5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Raket Badminton, Agar Anda Jadi Bintang Lapangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Selain butuh kok alias shuttlecock, Anda juga butuh raket untuk bisa main bulu tangkis. Akan tetapi, Anda tidak boleh sembarangan pakai raket badminton agar sukses jadi bintang lapangan. Ketika Anda ingin membeli raket badminton untuk berolahraga, ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan sebelum membelinya. Apa saja? Simak ulasannya

Mengenal lebih dekat seputar raket badminton

Berikut ini gambar bagian raket badminton:

Bagian raket badminton beserta keterangannya

Raket bulu tangkis terdiri dari tiga bagian utama. Head atau kepala raket merupakan bagian yang berbentuk oval yang di tengahnya berisi jalinan senar untuk menahan dan memantulkan kok.

Selanjutnya, ada bagian shaft atau batang raket yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antara kepala raket dengan bagian genggamannya. Lalu tepat di bawah shaft ada handle grip yang dialasi bantalan karet atau kainsebagai tempat jemari Anda menggenggam raket.

Yang harus diperhatikan saat membeli raket badminton

1. Cek berat raket Anda

Berat raket ditandai dengan logo “U” yang bisa Anda lihat di bagian bawah handle raket.

  • U : 95-99 gr
  • 2U: 90-94 gr
  • 3U: 85-89 gr
  • 4U: 80-84 gr
  • 5U: 75-79 gr
  • 6U: 70-74 gr

Ukuran berat raket biasanya ditulis bersama ukuran lingkar pegangan raket. Contohnya ditulis seperti ini: 3UG5.

Idealnya, raket badminton yang bagus adalah yang ringan. Yang paling banyak ditemukan adalah 3U, 4U, 5U, dan 6U. Raket yang terasa berat saat digenggam atau digerakkan justru akan membatasi rentang gerak lengan Anda, dan bisa menyebabkan cidera di lengan atau bahu jika Anda tidak terbiasa.

Itu sebabnya raket jenis U dan 2U lebih jarang ditemukan, dan biasanya hanya digunakan sebagai raket untuk melatih kekuatan pergelangan tangan dan otot lengan bawah.

Cek juga keseimbangan raket Anda. Raket badminton memiliki 3 tipe keseimbangan. Keterangan mengenai jenis keseimbangan tiap jenis raket dapat Anda temukan di bagian batang.

2. Cek jenis kepala raket

Raket bulu tangkis ada tiga jenis: ringan, berat, dan yang seimbang. Masing-masing jenis kepala raket ini memiliki fungsi yang berbeda.

Kepala raket yang berat bisa membantu Anda menembak smash ke arah lawan dengan lebih kuat dan akurat. Namun kelemahannya ada pada beratnya. Ini membuat ayunan Anda jadi lebih lambat saat raket digerakkan ketika Anda butuh melakukan respon tangkisan yang lincah dan cepat. Tambahan berat pada kepala raket ini juga bisa menambah beban pergelangan tangan ketika melakukan gerakan yang cepat.

Kalau Anda butuh melakukan pukulan yang cepat, pilihlah raket yang kepalanya ringan. Kepala raket yang lebih ringan juga memberikan Anda kendali yang lebih luwes untuk mengatur kekuatan dan gerak lengan saat memukul kok. Namun karena ringan, raket ini tidak banyak memberi dorongan tambahan ketika melakukan smash.

Bagaimana dengan raket yang seimbang? Raket seimbang dinilai paling ideal, karena beratnya berada di antara dua jenis raket lainnya. Raket ini serbaguna karena bisa mendukung gerakan smash dan juga gerakan cepat untuk menangkis tembakan lawan.

3. Cek bentuk kepala raket

Selain harus memilih beratnya, Anda juga harus memilih bentuk raket yang ideal untuk permainan Anda. Ada dua jenis kepala raket badminton: yang berbentuk kotak (isometrik) dan berbentuk oval (konvensional).

