kalori sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula darah Anda dan tidak meningkatkan berat badan Anda. Hasilnya, pemanis buatan ini aman dipakai untuk penderita diabetes atau orang yang sedang menjaga berat badannya.

Apa alasannya? Pemanis buatan pada umumnya mempunyai tingkat kemanisan yang sangat tinggi (bahkan sampai ratusan kali lebih manis) dibandingkan dengan gula biasa. Sehingga, pemakaian sedikit saja pemanis buatan sudah bisa membuat makanan atau minuman Anda menjadi manis tanpa menambahkan kalori lebih. Kandungan nol kalori pada pemanis buatan ini tidak akan memengaruhi kadar gula darah Anda.

Apa saja pemanis buatan saat hamil yang aman dikonsumsi?

Sudah banyak pemanis buatan dengan berbagai jenis yang tersedia di pasaran. Tapi, hati-hati saat memilihnya. Mungkin tidak semua jenis pemanis buatan ini aman untuk ibu hamil. Salah satu jenis pemanis buatan yang aman dikonsumsi ibu hamil adalah stevia.

Mengapa stevia? Stevia merupakan jenis pemanis buatan yang terbuat dari daun stevia. Pemanis buatan ini memiliki tingkat kemanisan 200 kali lebih manis daripada gula biasa dalam takaran yang sama. Stevia dalam bentuk yang sangat murni umumnya aman digunakan oleh semua orang, termasuk ibu hamil. Hal ini pun sudah diakui oleh Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.

Jenis pemanis buatan lain yang juga aman untuk ibu hamil adalah aspartam dan sukralosa. Aspartam dan sukralosa sudah disetujui aman digunakan oleh FDA dan juga BPOM RI dalam batas pemakaian tertentu. Baik stevia, aspartam, maupun sukralosa adalah bahan yang dapat Anda temui pada berbagai merek pemanis buatan yang tersedia di pasaran, misalnya Tropicana Slim.

Batas penggunaan aspartam yang aman dalam sehari adalah 50 mg/ kg berat badan. Sedangkan, untuk sukralosa batas penggunaan yang aman adalah 10-15 mg/ kg berat badan. Namun, penggunaan aspartam tampaknya dapat menambah kalori ke dalam tubuh Anda, walaupun sangat sedikit, hanya 0,4 kkal/ gram.

Siapa yang tak boleh mengonsumsi pemanis jenis aspartam?

Sebagai catatan, ibu hamil yang mempunyai penyakit genetik fenilketonuria (PKU) sebaiknya menghindari aspartam. Penyakit genetik ini membuat tubuh ibu hamil tidak bisa mencerna asam amino fenilalanin yang terkandung dalam aspartam. Akibatnya, kadar fenilalanin menumpuk dalam tubuh ibu hamil dan bisa menyebabkan bayi cacat lahir.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Obat sembelit cukup ampuh mengatasi susah BAB. Apa saja obat pencahar yang aman diminum ibu hamil untuk mengatasi sembelit?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

10 Penyebab Kaki Bengkak dan Cara Mengatasinya

Ada banyak penyebab kaki bengkak, mulai dari cedera, lama berdiri, kehamilan, dan banyak lagi. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit