Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Badan terasa agak hangat atau demam merupakan kondisi yang umum dialami banyak orang. Demam juga bisa menjadi salah satu tanda hamil. Simak penjelasannya berikut ini.

Demam bisa menjadi salah satu tanda awal hamil

Badan terasa agak hangat atau demam adalah salah satu tanda umum yang juga sering muncul pada awal masa hamil. Perubahan tubuh selama kehamilanlah yang menyebabkan gejala mirip demam. Selain demam, beberapa gejala lain yang biasanya menyertai juga kemudian muncul.

Selama kehamilan, seorang wanita mungkin lebih rentan terhadap infeksi, seperti pilek dan flu. Kehamilan yang terjadi bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tubuh tidak melawan perkembangan janin.

Perubahan yang terjadi pada awal kehamilan adalah sistem pernapasan. Perubahan ini membuat seseorang jadi lebih rentan terhadap pilek dan flu, serta demam.

Jika Anda mencurigai bahwa demam yang muncul adalah tanda hamil, ada baiknya Anda mengunjungi dokter untuk mendapatkan solusi terbaiknya.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

demam berdarah saat hamil

Saat seorang wanita tengah hamil, volume darah tubuhnya meningkat. Biasanya, penambahan volume darah terjadi saat seseorang memasuki usia kehamilan 6 minggu.

Bertambahnya volume darah inilah yang membuat tubuh terasa lebih hangat. Itu sebabnya, demam sering kali menjadi salah satu tanda awal hamil yang umum terjadi.

Selama minggu ke-16 kehamilan, aliran plasma darah ke ginjal juga meningkat sebesar 75 persen dan terus meningkat hingga kehamilan mencapai periode penuh.

Aliran darah ekstra ini menyebabkan metabolisme juga meningkat, sehingga menciptakan lebih banyak panas tubuh.

Itu sebabnya seorang wanita hamil cenderung mengalami demam atau merasa hangat selama masa kehamilan.  Meningkatnya jumlah darah pada ibu hamil berfungsi agar pembentukan plasenta berkembang dengan sempurna. Hal ini sangat penting dalam memastikan suplai darah untuk janin dan memberinya nutrisi.

Selain bertambahnya volume darah, tubuh mengalami banyak perubahan lain selama kehamilan. Kadar hormon yang naik turun, rahim mengembang untuk memberi ruang bagi bayi yang sedang tumbuh, dan organ yang sama sekali baru, plasenta, tumbuh untuk menopang janin.

Gejala-gejala tersebut adalah beberapa tanda awal yang biasanya muncul saat hamil, termasuk demam. Meski begitu, tidak semua wanita hamil merasakan gejala ini. Beberapa di antaranya bahkan sama sekali tidak merasakan gejala.

Selain demam, ini beberapa tanda hamil yang lain

merinding saat buang air kecil

Tubuh mengalami banyak perubahan selama kehamilan. Segera setelah seseorang hamil, tubuh mulai bersiap untuk beberapa bulan mendatang.

Gejala yang muncul pun beragam, meski tak semua ibu hamil merasakannya. Bahkan beberapa di antaranya tidak merasakan gejala sama sekali.

Selain demam, beberapa tanda hamil yang umum terjadi, antara lain:

  • Terlambat menstruasi. Salah satu tanda pertama dan paling umum dari kehamilan adalah terlambatnya menstruasi. Namun, bukan berarti jika seseorang terlambat menstruasi, maka dia pasti hamil.
  • Muncul flek. Pendarahan ringan bisa terjadi ketika sel telur menempel pada rahim. Cairan ini biasanya berwarna merah muda pucat atau cokelat.
  • Sakit kepala dan pusing. Selain demam, sakit kepala dan pusing juga salah satu tanda hamil yang umum. Peningkatan aliran darah dan perubahan hormon dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, atau bahkan pingsan.
  • Nyeri payudara. Payudara yang lunak dan bengkak dapat terjadi karena perubahan hormon. Putingnya mungkin terlihat bengkak dan payudara mungkin terasa gatal, berat, dan penuh.
  • Mual dan muntah. Mual dan muntah di awal kehamilan dikenal sebagai morning sickness meskipun gejalanya dapat menyerang kapan saja.
  • Kelelahan. Merasa lelah adalah gejala hamil uang paling umum, apalagi pada trimester pertama. Hal ini terjadi akibat perubahan hormon.
  • Sering buang air kecil. Pada awal kehamilan, sering buang air kecil terjadi akibat pelepasan hormon hCG. Hormon ini meningkatkan aliran darah ke daerah panggul.
  • Mengidam. Seorang wanita hamil dapat mulai mengidam makanan tertentu, memiliki keengganan terhadap orang lain, atau menjadi lebih peka terhadap aroma tertentu.
  • Perubahan suasana hati. Perubahan hormon dapat menyebabkan perubahan suasana hati, dan seseorang mungkin merasa sangat bahagia pada satu waktu, namun sedih beberapa saat kemudian.
  • Mimisan dan gusi berdarah. Peningkatan aliran darah selama kehamilan dapat menyebabkan gejala-gejala ini.
  • Hidung tersumbat. Pembuluh darah di saluran hidung dapat mengembang di awal kehamilan sehingga membuat hidung tersumbat. Kondisi ini juga dapat bersamaan dengan pilek atau flu.

Cara pasti mengetahui apakah Anda hamil

Anda mungkin terlambat mengalami menstruasi, merasa demam, mual, muntah, dan beberapa tanda hamil lainnya. Namun, daripada menduga-duga, ada baiknya untuk memastikan kondisi Anda, dengan cara berikut.

Tes kehamilan

Salah satu cara yang dinilai cukup akurat dalam memastikan kehamilan Anda dengan melakukan tes. Sebagian besar alat tes kehamilan mengklaim hingga 99 persen akurat, meskipun kondisi itu masih bergantung pada banyak faktor, di antaranya apakah Anda mengikuti instruksi atau waktu melakukan tes.

Saat kehamilan mulai terjadi, tingkat hormon hCG mulai meningkat. Melakukan tes terlalu dini bisa berakibat pada hasil yang tidak akurat, karena hormon hCG belum terdeteksi.

Untuk meningkatkan keakuratan tes kehamilan, tunggulah sampai jadwal menstruasi Anda terlambat.

Pergi ke dokter

Pergi ke dokter dapat membuat Anda yakin bahwa setiap tanda hamil yang Anda rasakan, seperti demam, mual, muntah, adalah benar tanda kehamilan telah terjadi. Dokter akan melakukan pengecekan menggunakan USG untuk memastikan kondisi Anda.

Sekalipun demam adalah salah satu tanda yang umum dialami oleh ibu hamil, bukan berarti demam saat Anda hamil adalah hal yang wajar dan tak perlu dilaporkan.

Laporkan setiap keadaan yang Anda rasakan pada dokter, terutama jika Anda demam sampai 38 derajat Celcius atau lebih.

Bisa saja, demam yang terjadi merupakan gejala dari penyakit lain. Demam selama kehamilan dapat membahayakan janin. Itu sebabnya sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan perawatan yang tepat.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca