Suka Makan Manis Saat Hamil? Hati-hati, Bisa Menyebabkan Gangguan Otak Pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Gula adalah bahan energi utama yang digunakan setiap sel dalam tubuh. Gula juga menjadi makanan utama otak, jadi  jika gula tidak cukup dalam otak maka segala aktivitas saraf akan terganggu termasuk kemampuan berpikir, mengingat atau mempelajari hal baru. Alih-alih kekurangan, justru saat ini banyak yang mengalami kelebihan gula akibat sering makan makanan manis. Padahal hal ini juga akan merusak kerja otak. Dampak buruk ini juga akan terjadi pada anak jika sang ibu saat hamil terlalu banyak makan makanan manis.

    Ibu Hamil yang kelebihan gula, membuat kemampuan otak anak menurun

    Sebuah penelitian yang dituliskan dalam American Journal of Preventive Medicine menunjukan bahwa konsumsi gula yang berlebih pada ibu hamil ternyata memiliki dampak pada otak bayi yang dikandungnya.

    Penelitian ini dilakukan oleh 1234 ibu dan anaknya yang telah diikuti perkembangannya dari kehamilan, masa balita (rata-rata 3 tahun), kemudian diikuti lagi hingga usia rata-rata 7-8 tahun.

    Riset ini juga melihat bagaimana hubungannya konsumsi gula dan makanan manis saat hamil dengan kemampuan kognitif sang buah hati, hingga anak berusia 7-8 tahun.

    Di akhir penelitian diketahui bahwa kelebihan gula pada ibu hamil yang sebagian besar disebabkan karena mengonsumsi minuman atau makanan manis berpotensi lebih besar untuk mengganggu perkembangan otak janin.  Sebaliknya, ibu yang mendapatkan gula dari buah-buahan justru memiliki anak dengan kemampuan kognitif yang lebih baik.

    Selain itu dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa konsumsi diet soda pada ibu hamil bisa menyebabkan menurunnya kemampuan motorik halus dan kemampuan verbal anak. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot dan koordinasi mata dan tangan. Contohnya, gerakan melipat kertas, menyusun balok, membuat garis.

    pusing setelah makan manis

    Mengapa kelebihan gula pada ibu hamil berdampak pada kemampuan otak anak?

    Faktanya, asupan gula yang terlalu tinggi dapat memengaruhi fungsi hipokampus dan bagian korteks otak tertentu yang sedang dibentuk dalam perut ibu. Hipokampus adalah bagian otak yang mengatur ingatan serta berkaitan dengan kemampuan belajar. Maka itu, konsumsi gula yang terlalu tinggi akhirnya memengaruhi perkembangan kognitif anak secara keseluruhan.

    Agar dapat berfungsi normal, otak juga membutuhkan vitamin dan mineral, yang didapatkan dari makanan dan minuman. Jika Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi ini, otak tidak akan berfungsi dengan baik.

    Makan terlalu banyak gula dapat merusak atau menghancurkan sel-sel otak. Terlalu banyak gula juga dapat mengganggu komunikasi antar sel saraf di otak, aktivitas sel otak dan pada akhirnya akan meningkatkan risiko masalah kognitif dan gangguan terkait penyakit otak lainnya.

    Lalu apa yang sebaiknya dilakukan agar tidak kelebihan gula?

    Mengontrol kelebihan gula baik dari gula pasir, gula dalam minuman, gula dari makanan ini yang tidak boleh terlupakan. Tentu saja tidak mungkin Anda menghindari gula sama sekali. Penelitian tersebut menegaskan kembali bahwa kegemaran, terutama pada makanan atau minuman manis bisa berdampak buruk yang berkepanjangan yang terlihat pada otak anak khususnya dalam hal kemampuan mengingat (memori) dan kemampuan belajar.

    Untuk Anda yang ingin mencoba makan makanan sehat, selama kehamilan jangan lupa:

    Makan makanan yang bervariasi

    Saat hamil, jangan terpaku dengan satu jenis makanan saja. Menu makanan Anda harus lengkap setiap harinya, yaitu terdiri dari protein, lemak dan juga karbohidrat.

    Tubuh ibu hamil memiliki kebutuhan yang meningkat hingga 2 kali lipat, maka itu ibu hamil harus memenuhi segala kebutuhannya melalui berbagai macam makanan.

    Jika ingin makan manis, pilih sumber yang sehat

    Jangan jadikan minuman manis dan makan camilan manis jadi kebiasaan. Jika memang sedang menginginkan sesuatu yang manis pilihlah buah yang dimakan langsung.

    Kalaupun mau dijus, sebisa mungkin hindari tambahan gula tambahan atau krimer kental manis. Terserah apapun jenis buah bisa dipilih, dari buah naga, mangga, jeruk dan lain-lain.

    Berhenti memilih minuman manis

    Jika Anda haus, biasakan minum dari air tidak berkalori. Minuman-minuman yang tersedia meskipun dituliskan “less sugar” masih tetap mengandung gula, apalagi yang tidak. Maka itu, jangan jadikan minum minuman manis untuk menghilangkan dahaga sebagai kebiasaan.

    Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

    Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

    Cek HPL di Sini
    general

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Makan Kurma Terlalu Banyak Ternyata Ada Efek Sampingnya, Lho!

    Manfaat yang ditawarkan oleh buah kurma memang banyak, tetapi ketika makan terlalu banyak ternyata bisa menimbulkan efek samping. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Fakta Gizi, Nutrisi 12 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

    Mengenal “Nama Samaran” Gula yang Sering Ditulis di Label Kemasan Makanan

    Meski di label makanan tidak tertulis gula sebagai salah satu bahannya, bisa jadi sebenarnya produsen makanan menggunakan nama lain gula. Simak daftarnya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi 11 November 2018 . Waktu baca 4 menit

    Apa yang Terjadi Pada Tubuh Jika Kita Tidak Makan Gula Sama Sekali?

    Manisnya rasa gula sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Namun, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk tidak makan gula sama sekali.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi 7 November 2018 . Waktu baca 10 menit

    Amankah Mengganti Gula Pasir Dengan Pemanis Rendah Kalori?

    Bagi Anda yang sedang mengurangi asupan gula, berbagai cara bisa Anda lakukan, Termasuk, mengganti gula dengan pemanis buatan. Namun, apa ini aman?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Fakta Gizi, Nutrisi 9 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    dampak buruk minum bubble tea

    Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Akibat Doyan Minum Bubble Tea

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Ivena
    Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
    cara mengurangi minuman manis

    4 Cara Mengurangi Minuman Manis untuk Tubuh yang Lebih Sehat

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    kebanyakan gula

    7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Akibat Konsumsi Gula Berlebih

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    panduan diet bebas gula

    Panduan Menjalani 30 Hari Diet Bebas Gula

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit