3 Obat Penguat Kandungan untuk Mencegah Keguguran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Keguguran bisa terjadi karena berbagai penyebab. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pada sebagian kasus, dokter akan memberikan obat penguat kandungan. Berikut penjelasan mengenai apa saja obat penguat kehamilan untuk mencegah keguguran yang perlu diketahui.

Mengapa Anda perlu obat penguat kandungan?

Di masa kehamilan, keguguran umumnya terjadi karena ada masalah pada janin hingga rahim ibu yang lemah atau inkompetensi serviks.

Oleh karena itu, keguguran merupakan komplikasi kehamilan yang cukup sulit untuk dicegah.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, penyebab paling umum dari keguguran adalah kehamilan abnormal serta kelainan kromosom pada bayi.

Biasanya pula, keguguran terjadi di trimester pertama kehamilan karena merupakan usia yang rentan.

Setelah melihat riwayat kehamilan sebelumnya serta kondisi kesehatan Anda, hal ini yang membuat dokter memutuskan untuk memberikan obat penguat kehamilan pada ibu hamil.

Obat penguat kandungan yang biasa diberikan dokter

Dikutip dari Reproductive Facts, dalam kondisi tertentu pada perkembangan trimester kehamilan, dokter akan menyarankan perawatan untuk membantu mengurangi risiko keguguran.

Berikut beberapa obat penguat kandungan yang diberikan untuk mencegah kegagalan kehamilan atau keguguran:

1. Hormon progesteron

Biasanya, dokter akan memberikan obat yang mempunyai kandungan zat aktif hormon progesteron.

Ini merupakan jenis hormon yang cukup penting untuk kehamilan Anda karena dapat menambah kekuatan lapisan dinding rahim.

Tidak hanya itu saja, hormon progesteron juga membantu tubuh beradaptasi dengan pertumbuhan janin.

Namun, dalam The Prism Trial ditemukan bahwa belum ada bukti yang cukup kuat untuk menunjukkan bahwa hormon progesteron dapat mengatasi masalah perdarahan di awal kehamilan.

Obat dengan kandungan hormon ini lebih bermanfaat bagi wanita yang mengalami perdarahan di awal kehamilan dan sebelumnya pernah mengalami keguguran.

Ada pula zat sintetis lainnya yang mirip dengan progesteron, yaitu progestin.

Kedua jenis obat penguat kandungan ini dapat diminum secara langsung, disuntikkan, atau langsung dimasukkan melalui vagina sesuai anjuran dokter.

Dosis hormon progesteron yang direkomendasikan:

  • Kapsul: 200 mg per hari selama 12 hari.
  • Supositoria (dimasukkan melalui vagina): 25 mg hingga 100 mg.
  • Injeksi: 5 hingga 10 mg per hari selama 10 hari.

Perlu diingat bahwa dosis pada setiap orang akan berbeda sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan ibu hamil. Penting untuk selalu mengikuti saran yang diberikan dokter.

Efek samping dari obat penguat kandungan hormon progesteron:

  • Nyeri di bagian perut.
  • Perdarahan ringan pada vagina.
  • Memengaruhi gula darah (mulut kering, sering buang air kecil, kehilangan nafsu makan, rasa haus).
  • Sakit kepala ringan.
  • Mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

2. Dydrogesterone

Ini merupakan obat penguat kandungan karena biasa digunakan untuk mengatasi endometriosis, ancaman keguguran, keguguran berulang, serta gangguan menstruasi.

Dydrogesterone merupakan jenis hormon progestasional sintetis yang bermanfaat untuk mengatasi kurangnya hormon progesteron.

Tidak hanya itu saja, obat penguat kehamilan ini juga mempunyai manfaat lainnya seperti merawat lapisan rahim.

Dosis obat dydrogesterone yang direkomendasikan:

  • Obat minum untuk mencegah keguguran: 20 mg hingga 30 mg dalam sehari hingga gejala berkurang.
  • Obat minum dengan kondisi pernah keguguran: 10 mg selama 12 minggu usia kehamilan.

Efek samping dari obat penguat kandungan dydrogesterone:

  • Gangguan pada trombosit.
  • Disfungsi hati berat.

Perlu pula diketahui bahwa sejauh ini tidak ada efek berbahaya dari penggunaan dydrogesterone selama hamil atau sebagai obat penguat kehamilan.

3. Allylestrenol

Ini merupakan obat penguat kandungan yang berasal dari progesteron sintetis sehingga berfungsi untuk mempersiapkan rahim.

Maka dari itu, tidak hanya untuk mencegah terjadinya keguguran serta keguguran berulang, allystrenol juga bermanfaat untuk mencegah kelahiran bayi prematur.

Namun, ada kemungkinan Anda tidak bisa mengonsumsi obat ini apabila mengalami alergi atau aborsi yang pernah dilakukan belum tuntas.

Dosis obat allystrenol yang direkomendasikan:

  • Obat minum untuk mencegah keguguran: 5 mg hingga 10 mg selama satu bulan jika ada masalah kandungan.
  • Apabila sebelumnya Anda pernah mengalami keguguran, maka dosis obat minum yang disarankan pun sama seperti  untuk pencegahan.

Efek samping dari obat penguat kandungan allystrenol:

  • Perubahan berat badan.
  • Demam ringan saat hamil.
  • Sakit kepala ringan dan rasa lelah.
  • Jerawat atau ruam kulit.

Tidak hanya dengan mengonsumsi obat penguat kehamilan, ibu juga perlu mengubah kebiasaan agar kandungan tetap terjaga kesehatannya.

Konsultasikan perubahan atau gejala apa pun yang dirasakan pada kandungan untuk mencegah risiko keguguran.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Saya tak pernah menyangka akan mengalami keguguran, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Pengalaman yang cukup membuat saya trauma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengalaman kehamilan ektopik

Perjuangan Dua Kali Kehamilan Ektopik dan Saluran Tuba yang Pecah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
pembukaan persalinan

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
pengalaman program bayi tabung

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
perdarahan setelah keguguran abortus imminens

Perlukah Khawatir Jika Keluar Darah Terus Setelah Keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit