Paraben Betulkah Berbahaya untuk Kesehatan Ibu Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu bahan aktif yang ditemukan dalam kosmetik ialah paraben. Bahan kimia ini kerap menjadi perbincangan di kalangan para ibu hamil karena bersifat berbahaya sehingga perlu dihindari. Mungkin saja informasi ini membuat kebingungan dan rasa waswas para ibu.

Namun, tahukah Anda apa saja risiko bahaya yang ditimbulkan dari paraben untuk ibu hamil? Berikut ketahui penjelasannya.

Paraben dan fungsinya di dalam kosmetik

apa itu mineral makeup

Paraben sebetulnya menjawab kebutuhan para wanita karena fungsinya sebagai perlindungan. Paraben tergolong dari keluarga senyawa kimia yang dapat mengawetkan bahan kosmetik. 

Di dalam kosmetik, paraben berperan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. 

Paraben yang biasanya digunakan dalam kosmetik di antaranya methylparaben, propylparaben, butylparaben, dan etylparaben.

Sebuah produk kosmetik biasanya mencantumkan lebih dari satu paraben pada labelnya. Paraben dikombinasikan dengan pengawet lainnya untuk melindungi kosmetik dari perkembangan mikroogranisme.

Untuk mengetahui apa bahaya kosmetik dengan kandungan paraben bagi ibu hamil, selengkapnya pada jabaran berikut ini.

Mengungkap bahaya paraben bagi ibu hamil

Paraben atau p-hydroxybenzoic acid secara mudah ditemui dalam produk makeup, produk perawatan rambut, pelembap, dan perawatan cukur. Namun, kerap kali kita terlewat membaca ingredients ketika membeli satu produk kosmetik.

Dalam penelitian yang dipublikasikan Environmental Research, dikatakan bahwa paraben dan bispenol dikategorikan sebagai senyawa yang mengganggu sistem endokrin (endocrine disrupting compounds/EDCs). 

Keduanya diteliti memiliki pengaruh simultan terkait pada ibu hamil dan tali pusar bayi dalam kandungan. Bisphenol mampu berjalan melalui transplasental dan senyawa tersebut bisa terakumulasi pada kantong janin.

Sementara itu, dampak negatif dari paraben berpengaruh terhadap tingkat hormon testosteron yang berpengaruh terhadap janin. Hal ini bisa memberikan risiko bagi perkembangan bayi laki-laki saat ia dalam kandungan.

Bahaya risiko paraben terhadap ibu hamil dan pertumbuhan anak prenatal hingga postnatal

tanda wanita subur

Tentu ibu hamil juga tak bisa lepas dari perawatan kecantikan. Sekali lagi, untuk mengaplikasikan produk ke kulit atau tubuh ibu perlu mengetahui detail apakah produk tersebut mengandung paraben atau tidak.

Penelitian lainnya mengungkapkan efek lain dari paraben. Studi tersebut mengatakan ada hubungan antara senyawa paraben dengan peningkatan glukosa pada ibu hamil.

Para peneliti melibatkan 1.087 perempuan hamil dan penelitian dilakukan selama 1 tahun. 

Mereka mengukur konsenstrasi senyawa paraben (ethylparaben, propylparaben, butylparaben, dan benzylparaben) pada urin ibu hamil.

Dalam studi ini, peneliti juga menyimpulkan bahwa terdapat kandungan paraben dalam urin pada awal kehamilan dan diabetes mellitus gestational. 

Mereka mengungkapkan bahwa eksposur paraben jenis ethylparaben pada ibu hamil memiliki bahaya risiko peningkatan diabetes mellitus gestational. 

Meskipun paraben memiliki fungsi protektif untuk kosmetik, ada efek samping yang telah disebutkan di atas. Paraben dalam studi lainnya juga diungkapkan memiliki efek bahaya untuk ibu hamil dan terkait erat dengan peningkatan berat badan setelah bayinya lahir.

Diungkapkan dalam studi dalam jurnal Epidemology, paraben dan triclosan memiliki kaitan erat terhadap obesitas anak berusia 3 tahun. Triclosan juga merupakan bahan yang terkandung dalam kosmetik dan memiliki sifat antimikroba.

Agar terhindar dari bahaya risiko tersebut, penting bagi ibu hamil untuk memerhatikan kandungan senyawa paraben pada produk kosmetik dan kecantikan.

Memilih produk kosmetik bagi ibu hamil secara aman

Tentu rutinitas perawatan kulit dan makeup tak lagi sama ketika Anda hamil. Kini, Anda perlu lebih detail dalam memerhatikan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. 

Pada pembahasan sebelumnya, terdapat beberapa kandungan yang bahaya untuk ibu hamil, seperti paraben, triclosan, dan bisphenol.

Namun, ketahuilah beberapa bahan yang perlu dihindari oleh ibu hamil.

  • Phthalates
  • Fragrance/Parfum
  • Retinoids
  • Diethyl phtalate 

Dengan demikian Anda jadi tahu bahan-bahan apa saja yang perlu dihindari selama masa kehamilan. Ada baiknya untuk memilih produk dengan kandungan bahan organik dan natural agar lebih aman.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati Bahaya Paraben Dalam Produk Perawatan Tubuh

Paraben bisa menganggu kesuburan hingga memicu kanker kulit. Bahayanya, ia terkandung di banyak produk perawatan yang kita pakai sehari-hari.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Kecantikan 20 Juni 2016 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memiliki kulit berminyak

5 Kandungan Skin Care yang Bikin Kulit Makin Berminyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2018 . Waktu baca 4 menit
perawatan kulit bayi sensitif

3 Langkah Memilih Produk Skincare Terbaik untuk Kulit Bayi Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
ciri alergi lipstik

Mengenali Ciri-Ciri Jika Anda Alergi Lipstik

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2016 . Waktu baca 4 menit
paraben dalam kosmetik berbahayakah?

Paraben Dalam Kosmetik: Benarkah Berbahaya?

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2016 . Waktu baca 4 menit