Perbedaannya ada di ‘sweet spot’ nya. Sweet spot adalah area di kepala raket yang akan memberi kekuatan maksimal jika pantulannya tepat mengenai titik tersebut. Sekarang ini lebih banyak raket dengan bentuk isometrik dibandingkan konvensional karena memberikan pantulan yang lebih baik.

tips smash bulu tangkis

4. Perhatikan bentuk batang raket

Batang raket badminton berkisar dari jenis fleksibel, sedang, kaku, dan ekstra kaku. Batang raket biasanya dipilih berdasarkan kecepatan ayunan pemainnya. Atlet bulu tangkis profesional biasanya memiliki teknik yang terjamin handal sehingga kecepatan ayunannya lebih cepat.

Itu sebabnya banyak pemain bulu tangkis pro yang menggunakan batang raket kaki atau ekstra kaku. Batang yang kaku dapat menunjang gerakan dan kekuatan ayunan dari para pemain profesional untuk menghasilkan performa yang bagus. Jenis ini juga akan memberikan pantulan kok yang lebih cepat.

Sedangkan bagi pemain pemula yang kemampuan ayunannya belum cukup terasa, lebih disarankan untuk menggunakan raket dengan batang fleksibel. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk mengayun dan menggerakkan raket dengan batang raket fleksibel. Batang raket fleksibel adalah pilihan yang baik untuk pemula karena juga dapat digunakan untuk berlatih teknik mengontrol ayunan, memukul, dan menangkis.

5. Cek ukuran pegangan raket

Seperti halnya berat raket secara keseluruhan, ukuran pegangan raket juga bervariasi. Biasanya ukuran ini akan tertulis sebagai huruf “G” di bagian handle raket dalam satuan inci bersama dengan ukuran berat raket.

  • G1: 4 in
  • G2: 3.75 in
  • G3: 3.5 in
  • G4: 3.25
  • G5: 3 in
  • G6: 2.75

Kebanyakan raket tersedia dalam ukuran G5 dan G4. Jika Anda tidak mengetahui berapa ukuran genggaman Anda yang pas, sebaiknya pilih ukuran yang paling kecil yang tersedia. Dari situ, Anda bisa menyesuaikan dengan ukuran yang lebih besar jika Anda merasa kekecilan dan tidak nyaman saat digenggam.

Jangan pilih raket yang menjadi andalan atlet favorit Anda

Sama seperti pemain bola yang memiliki sepatu bola pribadinya masing-masing, atlet bulu tangkis profesional juga memiliki koleksi raket bandminton mereka sendiri.

Nah, kesalahan yang paling umum dilakukan oleh banyak pemain bulu tangkis amatir adalah mengikuti pilihan raket idolanya. Mungkin Anda tertarik membeli raket yang sama dengan pemain badminton idola Anda karena melihat ia bisa menghasilkan smash yang begitu dahsyat.

Padahal, pemain badminton profesional tidak sembarangan menggunakan raket. Spek raket yang mereka miliki sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kemahiran tekniknya untuk mendukung performanya. Selain itu, atlet profesional juga sudah melewati program latihan khusus untuk membiasakan dan melatih diri dengan penggunaan raket yang lebih berat.

Sembarangan pakai raket yang berat tidak hanya bisa menghambat kelancaran permainan Anda, tapi juga bisa menyebabkan cedera pergelangan tangan atau bahkan bahu saat melakukan pukulan. Maka, cocokkan spek raket pilihan dengan kebutuhan dan kondisi fisik Anda saat ini.

 

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Badan sakit setelah olahraga sebenarnya pertanda apa? Apakah ini baik atau justru sebaliknya? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Gerakan Senam Mata untuk Mengatasi Mata Lelah

Senam mata adalah salah satu cara mengatasi mata lelah yang muncul akibat terlalu lama melihat layar komputer atau cahaya terang. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 21 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga saat musim hujan

7 Tips Aman Berolahraga saat Musim Hujan yang Dingin dan Berangin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara menggemukkan badan alami

6 Cara Sehat Menggemukkan Badan untuk Anda yang Terlalu Kurus

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
bakar kalori lari vs plank

Antara Lari dan Plank, Mana yang Paling Banyak Bakar Kalori?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit