Apa Benar Kelelahan Bisa Menyebabkan Keguguran?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Keguguran menjadi mimpi buruk bagi setiap ibu hamil. Bayi yang sudah dinanti-nantikan ternyata tidak bisa bertahan, dan harapan ibu pupus begitu saja. Kebanyakan ibu menyalahkan dirinya karena ia mengalami keguguran. Ibu langsung menghubungkannya dengan aktivitas yang biasa dilakukannya. Beberapa orang biasanya menganggap keguguran terjadi karena kelelahan. Namun, benarkah kelelahan bisa menyebabkan keguguran?

Penyebab kelelahan saat kehamilan

Kelelahan memang biasa terjadi selama trimester pertama kehamilan dan bisa berlanjut sampai akhir kehamilan. Beberapa wanita bisa merasakan kelelahan selama kehamilan, beberapa lagi mungkin merasa biasa saja saat hamil. Dampak ini berbeda-beda tiap ibu hamil.

Tidak ada yang tahu dengan pasti apa penyebab kelelahan saat kehamilan. Beberapa mengaitkannya dengan perubahan hormon yang terjadi pada tubuh ibu saat hamil. Memang terjadi kenaikan kadar hormon progesteron yang sangat tinggi saat hamil. Perubahan hormon ini dapat membuat Anda merasa lelah, mual, dan lebih emosional. Beberapa juga dikaitkan dengan tidur malam saat hamil yang terasa kurang nyaman, sehingga keesokan harinya ibu hamil terlihat sangat lelah.

Mual dan muntah yang dirasakan saat hamil juga mungkin bisa menjadi penyebab kelelahan saat hamil karena energi bisa saja terbuang saat ibu hamil mengalami hal ini. Kecemasan yang Anda rasakan saat kehamilan juga dapat menyebabkan Anda menjadi lelah. Memang, terkadang pikiran dapat mempengaruhi tubuh kita. Kelelahan yang dirasakan saat hamil juga bisa disebabkan karena Anda mengalami anemia defisiensi besi. Lelah yang terjadi saat akhir kehamilan, mungkin bisa saja disebabkan oleh bertambah besarnya perut Anda dan penambahan berat badan Anda.

Mungkinkah kelelahan menyebabkan keguguran?

Keguguran dapat disebabkan karena berbagai hal. Terkadang, keguguran bisa dialami tanpa diketahui apa yang menyebabkannya. Beberapa orang mengaitkan keguguran dengan kelelahan, karena mereka melihat aktivitas yang dilakukan ibu hamil berat. Tapi, bisa saja ini hanya anggapan semata, bukan kelelahan yang benar-benar menjadi penyebabnya.

Seperti yang telah dibuktikan pada penelitian yang diterbitkan oleh jurnal BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology tahun 2007. Penelitian yang melibatkan 92671 wanita ini menunjukkan bahwa olahraga berat yang dilakukan oleh ibu hamil sebelum usia kehamilan mencapai 18 minggu dapat meningkatkan risiko keguguran. Ibu hamil yang melakukan aktivitas berat secara intensif memiliki kemungkinan 3,5 kali lebih besar untuk mengalami keguguran dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak melakukan aktivitas berat sama sekali.

Penelitian ini menemukan hubungan antara olahraga dengan keguguran, tetapi tidak dapat membuktikan bahwa olahraga dapat menyebabkan keguguran. Olahraga sendiri sebenarnya disarankan untuk dilakukan saat hamil agar tubuh Anda tetap bugar dan memberi Anda ketenangan. Namun, olahraga yang disarankan untuk dilakukan adalah olahraga yang ringan, seperti berjalan atau bersepeda santai.

Jadi, kelelahan yang diakibatkan oleh olahraga atau melakukan aktivitas berat lainnya belum dapat dibuktikan dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil. Tubuh ibu sendiri mempunyai mekanisme khusus untuk melindungi janin dalam kandungannya. Kelelahan karena melakukan aktivitas berat mungkin dapat meningkatkan risiko keguguran, tetapi tidak langsung dapat menyebabkan keguguran sendiri (masih banyak faktor lainnya).

Kelelahan menjadi sesuatu yang biasa terjadi pada ibu hamil, namun tetap saja harus hati-hati saat melakukan aktivitas. Jangan sampai Anda mengalami kelelahan yang berlebihan dan membuat diri Anda berisiko keguguran. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup saat hamil.

Bagaimana mengatasi kelelahan saat hamil?

Beberapa cara dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa lelah Anda saat hamil, yaitu:

Mengenali sinyal tubuh Anda

Anda harus mengenali tanda-tanda jika tubuh Anda sudah merasa lelah. Anda bisa pergi tidur lebih awal jika Anda sudah merasa kelelahan. Juga, ambilah tidur siang Anda karena ini sangat membantu mengurangi kelelahan Anda di siang hari pada saat Anda bekerja. Tidur siang selama 15 menit saja sudah cukup membuat kelelahan Anda sedikit menghilang.

Atur jadwal Anda

Sebaiknya susun jadwal Anda dengan baik. Walaupun Anda ibu rumah tangga, namun mempunyai jadwal aktivitas Anda sehari-hari dapat membuat hidup Anda lebih teratur, sehingga Anda terhindar dari kelelahan yang berlebihan.

Pastikan Anda mendapatkan asupan makanan yang cukup

Ya, asupan makanan yang tepat saat hamil sangat dibutuhkan. Selain untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan, juga bermanfaat untuk Anda. Anda membutuhkan tambahan kalori sekitar 300 kalori atau lebih per harinya saat Anda sedang hamil. Pastikan setiap hari Anda mendapatkan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan atau biji-bijian, susu, dan daging tanpa lemak.

Pastikan Anda terhidrasi dengan baik

“Jika sudah makan, jangan lupa untuk minum”, begitu kalimat sederhananya. Pastikan Anda mendapatkan asupan cairan minimal 8-10 gelas per hari. Selain itu, hindari minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Ini akan membuat Anda lebih sering mengeluarkan cairan dalam tubuh. Jika Anda sering buang air kecil di malam hari, batasi asupan cairan Anda beberapa jam sebelum tidur.

Melakukan olahraga ringan secara teratur

Olahraga berat mungkin bisa meningkatkan risiko Anda mengalami keguguran, namun olahraga ringan ternyata Anda butuhkan saat hamil. Olahraga dapat membuat Anda lebih tenang, membuat Anda tidur lebih nyenyak, dan juga dapat membuat Anda lebih mudah untuk melakukan persalinan karena dapat memperkuat otot Anda. Setidaknya, lakukan olahraga ringan selama 20-30 menit per hari.

Tetap gembira

Jangan sampai kelelahan membuat kehamilan Anda menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Percayalah, kelelahan akan menghilang pada trimester kedua. Ambilah waktu liburan untuk membuat hati lebih senang dan pikiran tenang.

 

BACA JUGA

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Setelah kuret, seringkali wanita merasa khawatir dengan siklus menstruasinya. Kapan menstruasi terjadi kembali setelah keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit