6 Jus untuk Ibu Hamil yang Menyehatkan Kehamilan dan Janin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Menurut British Dietetic Association di Inggris, 70 persen tubuh manusia mengandung air. Tidak mengherankan jika air juga menjadi asupan penting bagi ibu hamil. Asupan cairan sendiri bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber, salah satunya dari jus buah atau sayuran. Mengonsumsi jus untuk ibu hamil yang tepat tak hanya memenuhi kebutuhan asupan cairan Anda, tapi juga bisa memberikan asupan tambahan berupa vitamin dan mineral.

Bagaimana aturan minum jus untuk ibu hamil?

Jus yang aman untuk ibu hamil adalah jus yang terbuat asli dari buah atau sayuran.

Sebaiknya, hindari jus dengan pemanis buatan yang terlalu banyak. Gula justru bisa menyumbang kenaikan berat badan yang berlebihan. Dilansir dalam laman Livestrong, Food and Drug Administration di Amerika Serikat (setara dengan Badan POM di Indonesia) mengatakan bahwa ibu hamil sebaiknya menghindari jus yang belum dipasteurisasi.

Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme berbahaya. Proses ini juga memperlambat pertumbuhan bakteri pada makanan dan minuman. Ibu hamil sangat rentan untuk mengalami penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dalam makanan dan minuman.

Jika Anda memilih jus buah kemasan, cek kembali apa saja kandungan yang ada di dalamnya sebelum Anda membelinya. Pastikan juga jusnya sudah dipasteurisasi.

Jika Anda ingin membuat jus sendiri, pastikan buahnya sudah bersih dan masih segar. Hal ini untuk mengurangi jumlah bakteri, dan minumlah segera setelah Anda membuatnya.

Apa saja jus untuk ibu hamil yang kaya zat gizi?

Berikut beberapa jenis buah dan sayur yang dapat dijadikan jus untuk ibu hamil. Anda bisa mencampurkan beberapa buah atau mengonsumsi satu jenis saja dalam jus Anda.

1. Jus jeruk

Jus yang kaya akan zat gizi bagi ibu hamil salah satunya adalah jus jeruk. Jeruk adalah buah yang kaya vitamin, mineral, dan air. Jeruk merupakan salah satu buah yang mengandung sumber asam folat. Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B yang membantu mencegah tejadinya kecacatan pada janin, seperti kecacatan pada otak dan tulang belakang.

Selain kaya akan asam folat, jeruk merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang sangat baik. Vitamin C dan antioksidan adalah perpaduan yang baik untuk menangkal radikal bebas untuk menghambat terjadinya kerusakan sel.

Bukan hanya itu, vitamin C akan membantu tubuh menyerap zat besi, khususnya dari makanan nabati, secara lebih optimal.

Selain itu, rasa jeruk yang sedikit asam bisa meredakan orang yang sedang mengalami mual. Pada trimester awal biasanya rasa mual ini lebih sering terjadi. Jeruk bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk mengatasinya.

2. Jus mangga

Buah mangga tinggi akan vitamin A, C, dan B6 yang baik untuk kebutuhan ibu hamil. Kalori dari satu buah mangga dapat memberikan tambahan energi bagi ibu hamil sebanyak lebih dari 50 kalori.

Vitamin C dan vitamin A sangat dibutuhkan dalam pembentukan sistem pertahanan tubuh juga dalam tubuh ibu maupun janin. Vitamin B6 sangat penting untuk fungsi otak dan sistem saraf janin yang sedang tumbuh dan berkembang.

Selain itu, rasa manis alami dari mangga menambah kenikmatan buah ini tanpa perlu lagi ditambahkan dengan gula saat dibuat menjadi jus.

3. Jus pisang

Selain dimakan langsung, pisang ternyata juga dapat dinikmati dalam bentuk jus. Pisang adalah buah yang kaya akan sumber kalium. Pisang juga mengandung vitamin B6, vitamin C, dan serat.

Kebanyakan, wanita saat hamil mengalami sembelit yang disebabkan karena adanya tekanan rahim ke usus, kondisi psikis yang terlalu khawatir atau gelisah saat kehamilan. Dengan mengonsumsi pisang, ini dapat membantu mengurangi sembelit yang dialami ibu hamil tersebut. Mual dan muntah pun akan bisa diredam oleh pisang yang kaya akan vitamin B6 ini.

Pisang juga cocok ketika dijus dan dicampur dengan berbagai buah lain seperti stroberi, apel, dan lemon.

4. Jus wortel

Wortel kaya akan vitamin A, zat besi, magnesium, vitamin B, kalium, dan magnesium. Sayuran yang kaya akan vitamin A ini sangat penting untuk perkembangan tulang, gigi, dan mata janin.

Kandungan dalam wortel juga dapat membantu memperbaiki kulit. Biasanya, beberapa ibu hamil mengalami perubahan kondisi kulit dari efek samping kehamilannya.

Kandungan dalam wortel dapat membantu mengurangi jaringan parut yang timbul pada kulit. Konsumsi jus wortel ini dalam jumlah yang wajar, setidaknya dalam satu hari konsumsi segelas jus wortel sudah cukup sambil dikombinasikan dengan makanan Anda yang lainnya. Sebab, terlalu banyak kandungan vitamin A di dalam tubuh dapat menjadi racun yang berbahaya bagi tubuh.

5. Jus alpukat

jus alpukat

Alpukat adalah buah yang juga kaya akan asam folat dan juga kaya akan:

  • Vitamin C
  • Vitamin B
  • Vitamin K
  • Serat
  • Kolin
  • Magnesium
  • Kalium
  • Zat besi

Kandungan-kandungan tersebut membantu mengatasi gejala mual dan mengurangi kram kaki yang umum pada terjadi pada ibu hamil. Kolin dalam alpukat juga sangat penting untuk perkembangan saraf bayi. Kekurangan kolin dapat menyebabkan cacat tabung saraf dan kerusakan memori.

Selain itu, alpukat juga merupakan buah yang mengandung lemak tidak jenuh. Setengah buah alpukat berukuran sekitar 60 gram dapat memberikan energi sebesar 50 kalori, dan mengandung 5 gram lemak tidak jenuh yang dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil.

Tidak heran, jika membuat jus dari alpukat ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan energi sekaligus membantu mengurangi gejala umum pada kehamilan.

6. Jus apel

Jus lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil adalah jus dari apel. Buah apel adalah buah yang kaya akan vitamin C, kalium, vitamin A dan serat. Suatu studi menunjukan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi apel secara teratur memiliki risiko lebih rendah untuk melahirkan anak dengan asma dan alergi.

Kandungan gizi apel juga sangat baik untuk membantu memperkuat sistem imun (kekebalan) tubuh.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ingin mencoba suplemen vitamin E supaya cepat hamil? Eits, simak dulu penjelasan lengkap dari berbagai penelitian soal manfaat vitamin E untuk kesuburan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Cara Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir agar Cepat Kering

Saat bayi lahir, tali pusat akan dipotong dan disisakan sedikit. Tak perlu bingung, berikut perawatan tali pusat yang bisa dilakukan!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pembukaan persalinan

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
pengalaman program bayi tabung

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit