Mengecat Rambut Saat Hamil, Apa Boleh?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Beberapa ibu mungkin ingin sekali mengecat rambut saat hamil agar terlihat lebih segar dan juga untuk mengganti suasana baru. Namun, sebenarnya apakah ibu hamil boleh mengecat rambut? Perlu diingat bahwa cat rambut mengandung zat kimia yang mungkin bisa saja membahayakan janin.

Pro dan kontra mengecat rambut saat hamil

Belum ada bukti yang benar-benar menjelaskan bahwa mengecat rambut saat hamil dapat membahayakan Anda dan janin Anda. Masih sedikit penelitian yang membahas tentang hal ini. Beberapa penelitian yang telah dilakukan pun menunjukkan bahwa mengecat rambut saat hamil aman dilakukan.

Tidak ada laporan yang menunjukkan bahwa cat rambut dapat menyebabkan perubahan selama kehamilan. Walaupun cat rambut mengandung bahan kimia, namun sangat sedikit cat rambut yang diserap melalui kulit kepala Anda. Tapi, tetap saja Anda harus hati-hati. Bagaimanapun bahan kimia dari cat rambut yang terserap ke dalam tubuh Anda mungkin bisa saja dapat menimbulkan kerugian bagi perkembangan bayi dalam kandungan. Hal ini masih diteliti lebih lanjut oleh para ahli.

Yang harus Anda perhatikan saat mengecat rambut selama hamil

Karena keamanan cat rambut mungkin masih diragukan, sebaiknya sebisa mungkin Anda tidak mengecat rambut saat hamil. Namun, jika Anda benar-benar ingin melakukannya, sebaiknya ikuti petunjuk berikut ini.

  • Mengecat rambut pada usia kehamilan trimester kedua. Banyak ahli yang menyarankan agar ibu hamil menunggu sampai usia kehamilannya mencapai trimester kedua jika ingin mengecat rambut. Setelah trimester kedua kehamilan, bayi telah melalui tahap kritis dari perkembangan organnya. Sehingga, risiko yang mungkin timbul dari pemakaian cat rambut bisa diperkecil. Berilah kesempatan bayi Anda untuk berkembang dengan baik.
  • Pilihlah mengecat rambut dengan aman. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pilihlah metode mengecat rambut yang tidak sampai mengenai kulit kepala Anda. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyerapan bahan kimia dalam cat rambut melalui kulit kepala Anda.
  • Pilih produk cat rambut yang aman. Pilihlah cat rambut yang tidak mengandung amonia, bau amonia dapat membuat Anda merasa mual. Pertimbangkan untuk memilih cat rambut semi permanen dibandingkan dengan yang permanen. Jangan lupa untuk memeriksa label produk sebelum memilih cat rambut yang akan digunakan.
  • Ikuti petunjuk penggunaan produk. Baca terlebih dahulu petunjuk penggunaan sebelum mengaplikasikan cat rambut ke rambut Anda. Jangan sampai Anda membiarkan cat rambut lebih lama dari waktu yang disarankan. Segera bilas rambut dan kulit kepala Anda secara menyeluruh setelah selesai, sesuai petunjuk. Jangan lupa untuk memakai sarung tangan saat Anda mengecat rambut Anda sendiri.
  • Mengecat rambut di tempat yang mempunyai banyak ventilasi. Anda pasti sudah tahu bukan bahwa cat rambut mempunyai bau yang menyengat? Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengecat rambut di tempat yang mempunyai aliran udara yang baik. Pastikan Anda bisa menghirup udara segar saat mengecat rambut agar Anda tidak terlalu banyak menghirup bau dari bahan kimia cat rambut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Ingin Warnai Rambut? Hati-hati, Kenali Dulu Gejala Alergi Cat Rambut

Alergi cat rambut terkadang dapat berakibat fatal. Ini sederet gejala alergi yang harus Anda waspadai sebelum menggunakan cat rambut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit