Tahukah Anda apa itu rounders? Permainan ini sebenarnya mirip seperti olahraga softball, tetapi terdapat perbedaan pada jenis alatnya. Kenali lebih jauh seputar olahraga satu ini dalam ulasan berikut.
Tahukah Anda apa itu rounders? Permainan ini sebenarnya mirip seperti olahraga softball, tetapi terdapat perbedaan pada jenis alatnya. Kenali lebih jauh seputar olahraga satu ini dalam ulasan berikut.

Rounders adalah permainan bola kecil yang dilakukan berkelompok dengan aturan yang mirip dengan softball, tapi menggunakan alat pemukul dari kayu.
Olahraga ini berasal dari Inggris dan mulai populer di Indonesia pada tahun 1950.
Olahraga ini dimainkan dua kelompok yang berlomba mendapatkan skor dengan memukul bola dan melewati empat tiang pos, tanpa dihentikan oleh lawan.
Meskipun mirip seperti olahraga softball, terdapat perbedaan antara rounders dan softball, termasuk dari peralatan yang digunakan.

Olahraga ini dilakukan oleh dua regu yang masing-masing beranggotakan 9 – 12 orang. Setiap regu tersebut dibagi menjadi regu penyerang (memukul bola) dan regu bertahan (penjaga).
Regu penyerang bertugas untuk memukul bola dan mendapatkan skor sebanyak-banyaknya tanpa dihalangi oleh lawan.
Sementara itu, regu penjaga berperan untuk menangkap bola dan menguasai base dengan menginjak area base sebelum pemukul tiba.
Mengutip Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, berikut ini aturan dasar permainan rounders.
Pada olahraga ini, teknik dasar permainan yang harus dikuasai adalah teknik memukul, menangkap bola, serta melempar bola. Simak cara melakukannya berikut ini.
Salah satu jenis teknik melempar yang umum digunakan dalam olahraga rounders adalah lemparan lambung. Berikut ini cara melakukannya.

Teknik selanjutnya yang perlu dikuasai adalah menangkap bola. Ikuti cara melakukannya berikut ini.
Teknik memukul bola sangat menentukan bagaimana satu tim bisa menguasai permainan rounders. Ikuti cara melakukannya berikut ini.
Rounders juga bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan yang menyeluruh, mulai dari kesehatan jantung, memperkuat otot dan tulang, hingga menjaga kesehatan mental.
Rounders melibatkan banyak aktivitas berlari, baik saat menuju pos, mengejar bola, maupun berpindah di lapangan. Aktivitas ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
Saat berlari, jantung dan pembuluh darah akan memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini dapat membantu melancarkan aliran darah dan memperkuat pembuluh arteri dan jantung.
Studi dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkapka manfaat berlari setidaknya 5 – 10 menit per hari dengan kecepatan lambat (6 mph) dikaitkan dengan penurunan risiko kematian oleh berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung.
Olahraga ini menuntut perhatian penuh dari para pemainnya agar bisa mencetak poin, mengawasi bola, atau menemukan peluang.
Di lapangan, Anda perlu fokus menjalankan strategi dan mengantisipasi serangan dari lawan. Hal ini dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan berpikir secara taktis.

Olahraga ini melibatkan banyak aktivitas berlari sehingga dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, terutama otot-otot kaki.
Selain itu, tekanan pada tulang yang terjadi saat berlari juga bisa merangsang pertumbuhan sel tulang baru dan menurunkan risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang pada usia lanjut.
Melakukan aktivitas fisik, termasuk bermain rounders dapat membantu meningkatkan suasana hati dengan melepaskan hormon endorfin.
Hormon endorfin berfungsi untuk meningkatkan relaksasi dan mengurangi rasa sakit. Pelepasan hormon endorfin juga membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres atau kecemasan.
Rounders merupakan olahraga yang mudah dimainkan secara berkelompok. Permainan ini bisa menjadi pilihan olahraga bersama teman yang menyenangkan untuk meningkatkan kebugaran tubuh.
Kesimpulan
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Paiman, S.Pd., M, Or (2021). Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. PT Gramedia Indonesia.
Wiarto, Giri (2022). Olahraga Permainan. Guepedia.
Muhyi Fariq (n.d). Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk Sekolah Dasar Kelas 5. Grasindo.
Lee, D. C., Pate, R. R., Lavie, C. J., Sui, X., Church, T. S., & Blair, S. N. (2014). Leisure-time running reduces all-cause and cardiovascular mortality risk. Journal of the American College of Cardiology, 64(5), 472-481.
Versi Terbaru
03/09/2024
Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini
Ditinjau secara medis oleh dr. Dimas Nugroho
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala
Ditinjau secara medis oleh
dr. Dimas Nugroho
Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)