Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Anda mungkin merasa khawatir dan bertanya-tanya kapan Anda menstruasi kembali setelah kuret. Siklus menstruasi setelah kuret mungkin tidak akan tepat waktu. Untuk itu, Anda harus tahu kapan menstruasi akan terjadi. Terlebih, menstruasi menandakan bahwa secara fisik tubuh Anda sudah normal kembali. Jadi, kapan terjadi menstruasi setelah kuret? Simak ulasannya berikut ini.

Kapan menstruasi akan kembali terjadi setelah kuret?

Setiap wanita yang mengalami kuret memerlukan waktu yang berbeda untuk menstruasi kembali. Diperkirakan menstruasi bisa terjadi lagi setelah 4 sampai 11 minggu lebih, bergantung pada kondisi tubuh. Ada beberapa hal yang memengaruhi kembalinya siklus menstruasi setelah keguguran, yaitu:

Tingkat hCG

Menstruasi dapat terjadi kembali bila kacar hCG di dalam tubuh mencapai nol. HCG (Hormon Chrorionic Gonadotropin) adalah hormon alami yang berfungsi meningkatkan fertilitas (kesuburan) dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan hormon seks, termasuk menstruasi.

Usia kandungan

Kapan terjadinya menstruasi juga bergantung pada usia kandungan. Bila keguguran terjadi saat fase awal, menstruasi bisa terjadi kembali sekitar 4 minggu. Namun, bila usia kandungan memasuki fase trimester kedua, diperlukan waktu 8 sampai 12 minggu untuk menstruasi kembali.

Proses pemulihan tubuh dari keguguran

Setelah kuret, akan muncul bercak-bercak seperti menstruasi yang hilang dari waktu ke waktu, normalnya terjadi selama 10 hari. Ini merupakan bagian dari proses pemulihan tubuh dari keguguran untuk membersihkan jaringan pada rahim bukan menstrusi. Dilansir dari Parents, dr. Siobhan Dolan dari Divisi Genetika Reproduksi di Montefiore Medical Center mengatakan, “Jika Anda mengalami flek yang parah, kemudian berhenti, kemudian muncul lagi, mungkin ada sesuatu pada rahim. Segera temui dokter, kemungkinan akan dilakukan ultrasound (USG) untuk mendapatkan gambaran, apakah ada gumpalan atau jaringan dari perdarahan tersebut.”

Bila flek darah terus terjadi selama 20 hari tapi kadar hCG sebesar nol, kemungkinan hormon dalam tubuh Anda sedang tidak stabil. Biasanya dokter akan memberikan suntikan provera, yaitu pemberian dosis progesteron untuk menormalkan hormon.

Menstruasi setelah kuret

Menstruasi pertama yang terjadi setelah keguguran biasanya lebih parah gejalanya dari menstruasi sebelum keguguran, yaitu gejala nyeri haid parah. Namun, tidak semua wanta mengalami hal ini. Menstruasi bisa berlangsung selama 4 sampai 7 hari.

Pada beberapa kasus, bila menstruasi tidak muncul sesuai waktu yang diperkirakan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi Anda mengalami sindrom Asherman (adanya bekas luka atau adhesi pada rahim) yang menyebabkan tidak adanya tanda-tanda menstruasi atau kram pada perut. Ini sering terjadi ketika seseorang melakukan dilatation and curettage (D&C).

Kuret menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur

Keguguran bisa membuat siklus menstruasi Anda menjadi tidak teratur. Ini disebabkan oleh penyesuaian tubuh untuk membersihkan sisa jaringan di dalam rahim. Siklus menstruasi yang tidak teratur juga bisa diakibatkan oleh stres setelah kuret, berat tubuh yang tidak stabil, atau sebelumnya sering mengalami hal serupa dan siklusnya terus terjadi seperti sebelumnya.

Untuk membantu Anda memulihkan diri keguguran, Anda bisa menjaga pola makan sehat, banyak istirahat, kurangi stres, dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Mungkin Anda juga memerlukan suplemen sesuai resep dokter untuk mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 21, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 16, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca